Winger Spesialis Lolos Liga 1 Indonesia Itu Bernama Rifal Lastori

spot_img

Bermain di kasta utama liga menjadi impian semua pesepakbola. Masuk dalam skuad utama dan bermain saban pertandingan. Membantu klub menjuarai liga. Lalu dipanggil untuk bermain di tim nasional. Nasib yang tokcer karier pun moncer.

Rifal Lastori menjadi salah satu anomali dalam perjalanan karir pesepakbola. Ia yang dibesarkan Borneo FC sejak usia 19 tahun, masuk skuad utama saat gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 dan Gojek Traveloka Liga 1. Sayangnya itu hanya berlangsung sebentar.

Area operasinya sebagai sayap kanan sudah keburu ditempati Terens Puhiri, dan Sultan Samma sebagai pelapisnya. Ia pun mau tak mau harus puas jadi pilihan ketiga pelatih Dragan Djukanovic.

Pemain yang akrab disapa Tori hanya berkesempatan 11 kali main. 3 kali menjadi starter, 5 pengganti, dan 3 kali menghangatkan bench. Alih-alih berkeinginan merebut posisi utama di tim, ia berharap klub untuk meminjamkannya demi menit bermain.

Harapan itu langsung dikabulkan Bos Borneo FC, Nabil Husein. Sang Bos akhirnya meminjamkan pemain kelahiran Akelamo Kao, Halmahera ke PSIS Semarang pada Juli 2017. Hal itu dilakukan demi menambah jam terbang, plus menunjukkan kualitasnya.

Kedatangan Tori disambut baik pelatih Laskar Mahesa Jenar kala itu, Subangkit. Praktis, mantan pemain PON Maluku itu akan menjadi tumpuan di sektor sayap kiri.

“Dia (Rifal Lastori) memiliki kecepatan, fisik prima, akselerasi dan umpan-umpan crossing yang memanjakan pemain depan (Hari Nur Yulianto dan Johan Yoga),” ungkap Subangkit seperti dilansir Tribun Jateng.

Kehadiran Rifal Lastori tentu saja menambah daya gedor PSIS. Kelincahan dan kemampuannya dalam melakukan umpan silang ke pemain depan sangat dibutuhkan. Kepercayaan itu pun dibayar lunas oleh Tori.

Dalam 14 pertandingan yang dilakoni, Tori sudah menyumbangkan 5 assist dan 4 gol. Ia pun sukses membawa Laskar Mahesa Jenar kembali tampil di Liga 1 setelah 9 tahun berjuang di Liga 2.

Dari Laskar Mahesa ke Super Elang Jawa

Kemampuan yang ditunjukkan Rifal  saat masa peminjaman menguatkan niat manajemen PSIS untuk memperpanjang masa peminjaman. Namun hal itu tidak direstui Borneo FC. Tori pun pulang ke Pesut Etam pada 31 Desember 2017.

Namun, oleh Nabil Husein, Tori justru dipinjamkan lagi. Sebelum Liga 1 2018, ia justru dipinjamkan ke PS Sleman. Sebab posisi Tori sudah terlanjur ditempati rekrutan anyar dari Persija. Ambrizal Umanailo dan Sultan Samma.

Tori dikontrak PSS Sleman sejak awal Juni 2018 dan menjadi andalan pelatih Heri Kiswanto dalam mengarungi Liga 2. Kemampuan Tori untuk mengeksploitasi sisi kanan pertahanan lawan dapat dimaksimalkan untuk kemudian mengirim umpan crossing ke kotak penalti.

Ia pun menjelma sebagai pemain sayap yang selalu diandalkan PSS Sleman. Bahkan ketika Seto Nurdiantoro masuk menjadi pelatih. Di bawah asuhan Seto, Tori bahkan tidak hanya aktif melakukan serangan, tapi juga melakukan transisi dari menyerang ke bertahan.

Catatan penampilan Tori di PSS Sleman pun meningkat dari klub sebelumnya. Ia berhasil menjadi starter sebanyak 24 kali dengan menorehkan 5 gol ke gawang lawan. Salah satunya ia cetak ke kala menundukkan Semen Padang di final Liga 2 Indonesia 2018 dengan skor 2-0.

Habis Laskar Mahesa Jenar, terbitlah Super Elang Jawa. Setelah membawa PSIS ke Liga 1, Tori juga turut mengangkat PSS Sleman ke sana. Nama Tori pun pada akhirnya mulai harum dengan sebutan “winger spesial pembawa ke Liga 1”. Kisahnya bersama PSS Sleman nyaris sama seperti di Semarang.

Usai membawa klub promosi, lalu ditawari kontrak perpanjangan, tapi lagi-lagi Borneo FC tidak memberi restu. Masa peminjaman pun berakhir, lantas Tori pulang ke Pesut Etam.

Kesempatan Hattrick Piala Liga 2

Sayangnya, ketika kembali ke Pesut Etam, Tori seperti tak terpakai lagi. Ia lantas dipinjamkan ke kontestan Liga 2, Sulut United pada pertengahan 2020. Akan tetapi, karena pandemi Liga Indonesia sama sekali tidak bergulir.

Tawaran dari RANS Cilegon FC pun datang. Ia pun dilepas dengan klausul peminjaman ke RANS Cilegon yang akan mengarungi Liga 2 Tahun 2021. Ajaib, Tori pun kembali menjadi jimat tim yang dibelanya untuk promosi ke Liga 1.

Ia langsung nyetel dengan pola permainan RANS Cilegon. Apalagi di sana ada Cristian Gonzales, mantan rekannya di PSS Sleman. Gonzales dan Tori adalah duet yang mematikan.

Bersama RANS Cilegon, Tori kembali membawa timnya melenggang ke Liga 1. RANS sukses mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor telak 3-0. Dengan hasil itu RANS memastikan diri masuk ke final Liga 2 dan memesan satu tiket promosi ke Liga 1.

RANS Cilegon akan menantang Persis Solo di final Liga 2. Jika, dan hanya jika RANS berhasil meraih titel, itu adalah gelar Liga 2 ketiga yang diraih Tori. Hal itu  membuktikan bahwa Rifal Lastori adalah jimat klub untuk lolos ke Liga 1. Plus makin menasbihkan diri sebagai “winger spesialis lolos Liga 1”.

 

Referensi : Transfrmarkt, Sleman Football, Lapanganbola.com, Tribun Jateng, Bola.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru