Dijamin Nggak Ngelawak Lagi, Maguire Harus Lakukan Ini!

spot_img

Senyum Harry Maguire pun mulai hilang ketika ia hanya duduk di bangku cadangan Manchester United. Yang tampak kini ekspresi yang menggambarkan beban berat dalam hidupnya. Permainan ngawurnya pun mulai menjalar ketika ia dipercaya Gareth Southgate untuk menjadi palang pintu Timnas Inggris kontra Jerman beberapa hari lalu. Padahal biasanya tidak begitu, performa Maguire di tim nasional biasanya tak seburuk itu.

Meski begitu, beberapa kolega Maguire masih mempercayainya. Contoh saja Southgate, yang masih yakin Maguire tetaplah jadi salah satu bek terbaik yang dimiliki United dan Timnas Inggris. Lantas, bagaimana cara agar Maguire kembali menjadi bek tengah yang disegani seperti sedia kala?

Performa Buruk Yang Terus Menghantui

Awal musim ini, Harry Maguire belum bisa menunjukkan impresi baik ke bos Manchester United, Erik ten Hag. Performa buruk Maguire di Manchester United sudah jadi bahaya laten. Tapi kalau menampilkan performa buruk di tim nasional? Itu suatu hal yang jarang dilakukan oleh Maguire. Dan kini itu terjadi.

Bek 29 tahun itu sama sekali tidak menunjukkan perbaikan performa di level internasional saat memperkuat Timnas Inggris. Di dua laga terakhir The Three Lions kontra Gli Azzurri dan Der Panzer, Maguire tampil bobrok dan membuat Inggris gagal melaju lebih jauh di ajang UEFA Nations League.

Sebelum itu, setelah mengalami dua kekalahan melawan Brighton dan Brentford di awal musim Liga Inggris, Maguire memang belum pernah menjadi starter lagi di lini bertahan MU. Entah memang performanya yang buruk atau hanya apes saja, persentase kemenangan United apabila Maguire bermain sejak menit awal di angka 0%. Itu didukung dengan kekalahan atas Real Sociedad di matchday pertama Europa League beberapa hari lalu.

Banyak pihak meyakini, Maguire yang sekarang udah kena mental duluan sehingga sulit untuk menemukan kembali penampilan terbaiknya, sebagaimana Maguire versi Leicester City atau versi ketika ia membawa The Three Lions menjadi runner-up Euro 2020 lalu.

Butuh Dukungan Rekan Satu Tim

Berkat performa buruk yang makin konsisten, Maguire kerap mendapat cemoohan dari penggemar Manchester United dan bahkan dari seluruh publik Inggris. Hal ini menimbulkan komentar dari salah satu legenda Manchester United, Jaap Stam. Ia menekankan pentingnya dukungan rekan satu tim agar Maguire bisa menjadi pemain yang lebih baik lagi di lapangan.

Menurut Stam, pasang surut performa di lapangan wajar terjadi, apalagi jika anda bermain di kompetisi yang mengharuskan para pemain tampil prima di setiap pertandingan. Sewaktu masih menjadi pemain Setan Merah, Stam mengaku bahwa ia juga pernah mengalami fase-fase sulit seperti yang dialami Maguire.

“Tentang apa yang dia (Maguire) hadapi saat ini, saya pikir peran rekan satu tim sangatlah penting. Mereka harus memberi tahu apa yang harus dia lakukan dan bagaimana cara bermain dengan baik,” ungkap bek berkepala plontos itu dikutip Manchester Evening News.

Stam juga menegaskan bahwa Maguire yang masih berstatus kapten tim harus menunjukan kewibawaannya. Ia harus menunjukan ke rekan-rekan satu tim bahwa ia masih menjadi salah satu yang terbaik di Inggris. Jika begitu, pasti rekan-rekan satu tim bakal mendukung Maguire untuk bangkit.

Latihan Lebih Keras

Nah, guna mendapatkan kembali respect dari para rekan satu tim di Manchester United. Maguire harus menunjukkannya di setiap sesi latihan. Ia harus berusaha dengan berlatih, bekerja, dan meningkatkan performanya lebih keras daripada hari-hari sebelumnya.

Maguire mungkin bisa mencontoh Cristiano Ronaldo muda sewaktu ia masih menjalani periode pertamanya bersama Manchester United. Ronaldo selalu datang lebih awal dan pulang paling terakhir untuk menambah porsi latihan.

