Transfer Matt Doherty dan Sejarah Rivalitas Tottenham vs Arsenal

spot_img

Tottenham Hotspurs mengumumkan perekrutan bek kanan Matt Doherty dari Wolverhampton Wanderers. Spurs memboyong pemain berusia 28 tahun ini dengan biaya transfer sebesar 15 juta pounds atau setara Rp 291 miliar. 

Nama Matt Doherty terdengar asing di telinga pecinta sepak bola dunia. Pasalnya, sepanjang perjalanan karirnya, ia hanya memperkuat Wolverhampton Wanderers, tim yang notabene tak setenar Manchester United maupun Liverpool. Pada musim 2011/12 dan 2012/13, Doherty sempat dipinjamkan ke Hibernian dan Bury. Selebihnya ia bermain bersama Wolves hingga kepindahannya ke Tottenham Hotspurs pada musim panas tahun ini. 

Statistik Doherty bersama Wolves terbilang oke, yakni membuat 15 gol dan 15 assist di seluruh kompetisi. Dia juga jadi alasan mengapa Wolves bisa bersaing di papan atas Liga Inggris semenjak promosi dua tahun lalu.

Setelah bergabung ke Spurs, nama Doherty perlahan mulai melambung dan dikenal khalayak ramai. Sebab, diketahui ia ternyata penggemar berat Arsenal, sesama tim asal London yang juga merupakan rival sengit Spurs di sepakbola Inggris.

Fakta bahwa Doherty ternyata fans Arsenal terungkap lewat sebuah video singkat. Dalam video perkenalan sebagai pemain Spurs, Doherty melihat cuitannya delapan tahun lalu dan kemudian tersenyum kecut. Tak menunggu lama, ia langsung menghapus cuitan tersebut dan juga cuitan lainnya yang menjustifikasi ia sebagai fans Arsenal.

Pemain timnas Irlandia itu lantas menunjuk logo Spurs di jersey. Seolah meyakinkan suporter Spurs bahwa ia akan memberikan 100 persen kemampuannya pada tim, tak peduli dengan masa lalunya sebagai seorang Gooners.

Untungnya video itu tak memantik reaksi negatif dari fans Arsenal. Salah satunya barangkali adalah karena ekspresi konyol Doherty sesaat setelah menghapus tweet tentang Arsenal. Harus diakui, pemilihan tema video perkenalan Doherty sangat sempurna untuk membangunkan lagi rivalitas antara Spurs dengan Arsenal.

Pertemuan antara Tottenham melawan Arsenal menjadi salah satu laga yang menarik untuk ditunggu. Duel kedua tim biasanya disebut dengan Derby London Utara. Arsenal dan Tottenham adalah rival sengit yang hanya dipisahkan oleh beberapa mil dari real estate London Utara dan beberapa garis perhentian Lea Valley.

Kedekatan lokasi antar mereka telah menimbulkan banyak penghinaan, sehingga saling ejek antara dua pendukungnya adalah hiasan rutin dalam derby tersebut. Terutama hak-hak untuk menyombongkan diri selalu dipertaruhkan ketika salah satu dari Arsenal atau Spurs menang ataupun kalah.

Rivalitas ini bermula ketika Sir Henry Norris, mendirikan Woolwich Arsenal, cikal bakal Arsenal saat ini, di daerah Kent, bagian Tenggara London tahun 1886. Kala itu, Woolwich Arsenal sempat beberapa kali bertanding melawan Spurs yang berbasis di London Utara, namun rivalitas belum benar-benar terjadi ketika The Gunners memutuskan untuk berpindah stadion ke Highbury di London Utara, berjarak hanya sekitar 6,2 KM dari stadion milik Spurs, White Hart Lane di tahun 1913.

Selama beberapa dekade, Arsenal menguasai klub di wilayah London Utara itu ketimbang Spurs. Setidaknya selama bertahun-tahun lamanya, The Gunners selalu lebih meraih kemenangan ketimbang Spurs dalam laga bertajuk Derby London Utara itu. Sejauh ini, kedua tim telah bertemu sebanyak 187 kali di semua ajang, dengan Arsenal memenangkan 77 laga, Spurs menang 59 laga dan sisanya berakhir imbang.

Rivalitas kedua kesebelasan juga tak melulu soal pertarungan di atas lapangan. Namun juga menyangkut pemain. Sebelum Doherty, sudah pernah ada fans Arsenal yang lantas memilih karir sebagai pemain Spurs, yakni Darren Bent. Pada 2007 lalu, Bent yang merupakan penggemar Arsenal memilih menerima tawaran Spurs dibanding West Ham United, yang kala itu juga berminat mendatangkannya.

Kini, menarik untuk dinanti apakah suatu saat Doherty akan pindah ke Arsenal jika memang mendapatkan tawaran bergabung. Jika benar, ia akan meniru langkah sejumlah pemain yang pernah bermain bagi Spurs dan Arsenal seperti Sol Campbell, Emmanuel Adebayor, William Gallas, David Bentley, atau Rohan Ricketts.

 

 

 

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru