Vinicius Junior tampil sangat apik saat membela Real Madrid dalam lanjutan pekan ke-11 La Liga musim ini. Turun sejak menit pertama kala Madrid bertandang ke markas Elche, pemuda 21 tahun yang kerap disapa Vini itu menampilkan peforma brilian.
Cetak 2 Gol Untuk Madrid, Vinicius Jr. Jadi Man of The Match
Diturunkan sebagai winger kiri oleh Carlo Ancelotti, Vinicius Junior berhasil membawa Real Madrid unggul 1-0 di menit ke-22. Lewat serangan balik cepat, ia sukses mengkonversi umpan cantik Mariano Diaz. Gol tersebut membuat Madrid memimpin di paruh pertama.
Pemuda asal Brasil itu kemudian menggandakan keunggulan Los Blancos menjadi 2-0 di menit ke-72. Kali ini ia berhasil menyelesaikan umpan terobosan dari Toni Kroos. Meskipun Elche sempat membalas dengan 1 gol, tetapi 2 gol dari Vinicius Junior di laga tersebut sudah cukup untuk membawa Real Madrid menang tipis 2-1 dan membawa pulang 3 poin penuh.
Vincius Jr. puts Real Madrid ahead!
He’s on fire this season 🔥 pic.twitter.com/S8I5sOGz18
— ESPN FC (@ESPNFC) October 30, 2021
Atas performa gemilang tersebut, pantas kiranya Vinicius Junior dinobatkan sebagai Man of The Match. Bermain selama 84 menit, pemain bernomor punggung 20 itu mampu menghasilkan 2 gol hanya dari 3 tembakan. Dua golnya bukan sekadar membantu Real Madrid menang, tetapi juga mengantar timnya untuk sementara bertengger di posisi runner-up klasemen La Liga dengan koleksi 24 poin, tepat di bawah Real Sociedad yang sudah memainkan 12 pertandingan.
Performa gila Vinicius Junior di laga tersebut tentu sangat melegakan bagi Madrid. Pasalnya,Vini memang diplot sebagai juru gedor utama setelah Karim Benzema absen. Usai pertandingan, Vinicius Junior berterima kasih kepada Carlo Ancelotti yang telah memberinya kepercayaan penuh.
“Saya sangat senang dengan apa yang telah saya lakukan sejak awal musim. Saya hanya ingin terus seperti ini sampai akhir musim. Ancelotti memberi kami banyak kepercayaan diri. Saya terus bekerja keras dan terus mendengarkan orang-orang di sekitar saya. Penting untuk memiliki kepercayaan diri,” ujar Vinicius dikutip dari AS.
Lika-Liku Awal Karier Vinicus Jr. di Real Madrid
Dua golnya ke gawang Elche makin menambah koleksi gol Vinicius Junior musim ini. Tambahan 2 gol membuat koleksi golnya di La Liga bertambah menjadi 7 gol. Selain itu, dalam 11 pertandingan La Liga musim ini, ia juga telah menyumbang 2 asis. Catatan tersebut jadi sinyal positif, baik bagi Real Madrid maupun bagi karier Vinicius Junior itu sendiri.
July 20
🔙 #OTD in 2018, Vinicius Jr 🇧🇷 joined Los Blancos shortly after his 18th birthday. pic.twitter.com/FdmSlebGl6— viva laliga (@LaligaViva) July 20, 2021
Vinicius Junior didatangkan Madrid di masim panas 2017. Kabarnya, Madrid perlu menebusnya dengan mahar 46 juta euro dari Flamengo. Biaya transfer tersebut menjadikannya sebagai pemain di bawah usia 19 tahun termahal di Brasil. Kala itu, Vini Jr. memang masih berusia 17 tahun, sehingga transfer ke Real Madrid baru efektif di musim panas 2018 ketika usianya sudah 18 tahun.
Jika ditarik ke belakang, penampilan Vinicius Junior bersama Los Blancos musim ini adalah yang terbaik. Vini resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Real Madrid pada 20 Juli 2018. Ia kemudian terlebih dahulu bergabung dengan Real Madrid Castilla. 4 gol yang ia cetak dalam 5 pertandingan sudah cukup untuk mengantarkannya naik ke tim utama.
🚨 | On this day in 2018, Vinicius Jr made his debut for Real Madrid. The beginning of something special ⭐️ pic.twitter.com/mMlndvXNkP
— RMadridHome (@RMadridHome) September 30, 2021
Vinicius Junior mendapat debutnya pada 29 September 2018 saat Real Madrid bersua Atletico Madrid. Ia kemudian mencetak gol perdananya pada 3 November 2018 saat diturunkan sebagai pemain pengganti di laga vs Real Valladolid. Meskipun menjadi bagian dari skuad Madrid yang menjuarai Piala Dunia Antarklub 2018, tetapi musim pertamanya di Santiago Bernabeu sebetulnya tak berjalan dengan baik.
Vinicius Junior hanya berhasil mencetak 4 gol dalam 31 pertandingan. Ia juga harus mengakhiri musim 2018/2019 lebih cepat setelah didiagnosa mengalami robekan ligamen pada sendi tibiofibular kaki kanan pada saat turun menghadapi Ajax di ajang Liga Champions, 6 Maret 2019.
The nightmare for #RealMadrid continues, as #ViniciusJr has been ruled out for 2 months after having confirmed that the youngster has suffered a knee ligament tear. pic.twitter.com/JuHNN4C3lK
— VBET News (@VBETnews) March 6, 2019
Di musim 2019/2020, Vinicius mulai mendapat tempat di line up utama Real Madrid. Ia jadi salah satu pemain yang diandalkan pelatih Zinedine Zidane. 29 penampilan berhasil ia catat di ajang La Liga dengan sumbangan 3 gol dan 2 asis. Sebetulnya jika melihat catatan tersebut, penampilan Vinicius Junior tergolong biasa saja. Maklum, ia juga masih sering turun sebagai pemain pengganti.
Namun, performanya di musim tersebut tertutup dengan beberapa rekor. Pada 1 Maret 2020, Vinicius berhasil mencetak gol pertamanya di El Clasico. Dengan usia 19 tahun 233 hari, ia jadi pemain termuda yang sukses melakukan hal tersebut di abad ke-21 sekaligus menggeser rekor Lionel Messi. Di akhir musim, Madrid juga keluar sebagai jawara Piala Super Spanyol dan La Liga.
Musim lalu menjadi musim yang cukup berat bagi Vinicius Junior. Seiring dengan porsi bermainnya yang makin banyak, kritik terhadap penampilan dan performanya juga makin meningkat. Apalagi, itu adalah musim ketiganya berseragam Los Blancos.
Bahkan sempat tersiar rumor bahwa rekan-rekannya di Madrid mulai geram dengan performanya yang di bawah standar. Ini bermula dari tersebarnya video yang memperlihatkan perbincangan Karim Benzema dan Ferland Mendy yang enggan memberikan umpan kepada Vinicius Junior yang terlihat begitu mudah kehilangan bola.
Karim Benzema tells Ferland Mendy not to pass to Vinicius Jr at half-time during last night’s game between Gladbach & Real Madrid: “Brother don’t play to him. On my mother’s life. He is playing against us.” pic.twitter.com/zmpciQRgAV
— Get French Football News (@GFFN) October 28, 2020
Inkonsistensi dan efektivitasnya sebagai penyerang dipertanyakan dan dinilai tak sesuai dengan harganya. Musim tersebut, Vini hanya berhasil menyumbang 6 gol dan 7 asis dalam 49 penampilan di semua kompetisi.
“Saya selalu memikirkan mereka yang menginginkan yang terbaik untuk saya; keluarga, orang-orang di klub, rekan kerja seperti Marcelo dan Casemiro yang selalu menempatkan saya di jalan yang benar. Kritik adalah bagian dari menjadi anggota klub terbesar di dunia. Saya tidak melihat banyak dari apa yang dikatakan, saya hanya menyalakan TV untuk bermain video game sepak bola,” ujar Vinicius dikutip dari AS.
Masuk Musim Keempat, Performa Vinicius Jr. Alami Peningkatan
Kritikan sepertinya menjadi bahan bakar yang melecut semangat Vinicius Jr. musim ini. Masuk tahun keempat, ia sepertinya telah sadar bahwa dirinya bukan lagi si anak baru, melainkan salah satu pemain andalan Real Madrid, khususnya di bawah pimpinan Carlo Ancelotti.
Buktinya, Vini langsung menyumbang 1 gol dalam kemenangan Madrid atas Alaves di pekan pertama La Liga. Ia kemudian mencetak 2 gol di pekan kedua kala Los Blancos ditahan imbang Levante. Berikutnya ia berhasil menyumbang masing-masing 1 gol kala Madrid menumbangkan Celta Vigo dan Valencia. Total, 5 gol dan 2 asis sukses ia hasilkan dalam 5 pertandingan pertama La Liga musim ini. Sebuah catatan yang begitu apik bagi pemain kelahiran 12 Juli 2000.
Kini, catatan golnya di La Liga telah bertambah menjadi 7 gol. Makin bertambah banyak bila menyertakan kontribusinya di ajang Liga Champions Eropa. Dari 3 pertandingan, Vinicius Junior berhasil mencetak 2 gol dan 1 asis. Total, ia telah mencetak 9 gol dan 3 asis dalam 14 pertandingan bersama Real Madrid musim ini.
14 games
9 goals
3 assistsThere’s no stopping Vinicius Jr. right now 💪 pic.twitter.com/8BRdjuW54m
— ESPN FC (@ESPNFC) October 30, 2021
Apa yang sejauh ini ditampilkan Vinicius Junior adalah jawaban atas betapa sabarnya Real Madrid menanti sang bintang mudanya bersinar. Vini bak berlian yang mulai menampakkan kilauannya. Dulu, ia dihargai begitu mahal karena bakat besarnya, khususnya dalam hal akselerasi, kelincahan, kontrol bola, serta keterampilannya dalam melakukan tipuan.
Real Madrid beruntung, sebab Vinicius Junior menggabungkan bakat tersebut dengan kerja kerasnya dalam menggembangkan diri. Usut punya usut, seperti yang diungkap oleh Marca, usia mengalami cedera ligamen di tahun 2019 lalu, ia mendatangkan pelatih fisik khusus dari Brasil. Ia kemudian melatih Vinicius agar lebih kuat, cepat, dan tahan cedera.
Vinicius Junior juga diketahui telah mengubah pola makan dan pola istirahatnya. Dan yang paling penting, ia berhasil mengatasi kritikan dan cemoohan yang sempat membebaninya. Untuk urusan ini, kehadiran Carlo Ancelotti sebagai pelatih anyar Los Blancos tak dapat dikesampingkan. Vinicius Junior bahkan mengatakan bahwa kehadiran Don Carlo yang memberinya kepercayaan diri jadi kunci dalam penampilan cemerlangnya musim ini.
🎙l Vinicius Jr. 🦸♂️ :
“Ancelotti me demande toujours de marquer plus de buts et d’être concentré dans le match.
Parfois, je ne suis pas très bon et je l’entend crier du banc “Je vais te faire sortir” pour me garder concentré. (rires)”#HalaMadrid 👑 pic.twitter.com/BGFi4gJia8— 45minutesX2 foot (@45minutesX2) October 25, 2021
Vinicus Junior bisa dibilang telah menyegel satu tempat di starting eleven Real Madrid. Apalagi, Vini adalah seorang versatile player yang dapat bermain baik sebagai winger maupun striker. Efektivitas tembakannya juga terlihat lebih tajam dan kemampuannya dalam menemukan posisi layak diapresiasi.
Kini, Vinicius Junior sepertinya dapat membayar tuntas semua ekspektasi dan harapan yang dulu dibebankan kepadanya saat pertama kali datang ke Santiago Bernabeu. Mungkin terlalu dini karena musim ini masih begitu panjang. Namun, bila tak ada halangan berarti, musim ini nampaknya akan jadi awal musim yang cemerlang bagi karier Vinicius Junior.
“Saya hanya ingin menang di Madrid. Saya dan keluarga saya ingin tinggal di sini untuk waktu yang lama. Ada pemain yang sudah lama berada di sana dan menang banyak. Saya ingin menjadi salah satu dari mereka,” kata Vinicius dikutip dari transfermarketweb.
***
Sumber Referensi: Inews, AS, AS 2, Managing Madrid, Voi, Transfermarketweb.


