Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate yang menyatakan Kieren Trippier lebih bagus daripada Trent Alexander-Arnold kian memanaskan persaingan bek kanan di skuad The Three Lions. Southgate sendiri memiliki banyak amunisi di area bek kanan untuk skuat tim nasional. Setidaknya ada 4 sampai 6 pemain dengan kualitas yang hampir sama masuk dalam daftar.
Di satu sisi, fakta ini menjadi nilai lebih bagi Southgate. Sang pelatih bisa memilih beberapa dari kumpulan pesepakbola kelas bintang lima. Namun, di sisi lain terlalu banyak opsi juga bisa jadi bumerang baginya. Akan ada yang dikorbankan dan kemungkinan memilih pemain yang salah jadi makin besar. Toh tidak mungkin juga kan membawa tiga atau empat bek kanan sekaligus ke Piala Dunia 2022?
Daftar Isi
Stok Bek Sayap Inggris Melimpah
Memutuskan siapa saja yang akan mendapat kursi di pesawat yang terbang menuju Qatar hanyalah awal dari banyak dilema yang dihadapi Gareth Southgate. Dengan waktu yang kian sedikit, Southgate harus cepat memutuskan siapa yang akan mengisi skuat Timnas Inggris di Piala Dunia 2022.
Sementara itu, beberapa posisi lain macam striker atau gelandang tidak akan membuat Southgate pusing. Karena posisi-posisi tersebut sudah ada pemilik pakemnya. Sebut saja seperti Harry Kane di area ujung tombak, dan Declan Rice di sektor gelandang bertahan.
Sedangkan di sektor bek kanan, Southgate tampaknya membutuhkan waktu ekstra untuk memutuskan. Karena posisi tersebut memiliki banyak opsi namun hanya satu atau dua saja yang bisa ia bawa. Tentu saja ada pilihan untuk dibuat, sebagaimana fakta bahwa Southgate sudah mengerucutkan menjadi empat pemain dengan spesialisasi dalam peran tersebut.
Nikmat sekali rasanya melihat tayangan ini.
Kieran Trippier 💯pic.twitter.com/VoRVGy74CU
— Sport77 Official (@Sport77Official) August 22, 2022
Empat nama tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah bek kanan Liverpool, Trent Alexander-Arnold; bek muda Chelsea, Reece James; bek kanan sarat akan pengalaman; Kieran Trippier dan sang juara Liga Inggris; Kyle Walker. Mereka diperkirakan bakal memperebutkan slot di skuad inti The Three Lions November mendatang.
Sebetulnya masih banyak opsi lain seperti Kyle Walker-Peters yang performanya tengah meningkat bersama Southampton asuhan Ralph Hasenhüttl. Atau jika Southgate ingin sedikit memainkan emosi penonton, ia masih memiliki Aaron Wan-Bissaka di Manchester United sebagai amunisi cadangan.
Kekuatan dan Kelemahan Masing-masing
Empat nama tersebut akan bersaing untuk mengamankan dua atau tiga slot di dalam skuad Timnas Inggris. Namun, apa saja yang menjadi faktor penilaian Southgate?
Yang terpenting adalah performa sang pemain itu sendiri. Performa terbaru selalu memiliki pengaruh besar dalam pemanggilan pemain ke skuat timnas. Nah, dari keempat nama tersebut, mereka memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.
Seperti Kieran Trippier yang bermain untuk tim yang tak bermental menyerang seperti Newcastle United, membuat Trippier unggul dalam statistik bertahan. Pemain 31 tahun itu unggul segalanya dalam aspek bertahan apabila dibandingkan dengan ketiga pemain lain.
Trippier rata-rata memenangkan duel udara sebanyak 2,26 per pertandingan dengan persentase keberhasilan di angka 92%. Itu jauh lebih baik ketimbang TAA yang hanya memenangkan 0,47 duel per 90 menit dan Reece James dan Kyle Walker yang rata-rata hanya memenangkan 1,25 duel per 90 menit.
Trippier juga mencatatkan 2,03 sapuan per 90 menit dengan tingkat keberhasilan di angka 57%. Itu dua kali lipat dari ketiga pemain saingannya yang hanya mencatatkan satu sapuan per laga.
Namun, sebagai bek sayap modern, TAA dan James unggul telak dalam statistik menyerang. Kedua pemain tersebut unggul dalam statistik tembakan, menciptakan peluang, memberikan assist, dan dalam melakukan umpan-umpan silang.
Sedangkan untuk kekuatan passing dan penguasaan bola, Kyle Walker unggul karena ia bermain di Manchester City yang mana mengedepankan penguasaan bola dan umpan-umpan akurat. Rata-rata ia mencatatkan 88,9% umpan sukses per 90 menit. Sedangkan ketiga pemain lain hanya di kisaran 75% per laga.
Nah, jika bicara fleksibilitas, Trippier punya kelebihan lantaran ia bisa bermain di pos bek kanan maupun bek kiri. Jadi Trippier bisa bermain di posisi yang tak bisa dimainkan oleh Trent Alexander-Arnold. Mungkin akan sama pusingnya apabila kalian berada di posisi Southgate sekarang.
Southgate yang Judgemental
Gareth Southgate pun mengungkapkan mengapa ia lebih memfavoritkan Kieran Trippier daripada Trent Alexander-Arnold untuk masuk skuad Timnas Inggris. Dilansir The Athletic, Southgate dikabarkan lebih menggemari pemain yang serba bisa macam Trippier. Terlebih performa TAA sedang menurun bersama Liverpool.
England boss Gareth Southgate believes that Kieran Trippier’s ‘all-round game’ is currently better than Trent Alexander-Arnold’s and that is why the Liverpool right-back was dropped from Monday’s squad to face Germany. | Souuthgate has rarely called on Alexander-Arnold | Jame pic.twitter.com/peAzuzpvA2
— Global_Creative (@GlobalCreativ_e) September 28, 2022
Pernyataan ini sempat membuat geger jagad media Inggris. Lantaran pernyataan itu muncul setelah TAA dipulangkan ke Liverpool jelang pertandingan kontra Timnas Jerman di ajang UEFA Nations League beberapa pekan lalu.
Alexander-Arnold diketahui memang jarang tampil di bawah Southgate, terlepas dari kesuksesannya di level klub. TAA bahkan sering tersisih dan menjadi opsi terakhir di bawah Reece James, Kyle Walker dan Kieran Trippier.
Kemampuan Trent Alexander-Arnold dalam membantu tim ketika mode menyerang memang tidak perlu diragukan lagi. Namun sang pemain punya performa sangat buruk, terutama saat membantu tim yang tengah berada di keadaan tertekan. Ya, itu bisa kita lihat ketika ia bermain di liga bersama Liverpool.
Siapa yang Paling Pas?
Sejauh ini, Reece James dan Kyle Walker nampaknya dalam posisi aman. Reece James bahkan selalu menjadi starter pada pertandingan UEFA Nations League melawan Italia dan Jerman beberapa pekan lalu.
Chelsea full-back Reece James on Emile Smith Rowe:
🗣 “I’ve always known he’s a top player, I think this season he’s shown how good he is and why he’s been selected [to play for England].”
— Connor Humm (@TikiTakaConnor) November 9, 2021
James mungkin akan menjadi pilihan utama Southgate. Ia dianggap memiliki kemampuan yang cukup komplit. Ia cepat, baik dalam melakukan transisi dan memiliki naluri mencetak gol. James juga memiliki kemampuan bertahan dan menyerang sama baiknya. James akan memainkan peran sedikit lebih ke depan sejajar dengan Declan Rice dan Jude Bellingham.
Sementara itu, untuk Kyle Walker, Southgate pernah mencobanya untuk menjadi bek tengah dalam skema tiga bek. Maknanya Walker bisa dipakai tidak hanya untuk bek kanan. Ini akan menjadi sangat penting ketika Southgate ingin bereksperimen dengan taktiknya.
Sedangkan persaingan ketat justru terjadi antara Trent Alexander-Arnold dan Kieren Trippier. Bagi sebagian orang, TAA adalah bek kanan terbaik di dunia. Ia bahkan sering disebut-sebut di Premier League XI sepanjang masa. Tetapi bagi sebagian yang lain TAA dianggap sebagai bek yang tak dapat dipercaya.
Sejauh ini, Trent Alexander-Arnold terlalu banyak membuat kesalahan. Terlebih dengan adanya statement yang dikeluarkan Southgate, posisi TAA di skuat utama Timnas Inggris semakin abu-abu. Southgate akan memprioritaskan Trippier.
https://youtu.be/MQs-d3xll60
Sumber: 90min, Give Me Sport, The Sportsman, Fbref


