Terdegradasi dari Liga Inggris, Pemain Ini Harus Diselamatkan!

spot_img

Sah! Nottingham Forest jadi tim yang akan menemani Fulham dan Bournemouth promosi ke Premier League musim depan. Mereka akan bertukar nasib dengan Burnley, Watford dan Norwich yang telah terdegradasi.

Bagi Norwich dan Watford, degradasi bukanlah suatu hal yang baru. Sudah seperti agenda tahunan bahkan. Namun, bagi Burnley ini jadi kali pertama setelah 6 tahun bertahan di kasta tertinggi. 

Anyway, terlepas dari kegagalan mereka di Premier League, ada nama-nama pemain di dari klub tersebut yang penampilannya menarik perhatian musim lalu. Dan klub-klub kasta tertinggi tak boleh menyia-nyiakan potensi mereka.

Nick Pope (Burnley)

Dari paling belakang ada penjaga gawang Inggris milik Burnley, Nick Pope. Klub ini sedang mengalami permasalahan finansial. Bahkan, menurut Planet Football, Burnley sedang terlilit hutang hingga jutaan poundsterling. 

Situasi ini memaksa mereka harus menjual beberapa aset termasuk para pemain kunci. Pope sendiri diperkirakan bakal meninggalkan Burnley demi menjaga asa untuk membela Timnas Inggris. 

Setelah Pope hanya dibeli dengan harga 1 juta pounds (Rp18 miliar) oleh Burnley pada 2016 silam, ia telah mencatatkan 46 clean sheet dari 141 penampilan di Premier League. Dengan catatan itu, Pope bahkan disebut sebagai salah satu pembelian terbaik dalam sejarah klub.

Menurut Opta, salah satu penampilan terbaiknya terjadi kala menghadapi Aston Villa di pertengahan Mei lalu. Ia berhasil melakukan 8 penyelamatan. Itu jadi penyelamatan terbanyak yang pernah ia lakukan selama membela Burnley.

Fulham dan West Ham terpantau jadi klub terdepan yang berpeluang mendapatkan jasanya. Tapi Burnley minta 40 juta pounds (Rp721 miliar) untuk Pope. Hmmm… kayaknya itu angka yang terlalu tinggi untuk penjaga gawang berusia 30 tahun.

James Tarkowski (Burnley)

Pemain Burnley lainnya ada bek tangguh James Tarkowski. Mungkin ia akan jadi salah satu pemain yang paling banyak diminati musim panas ini. Terlebih pria berkewarganegaraan Inggris itu berstatus bebas transfer musim panas ini.

Tarkowski sendiri telah menjadi bek andalan Burnley dalam beberapa tahun terakhir. Performanya bersama Burnley bahkan sempat membuatnya tampil sebanyak 2 kali bersama Timnas Inggris pada tahun 2018.

Menariknya pemain berusia 29 tahun itu menempati peringkat kedua sebagai bek yang paling banyak memenangkan duel udara di Premier League 2021/22. Sejauh ini Aston Villa, Everton dan Fulham berminat untuk mendatangkannya. Dengan pengalamannya di kasta tertinggi, mendatangkan Tarkowski secara gratis adalah opsi yang tak boleh dilewatkan.

Max Aarons (Norwich)

Selanjutnya ada bek kanan Norwich, Max Aarons. Tampaknya ia akan segera menuju pintu keluar Norwich lantaran frustasi. Bayangkan saja, selama tiga tahun terakhir, Aarons sudah mengalami dua kali degradasi bersama klubnya itu.

Kembalinya Norwich ke Championship menandakan bahwa mereka membutuhkan dana segar untuk membangun kekuatan baru guna bersaing menuju kasta tertinggi musim depan. Menjual Max Aarons adalah solusinya.

Usianya yang masih 22 tahun dan sedang bersaing untuk posisi Timnas Inggris, tentu ia membutuhkan level permainan yang lebih dari kasta kedua sepakbola Inggris. 

Aarons sendiri dibekali kecepatan, umpan silang akurat, dan kemampuan menyerang serta bertahan sama baiknya. Selama berseragam Norwich ia telah mengantongi 16 assist dan 7 gol di semua kompetisi.

Aarons juga mendapat perhatian lebih dari mantan bek MU, Rio Ferdinand. Ia menyarankan MU untuk kembali menghidupkan minatnya pada Aarons. Ferdinand berkata bahwa Aarons bisa jadi opsi jangka panjang bagi MU. 

Emanuel Dennis (Watford)

Emanuel Dennis jadi pemain yang cukup menjanjikan untuk diselamatkan musim depan. Pemain Watford ini dibeli dari Club Brugge hanya dengan harga 2 juta pounds atau sekitar Rp36 miliar pada awal musim lalu.

Di musim debutnya, Dennis menampilkan performa yang tak bisa dianggap remeh. Ia berhasil mencatatkan 10 gol serta 6 assist dalam 33 pertandingan liga. 

Penyerang internasional Nigeria ini, mampu bermain di berbagai pos lini serang. Meski posisi aslinya merupakan penyerang tengah, Dennis juga kerap dimainkan di sisi sayap. Tercatat ia pernah dimainkan di posisi tersebut sebanyak 19 kali.

Dengan harga pasar sekitar 8 juta euro (Rp123 miliar), West Ham masih jadi yang terdepan untuk mendatangkan Dennis. The Hammers berniat mendatangkannya untuk meringankan beban Michail Antonio di lini depan.

Ismaila Sarr (Watford)

Selanjutnya ada rekan senegara Sadio Mane, Ismaila Sarr. Musim ini memang bukan musim terbaik bagi Sarr. Cederanya kala membela Senegal di Piala Afrika sedikit menghambat performanya musim ini. Ia hanya mencatatkan 5 gol dan 2 assist sepanjang musim.

Namun, klub-klub kasta tertinggi Liga Inggris patut mempertimbangkan kemampuan sang juara Piala Afrika ini. Musim 2020/2021 saja, Sarr berkontribusi dalam 23 gol yang diciptakan Watford. Kontribusinya itu membantu Watford mengamankan satu tiket ke Premier League kala itu.

Sarr sendiri merupakan pemain depan yang mengandalkan kecepatan. Mungkin penampilan yang paling diingat ketika ia memporak-porandakan pertahanan Liverpool dalam kemenangan 3-0 di lanjutan Premier League musim 2019-2020. Sarr mencetak dua gol dan satu assist di laga tersebut.

Dilansir dari Planet Football, sejauh ini performa Ismaila Sarr bersama timnas dan klub telah menarik perhatian beberapa klub papan atas seperti Crystal Palace, Everton dan Newcastle United. 

Maxwel Cornet (Burnley)

Kembali ke Burnley, ada Maxwel Cornet. Pemain yang serba bisa ini didatangkan dari Lyon pada awal musim lalu. Mungkin Cornet contoh yang sebenarnya dari pemain serba bisa. Dalam semusim bersama Burnley, ia telah bermain di 6 posisi yang berbeda. Bahkan ia sempat dimainkan di posisi bek kiri.

Cornet ini sebenarnya seorang pemain depan. Bahkan ia sempat mengejutkan Premier League dengan empat gol dalam lima penampilan pertamanya bersama Burnley. Cornet mengakhiri musim sebagai pencetak gol terbanyak klub dengan sembilan gol. 

Menariknya, meski ia tak mampu menyelamatkan Burnley dari jurang degradasi, total golnya itu jadi yang tertinggi selama karirnya. Dalam kontraknya dengan Burnley, ia dipersilahkan pergi apabila klub terdegradasi.

Burnley akan melepas Cornet apabila ada klub yang mau menebus 17,5 juta pound (Rp300 miliar) sesuai klausul pelepasannya. Dengan fleksibilitasnya, penandatanganan Cornet akan sangat menguntungkan bagi yang berminat.

Teemu Pukki (Norwich)

Satu lagi pemain Norwich ada striker sarat akan pengalaman, Teemu Pukki. Mungkin usianya yang sudah menginjak 32 tahun, ia sudah dianggap tua dan masanya sudah lewat. Namun, jika melihat beberapa musim terakhir, Pukki masih menjadi andalan di lini depan Norwich. Mereka selalu berpangku tangan pada Pukki dalam urusan mencetak gol. 

Bahkan saat Norwich berhasil menjuarai Championship musim 2020/2021 saja, Pukki menjadi lumbung gol The Canaries dengan mencetak 26 gol dari 41 pertandingan. Sedangkan musim lalu, ia masih konsisten mencetak lebih dari 10 gol dari 37 laga yang ia mainkan.

Musim lalu, kontribusi Pukki untuk Norwich sangat besar. Dari 23 gol yang berhasil dicetak oleh tim, ia berkontribusi dalam 14 gol dengan rincian 11 gol dan 3 assist. Itu berarti, 60% gol yang dicetak Canaries, adalah hasil kerja keras pemain Finlandia itu.

https://youtu.be/UDSFg3Whiwc

Sumber: Planetfootball, Dreamteam, Marca, Footballfaithfull, Transfermarkt

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru