Kompetisi bergengsi di sepak bola Spanyol, Copa Del Rey atau Piala Raja, selalu menyajikan pertandingan-pertandingan menegangkan di tiap musimnya. Di setiap musimnya, tim-tim yang ada di tanah matador akan berebut merengkuh trofi Copa Del Rey.
Barcelona saat ini masih menjadi pengoleksi trofi terbanyak dengan 30 kali menggenggam gelar juara. Di posisi kedua terdapat Athletic Bilbao yang sudah 23 kali mendapat trofi, lalu ada Real Madrid yang sukses memenangkan 19 gelar.
Namun, tahukah kamu bahwa ada klub di luar Spanyol yang pernah memenangi kompetisi ini? Klub tersebut adalah Motherwell, sebuah kesebelasan dari tanah Skotlandia. Lalu bagaimana ceritanya klub dari luar Spanyol ini memenangkan Copa Del Rey?
Kisah unik itu terjadi pada tahun 1927. Tepat setelah, Motherwell keluar sebagai runner up divisi teratas Skotlandia 1926/1927. Keikutsertaan Motherwell di ajang Copa Del Rey bukannya tanpa alasan.
Karena pada saat itu mereka menerima undangan dari Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) untuk ambil bagian dalam edisi khusus pasca musim kompetisi. Tak hanya Motherwell, klub Inggris Swansea City juga menerima undangan untuk ambil bagian pada kompetisi yang sama.
Motherwell menyambut baik undangan tersebut. Mereka lalu bergegas menuju ke Kota Madrid, Spanyol untuk berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.
Sebelum itu, Motherwell, klub yang sudah ada sejak 17 Mei 1886, telah memenangkan banyak gelar di kancah domestik. Salah satunya ajang Lanarkshire Cup, sebuah kompetisi tahunan yang diikuti tim-tim sepak bola di daerah Lanarkshire.
Motherwell FC sendiri memang-lah klub sepakbola profesional dari Skotlandia yang berbasis di Motherwell, North Lanarkshire. Dan sekarang klub ini masih bersaing di Liga Premier Skotlandia.
Terkait kisah mereka menjuarai Copa Del Rey 1927 jarang dibicarakan suporter. Sebab, itu tidak diakui sebagai gelar resmi, meski bermainnya klub dengan seragam kuning emas-merah hati di turnamen tersebut atas undangan resmi dari RFEF dan Raja Alfonso XIII sendiri.
Sepakbola jaman dulu, berbeda dengan sekarang. Dulu semua klub yang bertanding akan diperlakukan dengan status sama, baik dalam laga resmi maupun ujicoba, namun berbeda dengan saat ini yang klubnya diklasifikasikan dalam beberapa kelompok.
Saat Copa Del Rey 1927 digelar, hanya terdapat empat tim. Dan turnamen kala itu bersifat tidak resmi, hanya sebatas pertandingan biasa. Meski begitu, gairah dan pamornya tetap sama seperti turnamen resminya. Apalagi saat itu Raja Alfonso XIII akan memberikan hadiah trofi spesial bagi sang kampiun.
Trofi spesial itu memang sengaja disiapkan untuk menghormati tamu-tamu dari Britania Raya yang bertanding di tanah Spanyol. Mereka adalah Motherwell dan Swansea City. Menariknya, Motherwell harus berhadapan dengan Swansea di fase penyisihan sebelum diizinkan melaju ke partai final.
Laga yang dimainkan di stadion Chamartin (nama dan bentuk lama Santiago Bernabeu) itu membuat kedua tim dicatat sejarah, karena saat itu, untuk pertama kalinya dua tim asal Britania Raya bertanding di Spanyol.
Laga itu dimenangkan oleh Motherwell dengan skor 4-3. Pertandingan yang memukau banyak pasang mata itu bahkan, sampai membuat Raja Alfonso XIII berkata bahwa laga ini merupakan “brilliant display of scientific football”.
Pada laga final, Motherwel berhadapan dengan sang tuan rumah, yakni Real Madrid. Sebagai catatan, saat itu, klub berjuluk Los Blancos belum pernah menjuarai La Liga. Pasalnya, kompetisi nasional baru diselenggarakan 2 tahun kemudian.
Real Madrid tentu saja tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk merebut gelar di hadapan publik sendiri. Begitu juga dengan Motherwell, meski laga itu versi tidak resmi dari final Copa del Rey, tapi mereka menganggap jika ini adalah kesempatan untuk merebut trofi di tanah asing.
Laga digelar pada 17 Mei 1927, hanya berselang dua hari pasca Motherwell menaklukkan Swansea. Hasil pertandingannya ternyata diluar dugaan, Madrid dengan dukungan penuh dari fans tak mampu berbuat banyak. Mereka tumbang dari Motherwell dengan skor 3-1. Atas hasil itu, Motherwell mencatatkan diri sebagai klub Skotlandia kedua yang mengalahkan Madrid setelah Dundee United, 7 tahun sebelumnya.
Setelah merebut trofi Copa Del Rey 1927, Motherwell melanjutkan tur Spanyol ke Barcelona beberapa hari kemudian, untuk kembali bermain sepakbola.
Di tanah Catalan, Motherwell sudah ditunggu Barcelona dan Swansea pada turnamen bertajuk Copa Barcelona. Hasilnya pun sangat memuaskan. Setelah bermain imbang 2-2 dengan El Barca, mereka kemudian mengalahkan Swansea 1-0 di final.
Lalu, bagaimana dengan Copa del Rey versi resminya?
Sebenarnya, pada Piala Raja Alfonso XIII saat itu hampir saja mempertemukan Real Madrid dan Barcelona di laga puncak.
Hanya saja, skenario tersebut berantakan di semifinal. Memainkan semua pertandingan di Zaragoza, 8 Mei 1927, Madrid justru dipermalukan Real Union 0-2. Di sisi lain, Barca harus tunduk 3-4 dari Arenas Club de Getxo. Di final, Union mengalahkan Getxo untuk meraih Copa del Rey keempatnya.
Sementara itu, Motherwell, selepas memenangi ajang Copa Del Rey tidak resmi itu, menjuarai Liga Skotlandia 1931/32, Piala Skotlandia 1951/1952 dan 1990/91, serta piala Liga Skotlandia 1950/51 dan beberapa gelar lainnya.
Sumber referensi : Libero, Mottherwell


