Menanti Derby Terbesar UCL! Banyak Pertaruhan Tapi Kapten Milan Yakin Bisa Juara!

spot_img

Kemenangan agregat 5-3 Inter atas Benfica menandakan mereka akan bersua dengan saudara se-rumah, AC Milan di semifinal Liga Champions 2023 nanti. Ini bakal jadi kali pertama kedua tim itu bertemu di perempat final Champions League dalam 18 tahun terakhir.

Jika kita lihat dengan objektif, mungkin tim yang paling berpotensi juara pada akhirnya ada di sisi bagan yang lain. Yaitu Manchester City dan Real Madrid yang merupakan dua tim terkuat di antara kontestan yang tersisa. Namun untuk urusan drama, ketegangan, romantisme, dan atmosfer panas sudah terjamin di derby della madonnina ini.

Kapten Milan Siap Angkat Trofi

Perjalanan AC Milan untuk sampai ke babak ini sangat luar biasa. Mereka berhasil mengalahkan Napoli yang merupakan kuda hitam dan favorit banyak orang musim ini. Tapi dengan perksa il diavolo rosso bisa mematahkan dominasi il partenopei.

Cukup dengan hasil imbang 1-1 di Estadio Diego Armando Maradona membuat pasukan Stefano Pioli menyegel agregat 2-1 untuk Milan. Kemenangan melawan Napoli, yang merupakan pemuncak Serie A ini tentu membawa kepercayaan diri yang lebih besar untuk rossoneri.

Sang kapten, Davide Calabria yakin ia bisa membawa timnya jadi tantangan berat buat Inter nanti. Setelah laga melawan Napoli, ia mengungkapkan rasa bangganya terhadap Milan.

“Saya sangat bangga dengan tim ini. Kami berjuang satu sama lain dengan semangat pengorbanan. Ketika anda menampilkan penampilan seperti malam ini, bukan suatu kebetulan anda bisa menang bahkan lawan tim besar.” Ungkapnya dikutip dari sempre milan.

Calabria juga mengungkapkan dirinya tidak mau tanggung-tanggung dalam bermimpi. Ia percaya bisa mengangkat trofi di akhir musim. Untuk itu, Calabria sudah tidak sabar bermain di semifinal menghadapi Inter nanti.

“Saya tidak sabar untuk bermain di semifinal. Kami harus punya pola pikir seperti ini. Ini adalah hak kami untuk bermimpi. Tim-tim lain lebih siap dari pada kami, tapi ini adalah pertandingan sepak bola. Saya bisa membayangkan kami pada akhirnya bisa mengangkat trofi itu.”

Laga Penuh Pertaruhan

Selain bakal jadi laga yang bersejarah, pertandingan ini nantinya juga mempertaruhkan hal yang besar untuk Milan maupun Inter. Derby ini tidak akan setinggi duel Real Madrid vs Manchester City. Tapi taruhannya akan lebih tinggi. Baik Milan dan Inter punya kebutuhan untuk mencapai final dan juara lebih besar daripada tim lainnya.

Mengapa demikian? Sebab saat ini Milan duduk di peringkat keempat Serie A. namun mereka memiliki jumlah poin yang sama dengan AS Roma yang berada di peringkat kelima. Sedangkan Inter lebih parah. Perjalanan yang dipenuhi pasang surut musim ini membuat Inter berada di posisi yang sulit. Mereka mampu mengalahkan Barcelona, Porto dan Benfica tapi malah kalah lawan Monza, Empoli, dan Bologna. Nerazzurri pun saat ini duduk di peringkat keenam klasemen Serie A.

Situasi mereka itu jadi tambah sulit karena Juventus yang tidak jadi disanksi. Si Nyonya Tua mendapatkan kembali 15 poin mereka dan tiba-tiba melesat ke posisi 3 Serie A. Alhasil membuat peluang Milan dan Inter untuk masuk zona Champions musim depan makin sulit. Jadi juara Eropa adalah cara paling dekat mereka untuk bisa tetap berlaga di kompetisi tertinggi Eropa musim depan.

Derby Milan ini juga memiliki makna pribadi bagi Stefano Pioli dan Simone Inzaghi. Dua pelatih itu semakin dapat tekanan menjelang akhir musim ini. Padahal mereka diharapkan bisa membawa masing-masing timnya jadi kandidat scudetto seperti musim lalu. Tapi malah kalah saing dengan Napoli asuhan Luciano Spalletti.

Masa depan Pioli di Milan dan Inzaghi di Inter pun kini berada di ujung tebing. Satu-satunya yang membuat mereka tidak jatuh adalah kiprah di Champions League. Setidaknya untuk saat ini. Jadi finalis Champions League harusnya sudah cukup untuk salah satu pelatih mempertahankan posisi mereka di klub.

Sebaliknya, kalah di babak empat besar bisa memunculkan bibit pemecatan. Apalagi kalau baik Pioli maupun Inzaghi tidak bisa mengamankan tempat di Liga Champions musim depan.

Harapan Serie A di UCL

Kenyataan itu menggiring ke pertanyaan yang lebih penting lagi. Bagaimana peluang dua tim dari Milan ini untuk benar-benar memenangkan trofi? Keduanya sangat tidak konsisten di musim ini.

Inter bisa jadi perwakilan Serie A yang kuat di final nanti. Di bawah asuhan Simone Inzaghi, Inter berubah jadi tim yang lebih hebat di pertandingan sistem gugur daripada kerasnya musim liga yang panjang.

Sedangkan kembalinya Milan ke semifinal adalah sebuah keajaiban yang tidak bisa dielakkan. Pioli melakukan tugas yang jauh lebih baik di Champions League daripada di Serie A. Milan juga punya Rafael Leao yang jadi faktor X mereka. Mengalahkan Napoli adalah bukti rossoneri bisa memberikan ledakan mengejutkan. Itu harusnya bisa mereka ulangi ketika melawan Inter nanti.

Terlepas dari itu, ada juga kekhawatiran baik Inter dan Milan masih belum siap untuk melawan Madrid maupun City di final nanti. Pertandingan nanti dilangsungkan di Istanbul. Dan kita tahu Istanbul adalah tempat yang kurang ramah untuk perwakilan Serie A.

Namun kembali lagi mengutip komentar Davide Calabria di awal tadi. Bahwa ini adalah pertandingan sepak bola. Terlebih lagi, babak gugur Champions League. Akan banyak faktor diluar teknis yang bisa jadi penentu hasil pertandingan.

Kita juga bisa melihat derby ini dari sisi lain. Baik Milan ataupun Inter yang menang, artinya sudah dipastikan ada tim Italia di final nanti. Ini tidak hanya kemenangan bagi Serie A dan sepak bola Italia.

Serie A pernah jadi liga terbaik di era 90-an. Liga dimana tempat para pemain pemenang Piala Dunia dan pemain-pemain terbaik lainnya berkembang biak. Liga yang menghasilkan manajer top Eropa dengan taktik revolusioner. Juga pesaing konstan juara Liga Champions.

Sayangnya sejak kemenangan Inter pada tahun 2010, tidak ada tim Italia yang memenangkan Liga Champions lagi. Hanya Juventus yang bisa menembus ke final di tahun 2015 dan 2017.

Ketika Inter maupun Milan mencapai ke final atau bahkan bisa juara nantinya, maka akan menghasilkan lebih banyak uang di Serie A. Juga menarik lebih banyak sponsor datang ke Italia. Ini bisa memicu penyempurnaan liga secara keseluruhan.

Karenanya, laga Derby Milan di semifinal Champions League ini merupakan laga penting di saat yang genting. Siapapun yang menang baik Milan ataupun Inter, harus melaju dan meraih trofi. Jika ini terjadi, maka ini akan jadi kemenangan untuk sepak bola. Dimana sebuah klub dengan masa lalu yang gemilang bisa meraih tahtanya kembali.

Sumber referensi: FootballItalia, ESPN, Forbes, SempreMilan

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru