Mengapa Pemain Sepakbola Mencukur Bulu Kakinya

1 min read

Kaki menjadi salah satu bagian terpenting bagi pemain sepak bola. Selain untuk menendang bola, kaki juga menjadi tempat dimana biasa bulu yang dimiliki oleh pria tumbuh. Akan tetapi, bulu yang tumbuh di kaki nampaknya tak terlalu disukai oleh sebagian besar pesepakbola dunia.

Sebut saja Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Neymar Jr, hingga Eden Hazard, mereka mencukur bulu yang ada pada kaki mereka. Namun mengapa para pemain tersebut menghilangkan bulu-bulu yang tumbuh di kaki?

Menurut survei yang dilakukan Men’s Health, banyak pria masa kini yang dengan sengaja mencukur bulu kakinya. Diungkapkan ilmuwan yang melakukan riset, hampir setengah responden mengaku jika mereka melenyapkan bulu kaki, baik dengan metode trimming atau cukur.

Ternyata ada beberapa alasan mengapa para pemain sepak bola mencukur habis bulu kakinya.

Yang pertama adalah tentang recovery. Mencukur bulu bisa menghindarkan kulit dari infeksi yang diakibatkan oleh bakteri. Minimnya bakteri pada kaki akan lebih mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, tidak adanya bulu di kaki juga akan lebih memberi efek nyaman saat kaki para pemain sedang dipijat.

Lalu, semua orang tahu bila ada bulu di kaki, maka akan sangat sakit jika plester yang digunakan untuk menutup luka akan dilepas. Jika kaki bersih dari bulu, maka saat plester akan dilepas tidak akan terasa sakit. Tidak adanya bulu di kaki juga akan lebih memudahkan para pemain dalam merawat luka.

Kemudian, hampir seluruh pemain sepak bola menggunakan deker pada bagian kaki mereka. Seperti diketahui, deker tersebut bersifat kencang dan sangat melekat di area kulit. Jika kaki para pesepakbola dipenuhi oleh bulu, maka penggunaan benda tersebut bisa membuat kulit iritasi dan yang pasti menyebabkan perasaan tidak nyaman.

Alasan selanjutnya adalah tentang penampilan. Pemain bola masa kini sudah sangat lekat dengan dunia glamor. Mereka dituntut untuk tampil sempurna dan bersih dari segala hal yang mengganggu. Apalagi, para pesepakbola kerap melakoni iklan yang melibatkan sepatu. Otomatis, kaki mereka harus terlihat bersih dan enak dipandang.

Yang terakhir adalah tentang performa. Para pemain bola yang memiliki banyak bulu dipercaya sulit untuk menyerap oksigen dengan baik. Mereka yang tidak punya bulu akan memiliki level performa lebih dan kemampuan otot yang tidak mudah lelah.

Meski begitu, tidak adanya bulu kaki yang menyebabkan level performa lebih tinggi belum dibuktikan dalam dunia sepakbola. Hal tersebut hanya masih dibuktikan oleh American Study kepada para atlet renang.

Menurut Aaron Marino, seorang konsultan penampilan pria dari Atlanta, Amerika Serikat, mengatakan bahwa mencukur bulu kaki di kalangan kaum pria adalah lebih untuk alasan estetika. Dalam dunia kebugaran pun, ini bukanlah sebuah hal yang tabu bagi pria untuk mencukur bulu-bulu pada tubuhnya. Marino mengatakan, dengan bulu yang dicukur maka akan menghasilkan penampilan yang lebih bersih.

Saat ini pun sudah terdapat beberapa salon yang melayani penghilangan bulu atau waxing yang tak hanya diperuntukkan bagi kaum wanita saja, tapi juga untuk kaum pria.

Salah satu metode yang banyak digunakan untuk menghilangkan bulu kaki adalah dengan waxing. Waxing sendiri merupakan cara menghilangkan bulu kaki dengan proses menempelkan selembar kertas yang telah diberi perekat. Waxing juga lebih banyak dipilih karena akan memberi efek yang lebih bertahan lama.

Jadi Pemain Termahal el Real, Mengapa Performa Luka Jovic Tak…

Luka Jovic baru saja resmi kembali ke Eintracht Frankfurt dari Real Madrid melalui status pinjaman. Kabar itu dilaporkan langsung oleh akun Twitter resmi klub...
Garin Nanda Pamungkas
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *