Parah! Disuruh Bela Negara, Foden & Greenwood Malah Asyik Wik-wik dengan Cewek Islandia

spot_img

Diberi kepercayaan malah disia-siakan. Kalimat itulah yang tepat ditujukan kepada Phil Foden dan Mason Greenwood. Kedua pemain muda itu diberi kesempatan untuk membela tanah kelahirannya di kancah Internasional, akan tetapi mereka justru tidak memanfaatkan kesempatan emas tersebut dengan baik.

Foden dan Greenwood dipanggil oleh pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate untuk melakoni dua pertandingan UEFA Nations League pada bulan ini, yakni melawan Islandia dan Denmark. Southgate memasukkan keduanya ke dalam skuad karena mereka tampil mengesankan pada musim 2019/20.

Musim lalu, Foden, pemain berusia 20 tahun ini tampil impresif bersama Manchester City dengan catatan 8 gol dan 2 assist dari 38 penampilan di semua ajang. Sementara itu, Greenwood yang berposisi sebagai penyerang mampu menunjukkan taringnya di Manchester United, di mana ia sukses mencetak 17 gol 49 penampilan di semua kompetisi.

Bermain untuk tim nasional tentu menjadi cita-cita semua pesepak bola. Foden dan Greenwood pun berhasil mencapai misinya tersebut. Akan tetapi, kesan pertama mereka berbaju timnas dinodai dengan ulah nakal mereka sendiri. 

Foden dan Greenwood menjalani debut bersama The Three Lions saat menghadapi tuan rumah Islandia. Greenwood bermain dari menit pertama sedangkan Foden tampil dari bangku cadangan. Debut mereka berakhir manis karena Inggris menang dramatis 1-0 berkat penalti Raheem Sterling di menit-menit akhir pertandingan.

Namun, beberapa jam pasca melakukan debut, Foden dan Greenwood dilaporkan terkena kasus. Menurut laporan, mereka membawa gadis masuk ke kamar hotel timnas Inggris di Reykjavik, ibukota Islandia.

Skandal ini terungkap setelah salah seorang cewek cantik yang diajak ke hotel membagikan kebersamaan mereka dengan Foden dan Greenwood melalui aplikasi Snapchat pada akhir pekan lalu atau usai Inggris menang 1-0 atas Islandia. 

Bahkan foto-foto dan perbincangan kedua pemain dengan gadis cantik yang mereka boyong ke hotel beredar di media sosial hingga skandal ini diungkap oleh media kenamaan Islandia, DV.

DV menulis bahwa pihaknya memiliki video snapchat dari dua orang cewek yang dibawa Foden dan Greenwood untuk masuk ke kamar hotel tempat timnas Inggris menginap. Video tersebut berisi rekaman yang menunjukkan kedua perempuan itu sedang bersama Foden dan Greenwood di kamar hotel.

Dalam video yang beredar, terungkap bahwa sebelum menyelundupkan cewek tersebut ke kamar hotel, Greenwood dan Foden sudah lebih dulu berbicara dengan sang gadis itu melalui aplikasi snapchat. Percakapan mereka pada dasarnya membahas soal rencana pertemuan di hotel Radisson Blu Saga, Islandia. 

Tak pelak, video yang diunggah oleh satu gadis tersebut tersebar di dunia maya, khususnya di twitter. Menurut media DV, dua gadis tersebut menghabiskan waktu semalaman bersama Foden dan Greenwood.

Gadis cantik itu belakangan diketahui bernama Nadia Sif Lindal Gunnarsdottir, seorang model Islandia berusia 20 tahun. Di malam skandal itu terjadi, Nadia ditemani sepupunya yang berusia 19 tahun, Lara Clausen.

Mereka bertemu dengan Foden dan Greenwood lewat media sosial beberapa pekan sebelumnya. Mereka telah melakukan kontak pada hari-hari menjelang kedatangan timnas Inggris di Reykjavik untuk laga UEFA Nations League melawan Islandia. Lara memposting video dirinya dan Nadia menuju ke Hotel Inggris beberapa jam setelah pertandingan.  Seorang sumber mengatakan: “Gadis-gadis itu menghabiskan beberapa jam di hotel sebelum pergi untuk sarapan.” 

Apa yang mereka lakukan rupanya telah melanggar aturan keamanan yang berlaku di Islandia guna mencegah penyebaran virus menular. Para pemain dilaporkan dilarang bertemu dengan orang lain, kecuali ketika mereka sedang mengikuti latihan bersama atau ketika menjalani pertandingan.

Manajer timnas Inggris, Gareth Southgate, membantah laporan media Islandia soal perempuan yang dibawa Foden dan Greenwood ke hotel tim. Namun, Southgate membenarkan kalau kedua pemainnya itu melanggar aturan karantina.

Tanpa ampun, Southgate pun langsung mengambil tindakan dengan mencoret Foden dan Greenwood. Mereka dipulangkan ke Inggris dan tidak tampil saat melawan Denmark, serta harus absen dalam tiga laga timnas Inggris di bulan oktober.

Selain dicoret dari timnas, Greenwood dan Foden juga dijatuhi denda masing-masing sebesar 1.360 pounds atau setara dengan Rp 26,4 juta oleh kepolisian Islandia. Keduanya dinilai melanggar aturan pandemi. 

Skandal ini juga merusak citra kedua pemain itu, terutama Foden yang sudah menikah dan memiliki buah hati berumur 2 tahun. Video tersebut mungkin tidak hanya mengguncang karier Foden tetapi juga rumah tangganya. 

Sementara itu, seorang gadis yang mengaku sebagai wanita dalam video tersebut memberi keterangan kepada media DV. Gadis itu mengaku sudah memberitahu Greenwood dan Foden bahwa video kebersamaan mereka tersebar di snapchat tetapi tidak direspons.

Perempuan yang tidak diketahui namanya itu juga menyatakan bahwa telah menjalin komunikasi dengan salah satu di antara Greenwood atau Foden selama beberapa hari. Jika yang dimaksud perempuan itu adalah Foden, hal tersebut akan semakin melukai hati istrinya yang bernama Rebecca.

Mengetahui berita miring tersebut telah tersebar luas, Foden pun angkat bicara untuk meminta maaf kepada semua pihak. Permintaan maaf Foden disampaikan lewat sebuah tulisan panjang yang diunggah di media sosial Twitter. Bukan cuma kepada Gareth Southgate selaku pelatih, tapi juga ke semua elemen mulai dari Manchester City hingga fans.

Foden menyadari betapa besarnya tanggung jawab yang harus ia emban sebagai perwakilan Manchester City serta Timnas Inggris. Namun pada akhirnya, ia merupakan pemain muda yang butuh pembelajaran lebih banyak.

Di sisi lain, Greenwood yang turut terlibat pada kasus ini masih bungkam mengenai pemberitaan dirinya. Wonderkid berusia 18 tahun itu justru dikabarkan telah menghapus akun Twitter pribadi miliknya. Greenwood dan Foden sendiri akan menjalani karantina selama 14 hari sebagai akibat dari pelanggaran tersebut.

Sementara itu, Baik Federasi Sepak Bola Inggris (FA) maupun Manchester City dan Manchester United sebagai dua klub tempat dua pemain itu bermain, sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh Foden dan Greenwood. Mereka menyebut bahwa apa yang dilakukan kedua pemainnya itu sangatlah tidak pantas.

 

 

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru