Arda Turan mengawali karir seniornya di klub Turki, Galatasaray. Selama enam tahun dirinya berseragam Galatasaray, dirinya mempersembahkan dua piala untuk klubnya itu. Piala Turki pada musim 2004/05 dan gelar Super Lig musim 2007/08. Setelah sukses berkarir di liga turki, Arda pindah ke Ibu Kota Spanyol untuk bergabung bersama Atletico Madrid di tahun 2011.
Masa keemasan Arda Turan
Bermain empat musim di Atletico, Pemain berkebangsaan Turki itu bermain sebanyak 128 pertandingan dan berhasil mencetak 14 gol untuk Atletico. Arda menjelma menjadi gelandang andalan bagi los rojiblancos. Prestasi Arda di Atletico juga cukup impresif. Ia menjuarai Europa League pada tahun 2011/12 dan UEFA Super Cup 2012. Dirinya juga pernah meraih gelar La Liga di musim 2013/14 bersama Atletico.
Namun, dari sederet prestasi itu, ada momen lucu yang paling diingat. Yaitu ketika Arda Turan melempar sepatunya ke arah hakim garis di tengah pertandingan melawan Barcelona. Saat itu adalah pertandingan Atletico melawan Barcelona pada gelaran Copa Del Rey tahun 2015.
Regardless of your opinion of him, Arda throwing his boot at the ref. was epic. pic.twitter.com/da120QPPSD
— ۟ (@simeoneball) September 12, 2022
Atletico sudah kalah dari Barca dengan skor 3-2 sejak babak pertama. Hal itu tentu membuat pemain Atletico frustasi, tak terkecuali Arda Turan. Alhasil, di menit ke-48 dirinya melempar sepatu ke hakim garis. Untungnya lemparan sepatu Turan tidak mengenai Hakim Garis dan dirinya hanya mendapatkan kartu kuning. Aksi Arda Turan itu tidak bisa menyelamatkan Atletico dari kekalahan. Atletico tetap harus tersingkir dari perjalanannya di Copa Del Rey musim itu.
Performa Arda Turan Mulai Menurun
Tak lama setelah insiden itu terjadi, Barcelona merekrut Arda Turan dari Atletico Madrid. Dari sini, performanya mengalami penurunan drastis. Meskipun Barcelona mengalami musim yang cukup baik ketika Arda Turan bergabung, itu bukan jadi masa keemasan bagi Turan.
Luis Enrique yang saat itu menjadi pelatih Barca tidak pernah memberikan kepercayaan kepada Turan. Ia hanya main sebanyak 13 kali sebagai starter dari 23 pertandingannya bersama Barca musim itu.
Musim-musim setelahnya pun tidak semakin baik bagi Arda. Ia semakin tidak dipercaya untuk bermain bersama Barca karena cedera yang dideritanya. Dari tahun 2015 sampai 2020, Arda hanya tampil sebanyak 36 kali dan hanya mencetak 5 gol bersama Barca di semua kompetisi.
Arda Turan akhirnya kembali ke Turki untuk bergabung dengan klub lamanya, Galatasaray. Namun, ia tidak pernah bisa kembali ke performa puncaknya. Setelah kontraknya bersama Galatasaray habis, Arda akhirnya memutuskan untuk pensiun di tahun ini.


