Sejak usia 12 tahun. Cristiano Ronaldo sudah bergabung dengan Sporting Lisbon. Ia menjadi salah satu bakat istimewa yang lahir dari akademi tersebut. Tak butuh waktu lama bagi Ronaldo, tepat saat usianya menginjak 16 tahun, ia sudah mampu menembus tim utama Sporting Lisbon. Dirinya pun berhasil mencetak lima gol dari 31 penampilannya bersama tim asal Ibu Kota Portugal tersebut.
Hingga tepat pada 7 Agustus 2003, tujuh menit sebelum pertandingan. Ronaldo masih melakukan pemanasan. Mukanya tampak serius. Ia bersiap menjadi starter pada laga persahabatan Sporting Lisbon melawan Manchester United.
Saat dirinya masih melakukan pemanasan, seorang pemain senior Lisbon berkata pada Ronaldo jika ia bermain bagus, maka ia akan direkrut oleh tim asal kota Manchester itu. Sedikit terkejut, Ronaldo lalu terdiam dan menaruh satu target di kepalanya. Ia ingin tampil habis-habisan agar dilirik oleh pelatih setan merah saat itu, Sir Alex Ferguson.
Dengan jantung yang berdegup kencang, ia mulai memasuki lapangan. Perasaan minder sedikit mengganggunya. Di hadapannya, berjejer bintang-bintang dunia. Mulai dari Fabian Barthez, Ryan Giggs, Rio Ferdinand hingga Ruud van Nistelrooy.
Saat peluit mulai ditiup, Ronaldo langsung berlari kencang dan mencoba untuk mengambil bola yang terus bergulir. Setelah unjuk gigi dengan beberapa dribel dan step-over, Ronaldo akhirnya mendapat kesempatan pada menit ke-20. Pemuda 18 tahun itu melepas tembakan ke gawang Barthez. Namun sayang, usahanya mampu diredam kiper legenda Prancis itu.
Meski tak mencatatkan namanya di papan skor, Ronaldo mampu membawa Sporting menang dengan skor 3-1. Sampai peluit akhir dibunyikan, Fergie masuk ke lorong pemain. Ia menunggu Ronaldo beserta agennya lalu melakukan pembicaraan singkat.
Usai sedikit mengobrol, Fergie lalu kembali ke tim. Yang hanya dikepalanya saat itu hanyalah Ronaldo. Gaya tengil sekaligus bakat emas anak itu tak bisa lepas dari isi kepalanya.
Benar saja, dua hari kemudian semua pihak sepakat dengan biaya 12 juta paun. Ronaldo terbang ke Manchester dan melakukan sedikit persiapan untuk berlatih bersama skuat setan merah. Transfer Ronaldo diresmikan pada 12 Agustus 2003, namun ia baru diperkenalkan sehari setelahnya.
Tanpa embel-embel, pemuda kelahiran Madeira itu menyampaikan ambisinya untuk meraih sukses di Old Trafford.
Setelah resmi mendapat Ronaldo, Fergie mengungkap bahwa ia sudah sejak lama memantau pemuda berbakat itu. Menyusul desakan penggawa United, Sir Alex pun meresmikan transfer Ronaldo tanpa basa-basi. Ya, ketika itu Rio Ferdinand dan Nicky Butt memang membujuk Fergie untuk segera merampungkan transfer Ronaldo. Hal itu dilakukan karena setan merah sedang mencari pemain setelah menjual David Beckham ke Real Madrid.
Karena memiliki potensi dan tekad yang luar biasa, Ronaldo langsung unjuk gigi dihadapan 67 ribu fans setan merah yang datang ke Old Trafford.
Pada pertandingan pembuka Liga Primer Inggris melawan Bolton Wanderers, ia masuk pada menit ke-61 untuk menggantikan Nicky Butt. Dua puluh sembilan menit adalah waktu yang lebih dari cukup bagi Ronaldo untuk menunjukkan pengaruhnya di pertandingan tersebut.
Mengawali debut sedini itu di stadion Old Trafford yang penuh tekanan tentunya bukan hal mudah bagi siapapun. Akan tetapi, Ronaldo mampu menjawab kepercayaan pelatih. Beberapa pemain bintang yang menjadi saksi debut luar biasa Ronaldo adalah Philip Neville, Rio Ferdinand, Silvertre, Quinton Fortune, Scholes, Ryan Giggs, hingga Ruud van Nistelrooy.
Dengan United yang sudah terlebih dahulu unggul 1-0, Ronaldo masuk ke lapangan diiringi tepuk tangan meriah dari para penonton di Old Trafford. Debutnya kala itu sangat sensasional. Ia membuat kurang-lebih setengah jam pertandingan menjadi waktu yang sangat berharga bagi para penonton.
Pertandingan tersebut adalah debutnya bersama United. Debut seorang bocah Portugal berusia 18 tahun yang membuat seluruh dunia terkesima.
Didaulat menggunakan nomor punggung tujuh yang selama ini dikenal sebagai nomor keramat di Manchester United, Ronaldo sukses menjelma menjadi salah satu pemain bintang. Peraih gelar Balon d’Or 2008 itu berhasil mempersembahkan tiga titel Liga Primer, satu gelar Piala FA, dan satu gelar Liga Champions Eropa.
Meski meraih sukses di Negri Ratu Elizabeth, kiprah Ronaldo bersama Manchester United berakhir pada 2009. Ia ingin mencari tantangan baru dengan menerima tawaran dari Real Madrid.