Selain latihan fisik, Maguire juga harus melatih fokus dan membangun koneksi yang baik dengan bek-bek United lainnya. Karena tak bisa dipungkiri, kini Maguire hanya jadi pilihan ketiga di bawah Raphael Varane dan Lisandro Martinez. Membangun koneksi yang baik juga akan membantu Maguire untuk meningkatkan pemahaman strategi yang diusung oleh Ten Hag.

Tonton Video-video Lama Guna Membangkitkan Emosi Positif

Selain itu, tak ada salahnya untuk sesekali berkaca pada masa lalu. Maguire mungkin perlu rajin-rajin menonton video penampilan lawasnya sebagai bentuk refleksi diri. Dalam satu atau dua tahun terakhir, penampilannya di lapangan terbilang loyo, jauh dari kata ngotot dan bermental petarung sebagaimana atribut yang dibutuhkan untuk menjadi seorang bek Manchester United.

Semasa Maguire masih memperkuat Leicester, ia adalah sosok bek yang vokal. Permainannya tegas dan lugas saat berhadapan dengan siapa pun penyerang yang dimiliki tim lawan. Hal itu pula yang membuat Setan Merah rela menjadikan Maguire sebagai bek termahal dunia dengan nilai transfer 87 juta euro atau setara Rp1,3 triliun.

Sedangkan ketika ia bermain untuk United, ia dianggap tak memiliki emosi dan semangat yang sama seperti dulu. Hal ini diungkapkan oleh legenda Liverpool, Jamie Carragher. Dikutip dari Goal, Carragher mengungkapkan bahwa Maguire seperti tak bersemangat dalam menjalani setiap pertandingan. Passion-nya terhadap sepakbola dan Manchester United itu sendiri seperti sudah tak ada.

Carragher juga menekankan jika Maguire ingin kembali menjadi bek jempolan seperti sedia kala, ia harus kembali menjadi sosok yang garang, entah bersikap tegas terhadap rekan-rekan di sekelilingnya, atau juga saat bergumul dengan penyerang tim lawan.

Ambil Cuti Adalah Opsi

Rehat sejenak dari sepakbola? Itu bisa jadi opsi menarik bagi Harry Maguire. Bukan, ini bukan pensiun dari sepakbola ya. Tapi paling tidak, Maguire perlu mengambil cuti dari persepakbolaan duniawi, demi pemulihan psikisnya yang tampak sudah terluka cukup parah.

Namun, opsi ini mungkin agak beresiko. Jika ia memutuskan untuk menepi dari sepakbola sekarang, ia bakal absen dari Piala Dunia 2022 Qatar yang akan bergulir sekitar satu bulan lagi. Yaa, meski performanya belum stabil, tampaknya “Gerbang Selatan” akan tetap membawa bek berusia 29 tahun itu untuk terbang ke Qatar.

Toh, Maguire kini berstatus pemain pilihan ketiga di Manchester United era Erik ten Hag. Ia berada di bawah bayang-bayang duet Varane-Martinez. Jika rehat sejenak bisa membuatnya kembali menemukan mood terbaiknya, kenapa tidak?

Hengkang Dari United

Yang terakhir adalah hengkang dari United. Opsi ini barangkali jadi yang paling sulit terjadi dalam waktu dekat ini. Karena jika Maguire memutuskan hengkang dalam keadaan performa buruk seperti ini, ia diperkirakan bakal sepi peminat. Terlebih bandrolnya yang cukup mahal akan membuat klub-klub lain makin minder buat merekrutnya. Tapi, jika Maguire sudah tak sanggup lagi, opsi wild card ini bisa ia pakai.

Sah-sah saja Maguire masih menyimpan sikap optimisme bahwa karirnya bersama Man United akan kembali gemilang seiring waktu dan kepercayaan yang diberi Ten Hag. Namun, akan lebih baik bagi Maguire mencari lingkungan dan atmosfer baru dengan tekanan fans yang mungkin tidak sebesar di Old Trafford.

Dia harus mencari tim dan pelatih yang benar-benar masih menghargai kualitasnya. Barangkali Maguire bisa mempertimbangkan untuk terbang ke Yunani, untuk bergabung dengan PAOK FC.

https://youtu.be/0IOGtwX_DrA

Sumber Referensi: Goal, MEN, Bola, 90min

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru