Pernah Di-PHP MU, Apa Hebatnya Cody Gakpo?

spot_img

Satu lagi permata asal negeri kincir angin yang namanya akhir-akhir ini mencuat. Ya, dia adalah pemuda asli asal Kota Eindhoven bernama Cody Gakpo. Wonderkid De Oranje yang satu ini banyak menyita perhatian publik terhitung sejak musim lalu.

Kini berkat performa apiknya, ia banyak diincar klub-klub besar. Gakpo kini bak barang dagangan yang sedang laris manis dan banyak dicari orang. Lantas, sehebat apa sih sebenarnya Gakpo ini?

Pencapaian Gakpo Sampai Sekarang

Pencapaian terbaik Gakpo dimulai dari musim lalu. Ketika ia mampu menjadi top skor PSV dengan koleksi 21 gol di semua kompetisi. Tak cuma gol, Gakpo juga sering berkontribusi bagi rekan satu timnya. Itu terbukti dari jumlah assist-nya yang mencapai 15.

Pemain bernama lengkap Cody Mathes Gakpo itu sudah bergabung bersama tim akademi PSV sejak usia 6 tahun. Ia berkembang dengan baik di tim akademi PSV. Gakpo baru diberi kesempatan promosi dan tampil bersama Tim Reserve PSV yakni pada musim 2017/18. Dan ketika itu di luar dugaan Gakpo mampu mengemas 17 gol dari 26 penampilannya.

Barulah ketika di bawah arahan pelatih Phillipe Cocu, Gakpo akhirnya melakoni debut di tim utama PSV pada musim 2018/19. Ketika itu debutnya dimulai pada saat PSV bertemu Feyenoord di Eredivisie. Gakpo main menggantikan Steven Bergwijn.

Namun karena masih berada di bawah bayang-bayang pemain sayap seperti Bergwijn, Donyell Mallen maupun Hirving Lozano, Gakpo tak punya kesempatan menit bermain lebih untuk menunjukan kapasitasnya. Ia hanya sering menjadi supersub. Dari 19 penampilannya, ia hanya mengoleksi 2 gol dan 6 assist.

Barulah di musim 2019/20 ketika seniornya, Bergwijn pindah ke Spurs dan Lozano pindah ke Napoli, Gakpo jadi punya menit bermain lebih. Dan hasilnya terbukti. Ia berhasil menyelesaikan musim itu dengan total 39 pertandingan di semua kompetisi dengan torehan 8 gol dan 9 assist.

Grafiknya terus meningkat ketika ia diberi kepercayaan menit bermain lebih. Mentalnya pun perlahan mulai terasah. Torehan gol dan assist-nya pun terus menanjak tiap musimnya. Musim ini saja, dari 19 partai yang telah dilakoni, ia sudah mencetak 13 gol dan 11 assist.

Beberapa catatan mentereng itulah yang menjadikannya kini terus diburu oleh tim-tim besar Eropa. Selain masih muda, ia juga tergolong sebagai sayap yang unik karena postur badannya yang tinggi besar, yaitu hampir 190 cm.

Ia menjadi penerus tongkat estafet para winger andal dari PSV. Kita tahu sebelum kehadirannya, PSV banyak menelurkan para pemain sayap hebat, seperti Arjen Robben, Dries Mertens, Memphis Depay, hingga Steven Bergwijn dan Donyell Malen.

Transformasi Gakpo

Gakpo ini bukan sembarang winger biasa. Ia juga bukan tipe sayap yang memiliki dribling cepat dan terus berlari kencang setiap saat, layaknya sayap-sayap pada umumnya.

Gakpo adalah pemain yang sangat cerdas dan efektif. Ia tahu kapan harus cepat dan kapan harus memperlambat tempo. Ia juga sangat powerfull untuk duel, sesuai dengan postur badannya. Tubuhnya yang tinggi menjulang, membuatnya jadi anomali lain bagi seorang penyerang sayap.

Dengan keunggulan postur idealnya itu, Gakpo juga bisa dimanfaatkan di segala posisi. Di musim ini saja, ia pernah ditempatkan sebagai penyerang tengah. Selain itu di timnas Belanda, oleh Van Gaal ia juga sering ditempatkan sebagai playmaker di belakang 2 striker dengan formasi 3-4-1-2.

Memang sih, posisi idealnya Gakpo itu adalah di penyerang sayap kiri. Menurut catatan Transfermarkt, ia sudah 112 kali ditempatkan di posisi itu dan mampu menorehkan 47 gol dan 36 assist. Kekuatan Gakpo adalah mengeksploitasi sisi kanan pertahanan lawan dengan cara Cut Inside dari sisi kiri penyerangan PSV kemudian sesekali melancarkan tembakan ke arah gawang.

Namun kelemahannya, Gakpo susah kalau diajak turun atau trackback untuk membantu pertahanan ketika PSV diserang. Hal itulah yang seharusnya lebih diasah lagi oleh Gakpo. Bagaimanapun, seorang pemain yang hebat itu tak boleh malas-malasan untuk kontribusinya dalam tim.

Sampai Ke Timnas Belanda

Seiring dengan penampilan apiknya di PSV, ia pun tak luput dari panggilan negaranya. Pelatih timnas Belanda ketika itu Frank De boer, kesengsem dan akhirnya membawanya ke skuat De Oranje di pentas Piala Eropa 2020. Debut Gakpo di timnas akhirnya kesampaian. Ketika itu ia diturunkan De Boer sebagai pemain pengganti saat Belanda bertemu Makedonia Utara di pertandingan ketiga fase grup.

Sampai sekarang, ia pun masih menjadi salah satu bagian dari skuad De Oranje asuhan Louis Van Gaal. Menjelang Piala Dunia, ia sering dicoba Van Gaal sebagai starter di laga-laga Nations League yang berujung tanpa kekalahan.

Sekarang total ia sudah mengemas 9 caps untuk De Oranje dengan torehan 3 gol. Untuk itu, besar kemungkinan seiring penampilannya yang konsisten bersama PSV, ia akan memesan satu tempat di skuat De Oranje pada Piala Dunia Qatar nanti.

Sempat Di PHP MU dan Diincar Banyak Klub Besar Eropa

Kecemerlangan karir Gakpo tentu tak luput dari radar para klub-klub besar Eropa untuk meminangnya. FYI aja, ia ternyata juga sempat di PHP oleh MU musim lalu. Hal itu terjadi ketika Ten Hag dan MU ngebet mendatangkannya di bursa transfer musim panas lalu.

Namun menurut Gakpo, proses komunikasinya dengan Ten Hag dan MU menemui jalan buntu dan tanpa kepastian. Transfer itupun akhirnya gagal di sepekan terakhir sebelum bursa transfer ditutup. “Kegagalan itu sangat disayangkan untuk perkembangan karir saya, situasinya cukup membuat saya stress pada saat itu,” kata Gakpo.

Pelatih PSV saat ini, Ruud Van Nistelrooy mengatakan bahwa MU jangan “kegeeran” menganggap cuma mereka yang menawar Gakpo. Karena Ruud mengatakan, masih banyak klub yang menaruh hati pada pemain Belanda tersebut. Bahkan mereka datang bukan hanya dari Liga Inggris dan kabarnya ada yang sedang mendekati Gakpo secara intens.

Entah ke mana nantinya Gakpo pergi, yang jelas fenomena lahirnya pemain sayap seperti Gakpo ini menjadi langka. Gakpo kini harus sudah pandai memilih tim untuk masa depannya nanti. Bakatnya yang luar biasa kalau terasah dengan tepat, bukan tidak mungkin ia benar-benar akan menjadi superstar baru di dunia sepak bola.

Sumber Referensi : theathletic, theathletic, footballtransfers, transfermarkt

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru