Pendukung Manchester United patut berbahagia. Setan Merah bisa melaju ke final Carabao Cup musim ini berkat mengalahkan Nottingham Forest dengan skor agregat 5-0. Di pertandingan leg kedua yang digelar di Old Trafford tadi malam, pasukan erik Ten Hag mampu mengalahkan Forest dengan skor 2-0.
Kemenangan Telak
Meskipun sudah menang telak di leg pertama dengan skor 3-0. Nampaknya Ten Hag tidak mau main-main di pertandingan leg kedua ini. Ia tidak segan menurunkan pemain andalannya di pertandingan tersebut. Kecuali David De Gea yang diistirahatkan, digantikan oleh Tom Heaton.
Dengan tetap berfokus pada mempertahankan keunggulan di leg pertama, Ten Hag menurunkan Martinez, Varane, Luke Shaw, dan Wan Bissaka sejak menit awal. Dengan Casemiro di depan bek. Sementara untuk lini serang, Ten Hag menggunakan trio Antony, Weghorst, dan Garnacho. Sedangkan rekrutan paling anyar setan merah, Marcel Sabitzer masih harus menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.
Kedua tim saling bermain aman sampai menit akhir babak pertama. Sebelum babak pertama usai Weghorst nyaris mencatatkan namanya di papan skor kalau saja sundulannya tidak membentur tiang. Tapi sampai babak pertama berakhir, kedudukan masih imbang tanpa gol.
Masuk ke babak kedua, Ten Hag mulai fokus untuk menyerang. Ia memasukan Rashford, Martial, bahkan Jadon Sancho. Bagi Sancho ini adalah penampilan pertamanya sejak tiga bulan terakhir. Terakhir kali Sancho merumput bersama setan merah adalah pada tanggal 22 Oktober lalu.
Dampak dari pergantian pemain itu langsung terasa. Di menit ke-73 Anthony Martial mampu menyarangkan bola ke gawang Wayne Hennessey. Hanya tiga menit berselang, tepatnya di menit ke-76 Fred mampu menggandakan keunggulan United menjadi 2-0. Sampai pertandingan berakhir tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Final Pertama Ten Hag
Catatan menarik dari pertandingan ini salah satunya diciptakan oleh Marcus Rashford. Ia menorehkan dua assist di pertandingan tersebut. Dengan begitu Rashford telah terlibat dalam 25 gol di semua kompetisi. Ini adalah yang terbanyak kedua oleh pemain Premier League setelah Erling Haaland yang terlibat di 34 gol.
Manchester United sendiri telah menang di 12 pertandingan kandang secara beruntun di semua kompetisi. Terakhir kali setan merah mampu menjalani 12 pertandingan kandang tak terkalahkan adalah pada bulan Mei sampai Desember 2017. Sementara kemenangan kandang terpanjang United dalam satu musim terakhir kali terjadi adalah pada musim 2010/11. Saat itu setan merah menjalani 17 pertandingan kandang berturut-turut tanpa kekalahan.
Sementara bagi Nottingham Forest, telah kalah dalam sembilan laga terakhir mereka melawan MU. Dengan begitu, mereka memperpanjang rekor kekalahan beruntun terpanjang melawan suatu klub.
Dengan kemenangan ini, Manchester United berhak melaju ke final. Bertemu dengan Newcastle yang telah menunggu di Wembley. Ini adalah final Piala Liga ke-10 Manchester United. Hanya ada satu tim dengan jumlah final Piala Liga lebih banyak dari MU. Yaitu Liverpool dengan total 13 laga. Sementara itu ini adalah final pertama Ten Hag bersama Manchester United.
Kini hanya tinggal Newcastle yang berada di antara MU dan trofi pertama Ten Hag. Terakhir kali setan merah mengangkat trofi bergengsi adalah pada tahun 2017. Waktu itu Jose Mourinho mempersembahkan Europa League. Enam tahun lamanya tidak ada trofi tambahan di Old Trafford. Ini adalah puasa gelar terlama United sejak 40 tahun yang lalu.
Janji Ten Hag
Trofi ini sangat penting untuk MU. Selain untuk mengakhiri puasa gelar, tapi dengan trofi ini bisa menambah kepercayaan diri anak asuh Ten Hag di sisa musim. Piala Liga bisa jadi batu loncatan untuk meraih piala-piala yang lebih besar lainnya. Sama seperti yang pernah dilakukan Sir Alex dulu. Tapi tentu saja, tidak ada jaminan akan hal itu.
Meskipun begitu, harapan masih ada. United masih berharap kalau mereka bisa mengulangi kesuksesan di musim 2016/17 di bawah asuhan Mourinho. Saat itu mereka memenangkan Piala Liga dan tiga bulan kemudian, setan merah merengkuh gelar Europa League.
Setelah era itu, Ole sempat membawa United kembali ke identitas menyerang mereka. Meskipun itu tidak membuat setan merah memenangkan gelar apapun. Sampai akhirnya Ten Hag pun datang dan bertekad melakukan renovasi skuad.
Ketika Erik Ten Hag pertama kali datang ke Old Trafford, ia berjanji kepada penggemar setan merah. Dia berjanji akan mengembalikan masa kejayaan United seperti dulu. Namun ia tidak memungkiri bahwa itu membutuhkan proses.
“Meskipun saya berharap mereka bisa, tapi saya tidak bisa meminta para fans untuk bersabar. Sebab mereka ingin melihat tim yang menang, dan itulah alasan saya disini. Tapi saya harus membuatnya, dan itu membutuhkan proses.”
Itu komentar yang Ten Hag berikan ketika kalah 2-1 di kandang Brighton. Itu pertama kalinya the seagulls bisa mengalahkan United di Old Trafford. Dan pertandingan pertama Ten Hag di Liga Inggris. Ia tahu bagaimana beratnya tugas sebagai manajer MU. Ia diharapkan bisa menuntun kembali united ke jalur kemenangan.
“Ini adalah tantangan besar. Butuh waktu tapi dalam sepak bola anda tidak diberikan waktu dan itulah yang membuat ini jadi tantangan. Untuk mendapatkan kembali kejayaan seperti 10 tahun yang lalu butuh waktu yang lama dan butuh banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.”
Selanjutnya untuk United
Ten Hag juga beranggapan kalau United sudah terlalu lama tidak memenangkan trofi. Dan baginya, Piala Liga adalah batu loncatan yang cocok untuk mengembalikan United ke jalur juara.
“Saya sudah mengatakan sebelumnya kalau klub ini sudah terlalu lama klub ini tidak memenangkan trofi. Sudah seharusnya klub ini memenangkan trofi dan kami akan berusaha mengembalikan lagi ke jalurnya.”
“Dengan memenangkan piala ini, anda akan mendapatkan kepercayaan diri. Ketika telah mendapatkan satu piala, maka kita akan percaya dan tahu cara mendapatkan piala-piala yang lainnya.”
Setelah pertandingan, Ten Hag mengaku ia menantikan laga final melawan Newcastle nanti. Meskipun begitu, United masih punya banyak jadwal pertandingan penting lainnya sebelum tanggal 26 nanti.
“Tentu saja kami sangat menantikan pertandingan melawan Newcastle. Itu akan jadi final yang seru. Tapi itu masih jauh di depan kita. kami masih punya pertandingan di Premier League.”
Setelah ini, MU masih punya misi mempertahankan tempat empat besar mereka di Liga. Setan merah akan menjamu Crystal Palace akhir pekan nanti. Kemudian menjalani laga kandang dan tandang lawan Leeds. Sebelum bertempur melawan Barcelona di ajang play-off fase gugur Europa League.
Sumber referensi: ESPN, Sky, Sky 2, Standard, Express, Telegraph


