Cuma 2 Klub dan Diakui FIFA, Mengenal Liga Terkecil di Dunia

spot_img

Manchester United, Real Madrid, Bayern Munchen, Woolpack Wanderers, dan Garrison Gunners berbagi tempat di museum FIFA di Zurich, Swiss. Tiga nama di depan tentu kamu akrab. Ketiganya berasal dari negara adidaya di Eropa. Klub yang semua orang tahu mereka adalah para juara Liga Champions dengan trofi yang tidak sedikit.

Lalu bagaimana dengan dua nama terakhir? Sebagian penggemar dunia kulit bundar barangkali belum mengetahui nama itu. Bahkan kamu mungkin termasuk yang baru mendengar ada klub bernama Woolpack Wanderers dan Garrison Gunners.

Sampai di sini perlu digaris bawahi dua klub itu bukan mitos. Bukan pula dongeng seperti di film-film fiksi ilmiah. Dua klub itu berasal dari liga terkecil di dunia, Isles of Scilly Football League. Pernah mendengar liga ini? Jika belum, tepat sekali karena kita akan berkenalan dengan liga terkecil di dunia tersebut.

Letak Kepulauan Scilly

Sebenarnya dari mana sih, Isles of Scilly Football League? Mengapa ia disebut sebagai liga terkecil di dunia? Sebelum sampai ke sana dan menemukan jawabannya, kita pelan-pelan mengenal lebih dulu letak liga yang satu ini.

Sesuai namanya, Isles of Scilly Football League berasal dari Kepulauan Scilly. Jika mengacu pada Wikipedia, Kepulauan Scilly letaknya di ujung barat daya Cornwall, Inggris. Untuk sampai ke sana kita harus menempuh jarak 28 mil dari Cornwall.

Kepulauan Scilly di dalamnya berisi pulau-pulau kecil. Ada lima pulau yang mendiami Kepulauan Scilly, yaitu St Mary’s, Tresco, St Martin’s, St Agnes, dan Bryher. Meski terdiri dari kepulauan, namun luas Kepulauan Scilly hanyalah 16,37 kilometer persegi. Bisa dibayangkan betapa kecilnya kepulauan ini?

Lantaran luasnya yang kecil, jumlah penduduk di Kepulauan Scilly juga tak banyak. Tercatat pada tahun 2021, populasi penduduknya 2.053 jiwa. Sulit terbayangkan, kepulauan yang jumlah penduduknya saja masih kalah jauh dari kapasitas Stadion Manahan itu bisa membuat liga sendiri. Tapi memang begitulah keadaannya.

Latar Belakang

Pada kenyataannya sepak bola telah dimainkan oleh masyarakat Kepulauan Scilly sejak Perang Dunia I. Sekitar tahun 1920-an, kepulauan yang satu ini bahkan sudah menggelar kompetisinya sendiri bernama Lyonnaise Inter-Islands Cup. Kompetisi ini mempertemukan pulau-pulau tadi.

Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah tim dari Kepulauan Scilly kian menyusut. Tahun 1950 hanya tersisa dua tim saja: Rangers dan Rovers. Kemudian pada tahun 1982, kedua tim ini bertransformasi dengan mengubah namanya menjadi Garrison Gunners dan Woolpack Wanderers.

Kedua tim itulah yang jadi cikal bakal hadirnya Isles of Scilly Football League. Sejak tahun 1982, kompetisi itu terus bergulir. Ia menjelma liga terkecil di dunia. Buku rekor dunia bahkan sudah mengakui Isles of Scilly Football League sebagai Liga Terkecil di Dunia.

Sistem Liga

Tidak hanya diakui oleh Guinness World Record sebagai liga terkecil di dunia, nyatanya Isles of Scilly Football League juga tergabung ke dalam asosiasi sepak bola Inggris atau FA. Isles of Scilly Football League juga telah diakui oleh FIFA.

Hal yang akhirnya bikin segala identitas yang berkaitan dengan liga tersebut bisa kita temukan di museum FIFA. Well, kedua tim yang berpartisipasi, baik Woolpack Wanderers maupun Garrison Gunners hanya berasal dari satu pulau saja, yaitu St Mary.

Dalam sistem liganya, kedua tim saling berhadapan satu sama lain setiap pekannya sebanyak 17 kali dalam semusim. Terlihat membosankan, ya? Tapi pada kenyataannya, itu sudah berlangsung kurang lebih selama 40 tahun lamanya. Bahkan di musim ini kabarnya liga ini masih bergulir.

Selain berkompetisi di level liganya, Woolpack dan Garrison juga bertarung di dua kompetisi tambahan lainnya, yaitu The Wholesalers Cup dan The Foredeck Cup dalam format dua leg. Keduanya juga menggelar Charity Shield atau semacam Community Shield di awal musim.

Disamping itu, setiap tahunnya juga ada tradisi Boxing Day yang merupakan pertandingan antara orang tua dan anak. Tujuannya untuk bersenang-senang saja. Oh ya, meski terdapat dua klub, tapi Kepulauan Scilly juga punya satu klub yang menyatukan dua klub itu.

Adalah St Mary’s FC. Tim inilah yang berkompetisi di level FA Inggris. Kabarnya kini berada di divisi lima Liga Inggris. Cukup unik, bukan?

Siapa yang Bermain?

Isles of Scilly Football League sangat konsisten dalam pemilihan pemain. Setidaknya ada 40 orang yang mampu dan tertarik bermain di liganya. Namun ya nggak semuanya bermain. Ada sistem yang diterapkan.

Masing-masing kapten akan bertemu di sebuah pub untuk menentukan siapa yang akan bermain. Nah, bukan pemain yang akan dibayar. Tapi pemain yang terpilih justru yang harus mengeluarkan biaya 40 pounds (Rp730 ribu) sebagai jaminan. Dari mana pemain tersebut?

Pemain-pemain itu berasal dari warga Kepulauan Scilly itu sendiri. Kebanyakan dari mereka adalah buruh kapal dan pelayan restoran. Semuanya mendapat kesempatan yang sama dengan syarat sudah berusia 14 tahun. Selain usia, kriteria untuk bisa jadi pemain cukup sederhana, yaitu bisa menendang bola.

Sama seperti liga-liga lainnya, walaupun pemilihan pemainnya seperti di taman bermain sekolah, Liga Scilly ini juga membuka jendela transfer. Tentu saja hanya dalam skala lokal. Tujuannya menjaga agar tetap kompetitif saat ada cedera maupun absen.

Pemain-pemain dari Kepulauan Scilly, terutama yang masih belia terkadang juga mendapatkan pelatihan dari klub Inggris. Plymouth Argyle kerap melatih pemain-pemain di sana. Maka dari itu, pemain-pemain dari Kepulauan Scilly juga punya kesempatan bermain di klub Liga Inggris.

Kompetitif dan Bersenang-Senang

Walaupun terkesan membosankan karena dua tim saja, tapi pengelola Isles of Scilly Football League mengaku bahwa liga ini memang kompetitif. Aroma persaingan selalu menyeruak. Kedua klubnya saling berkejaran merebut kemenangan dan trofi.

Para pemainnya juga mengejar catatan individu. Kendati aroma persaingan begitu ketat, tapi itu tidak menghilangkan tujuan digelarnya Isles of Scilly Football League, yaitu untuk bersenang-senang. Tujuan liga ini memang untuk melepas penat saja dan berbahagia bersama.

Jadi disamping timbul jiwa kompetitif, ada jalinan persahabatan di sana. Sebab yang bermain ya teman-teman sendiri. Bukan hanya bermain bersama. Para pemain bahkan menyiapkan kompetisi bersama-sama, seperti perawatan infrastruktur, membuat garis lapangan, menyiapkan jaring gawang, dan menutup lubang kelinci di lapangan.

Kendala dan Juara Terbanyak

Adapun gelaran Isles of Scilly Football League tak selamanya mulus. Sedikitnya penduduk Kepulauan Scilly membuat regenerasi terhambat. Mereka bahkan kesulitan untuk mencari pemain berusia 17 dan 18 tahun. Karena kebanyakan dari mereka memilih untuk menempuh studi.

Cuaca juga menjadi musuh. Jika tiba-tiba hujan, letak lapangan yang di atas bukit tidak akan bisa dipakai. Laga pun ditunda. Selain itu, meski termasuk liga terkecil, namun sudah menerapkan teknologi berupa VAR. Modern sekali bukan?

Liga ini pada tahun 2008 pernah mendapat kunjungan dari David Beckham, Steven Gerrard, dan Daniele de Rossi. Tentu saja untuk kepentingan iklan sebuah apparel. Sementara itu, Vodafone, yang pernah mensponsori MU juga jadi sponsor dalam liga ini.

Sejak tahun 2000, Garrison Gunners jadi yang paling mendominasi dengan 12 gelar liga, sedangkan lawannya, Woolpack Wanderers hanya meraih 7 gelar liga.

https://youtu.be/P4ExuXsPGgQ

Sumber: WorldSmallestLeague, FIFA, TheSportsMan, TheseFootballTimes, RSSSF, PanditFootball, SWNS, NYTimes, ThisIsScillyNews

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru