Berkunjung ke Cyprus, Manchester United harus bersusah payah untuk bisa menang melawan Omonia Nicosa. Meskipun begitu, Ten Hag bisa menghindari kekalahan memalukan dengan kemenangan tipis 3-2. Rashford jadi pemeran utama, ia menjadi supersubs di pertandingan itu dengan mencetak dua gol dan satu assist. Dan di pertandingan itu, Ten Hag sudah melewati rekor Subersubs di era 1999.
Pertandingan itu digelar di markas Omonia, GSP Stadium dan merupakan lanjutan dari fase penyisihan grup Europa League musim 2022/23. Meski tampil mendominasi di babak pertama, Mu harus rela gawangnya kebobolan lebih dulu. Di menit ke-34 Karim Ansarifard membobol gawang yang dijaga oleh David de Gea. Seisi stadion pun sontak bergemuruh merayakan klubnya bisa membobol gawang tim besar Eropa. Dan Omonia mampu menjaga keunggulan mereka sampai turun minum.
Marcus Rashford pun dimasukan oleh Ten Hag. Dan baru di menit ke-52 MU bisa menyamai kedudukan berkat tendangan Marcus Rashford. 11 menit kemudian, setan merah akhirnya bisa comeback lewat tendangan pengganti lainnya, Anthony Martial. Rashford pun kembali mencetak gol di menit ke-84 berkat umpan dari Ronaldo. Omonia sempat mencetak gol satu menit kemudian, tapi tidak ada gol tambahan lagi tercipta di pertandingan itu.
Supersubs Ten Hag
Meskipun menghadapi tim semenjana, kemenangan di pertandingan ini adalah kemenangan yang dibutuhkan oleh anak asuh Ten Hag. MU membutuhkan kemenangan setelah sebelumnya dipermalukan Man City dengan skor 6-3. Punggawa setan merah pun membutuhkan kepercayaan diri sebagai titik cerah yang bisa membawa mereka kembali ke kejayaan.
Catatan menarik lainnya dari pertandingan ini adalah, Ten Hag menunjukan dirinya sangat cermat dalam membaca pertandingan dan melakukan pergantian pemain. Semua gol yang dihasilkan MU di babak kedua adalah hasil kontribusi dari pemain pengganti. Dua gol dari Rashford dan satu Gol dari Anthony Martial yang tercipta juga berkat assist Rashford.
Anthony Martial mencetak dua gol di pertandingan sebelumnya, ketika Manchester City membantai Manchester United. Dan sekarang, tiga gol kembali tercipta dari pemain pengganti. Lima gol terakhir Manchester United tercipta berkat gol dari pemain pengganti. Artinya catatan Ten Hag sudah mengungguli catatan supersubs di era 1999 dibawah naungan Sir Alex Ferguson.
Man Utd’s last 5 competitive goals have come via substitutes. ️⚽️⚽️⚽️⚽️⚽️
This is a club record in the Premier League era, beating the previous record of four in a row from Feb 1999, when Ole Gunnar Solskjaer scored four as a sub in the 8-1 PL win over Nottm Forest. #MUFC
— The Analyst (@OptaAnalyst) October 6, 2022
Supersubs Ferguson
Februari, tahun 1999 adalah terakhir kali Manchester United bisa mencetak lebih dari tiga gol berturut-turut dari pemain pengganti. Saat itu yang menjadi supersubs adalah Ole Gunnar Solskjaer. Ia mencetak empat gol sekaligus setelah dimasukan sebagai pemain pengganti melawan Nottingham Forest. MU pun akhirnya bisa pesta gol dengan skor akhir 8-1 untuk kemenangan setan merah.
Ole memang menjadi pemain pengganti andalan Fergie di masa itu. Ia sering menjadi pemain krusial di setiap pertandingan MU. Uniknya skill dan performa The Baby Faced Assassins seolah akan naik drastis ketika dirinya dimasukkan sebagai pemain pengganti. Seakan Ole bisa lebih memahami jalannya pertandingan setelah menyaksikannya terlebih dahulu dari bangku cadangan.
Sekarang, MU punya supersubs baru yaitu Anthony Martial. Martial terlihat sudah pulih dari cedera dan siap untuk tampil dengan performa terbaiknya. Dan Ten Hag pun terlihat sudah nyaman dengan gaya permainan sang pemain setelah dirinya pulih dari cedera. Terbukti dengan Ten Hag yang memasukan Martial ketika dirinya membutuhkan pembeda di lini serang setan merah.


