Gagal lagi, gagal lagi, begitulah kata Nasser Al Khelaifi pemilik PSG ketika melihat klubnya yang sudah bertabur bintang, tapi masih belum bisa berprestasi lebih. Klub yang baru saja bekerja sama dengan merek deterjen “So Klin” itu akhirnya dengan segala cara mempertahankan bintangnya Mbappe, demi rasa penasarannya terhadap gelar Liga Champions.
Klub sultan sih bebas-bebas aja mau berbuat seperti apa, asal bisa mengakalinya kenapa tidak? Akibatnya sekarang banyak pemain yang akan dilego musim depan. Sebagian besar pemain akan jadi korban bersih-bersih dari “uang minyak”. Termasuk pelatih dan direktur tekniknya, Pochettino dan Leonardo. Lantas siapa saja korbannya?
🔴🔵 Le PSG s’apprête à limoger Mauricio Pochettino dans les prochains jours.
Une réunion de plus est nécessaire pour prendre une décision officielle.
🔙 Elle aura lieu une fois Nasser Al Khelaifi de retour. Le départ de Leonardo sera annoncé prochainement. @FabrizioRomano pic.twitter.com/1jWkJNHipe
— Media Parisien (@MediaParisien) June 3, 2022
Daftar Isi
Idrissa Gueye
Gelandang pengangkut air asal Senegal, Idrissa Gueye akhir-akhir ini ramai dengan sikapnya yang menolak bermain memakai jersey “rainbow” sebagai simbol dari LGBT pada salah satu match di Ligue 1. Peristiwa yang menuai pro dan kontra itu akhirnya berimbas pada kesempatan bertahan yang kecil bagi Gueye di Paris musim depan.
🚨 Reports in France claim that Idrissa Gueye missed the PSG game because he refused to wear the rainbow flag on his kit, the symbol of the LGBTQ+ community. pic.twitter.com/qe1KYwylwt
— SPORTbible (@sportbible) May 16, 2022
Peran sebagai gelandang bertahan musim ini sebenarnya penting bagi Pochettino disamping Verratti maupun Wijnaldum. Namun, dengan kondisi Gueye yang memang sudah masuk list dari pemain PSG yang akan dibuang musim depan, mau tidak mau ia harus segera mencari pelabuhan baru.
Sebelumnya, gelandang yang sudah berusia 32 tahun itu datang ke PSG pada 2019 berkat Tuchel. Ia didatangkan dengan mahar 35 juta euro dari Everton.
Mauro Icardi
Pemain lain seperti Mauro Icardi yang selalu kepedean akan tetap tinggal di Paris mengingat kontraknya yang masih 2 tahun, tidak menutup kemungkinan akan menjadi korban. Tatkala Mbappe yang bertahan serta adanya Messi dan Neymar. Belum lagi jika kedatangan pemain baru. Praktis tempat bagi Icardi tak ada.
Pemain yang didatangkan dari Inter pada tahun 2020 dengan harga 56 juta euro itu juga kerap menghuni bangku cadangan. Ia hanya melesatkan 38 gol dan 10 assist selama berseragam PSG.
Ia juga kerap mempunyai masalah internal yang mengganggu performanya di tim. Dengan value yang masih besar, mungkin Icardi lebih cocok meninggalkan Paris dan bergabung ke tim lainnya yang bisa menjaminnya setiap pekan menjadi starter.
Mauro Icardi is set to leave Paris Saint-Germain this summer. 🇦🇷
However the striker refuses to leave PSG. There teams from France, Spain and Italy interested in him. [@Ekremkonur]#TheGoalpostNews #PSG #PSGlive #ParisSaintGermain #Icardi #MauroIcardi #Transfers #TransferNews pic.twitter.com/NaouR8yZOS
— The Goalpost (@TGoalpost) June 8, 2022
Leandro Paredes
Teman Icardi di Argentina, Leandro Paredes, seorang gelandang tengah yang dibeli dari Zenit pada tahun 2019 dengan mahar 44 juta euro itu kini tak lagi punya tempat di PSG kala Pochettino mungkin akan pergi. Pasalnya ia memilih bertahan di PSG sampai sekarang ini selain karena gaji, juga karena dilatih oleh Pochettino, pelatih yang satu negara dengannya. Dan mungkin kepindahannya nanti tergantung pelatih baru, akan pakai dia atau tidak.
🚨 Leandro Paredes wants to stay at PSG this summer because of his close relationship with Neymar and Leo Messi.
The Argentine midfielder is under contract until June 2023 and the French club want to sell him now.
(Source: @lequipe) pic.twitter.com/D2gQwP1l2l
— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) April 26, 2022
Yang jelas, Paredes dengan adanya Wijnaldum dan Verratti menjadi kalah saing dan lebih baik mencari klub lain yang bisa mengoptimalkan potensi dirinya seperti di Timnas Argentina. Posisi reguler penting bagi dirinya tatkala sedang bersaing mengisi satu pos gelandang di timnas Argentina untuk Piala Dunia.
Layvin Kurzawa
Bek kiri asal Prancis, Layvin Kurzawa kini tercampakkan nasibnya di PSG. Padahal awalnya ia andalan PSG sebagai bek kiri. Namun seiring berjalannya waktu, dengan klub yang membeli Juan Bernat, kemudian sekarang Nuno Mendes, praktis secara tidak langsung itu adalah simbol untuk menyingkirkan dirinya secara perlahan.
Bahkan musim ini ia hanya sekali dipakai oleh Pochettino di partai final Piala Prancis. Itupun cuma 10 menit ia bermain. Ia adalah salah satu senior yang tersisa di PSG sejak 2015 yang dibeli dari Monaco oleh pelatih Laurent Blanc.
La saison de Layvin Kurzawa au PSG :
– 0 match
– 0 but
– 0 passe décisive– 0 faute
– 0 duel gagné
– 0 récupération
– 0 dribble réussi
– 0 perte de balle5 millions d’euros. pic.twitter.com/g6BVBd3aTj
— L’EUROPE DES 5 ⚽️⚽️ (@ndiayefallou44) June 6, 2022
Ander Herrera
Gelandang Spanyol, Ander Herrera juga besar kemungkinan meninggalkan Paris musim ini. Usianya yang tak muda lagi, membuat Herrera tak lagi dibutuhkan PSG dalam rencana jangka panjangnya. Ia total bermain 28 pertandingan di semua kompetisi musim ini bersama PSG dengan 4 gol dan 2 assist. Performanya pun tak seperti dulu lagi ketika di Bilbao maupun MU.
Kini ia sudah harus segera mencari pelabuhan baru. Kembali ke Spanyol dengan klub lamanya Bilbao menjadi opsi terbaik. Dia juga adalah salah satu transfer list yang akan dijual klub menurut L’equipe berkat kedatangan direktur teknik yang baru Luis Campos.
🔴 | Ander Herrera 🇪🇸 pourrait faire son retour à l’Athletic Bilbao !
➡️Tout indique qu’au cours des prochaines semaines le #PSG va procéder à un dégraissage et le joueur sera inclus dans les ventes souhaitées par le club.
📲@La_SER pic.twitter.com/llntqLDxHw
— Canal Supporters (@CanalSupporters) June 3, 2022
Thilo Kehrer
Begitupun dengan nasib bek sayap asal Jerman, Thilo Kehrer yang masuk dalam list penjualan PSG musim depan. Kehrer adalah pembelian Tuchel di tahun 2018. Ketika itu ia dibeli dari Schalke 04 seharga 42 juta euro.
Posisinya yang lebih menjadi bek sayap kanan mau tidak mau sekarang harus rela tergeser oleh kedatangan Achraf Hakimi. Meskipun secara posisi dia multifungsi, bisa ditaruh di bek kiri maupun tengah.
Profilnya yang tak populer serta performanya yang tak begitu istimewa membuat kans untuk bertahan di PSG kecil. Usianya yang masih muda 25 tahun memudahkannya mencari klub lain yang mau menampung. Kontraknya di PSG juga tersisa 1 tahun dan kemungkinan tak memperpanjangnya. PSG harus melepasnya sekarang, kalau tidak, musim depan akan berstatus free transfer.
Report: Thilo Kehrer Has No Plans of Extending His Contract with PSG https://t.co/H8VMqgC69A
— PSG Talk (@PSGTalk) March 28, 2022
Julian Draxler
Rekan Kehrer sesama Jerman, Julian Draxler juga masuk daftar list pemain PSG yang akan dibuang musim depan. Draxler sudah cukup lama berada di PSG sebagai ban serep pemain pemain bintang yang datang dan pergi di Paris. Gelandang serang Jerman itu di transfer PSG di jaman pelatih Unai Emery tahun 2017 ketika ia moncer bersama Wolfsburg.
Lima tahun sudah Draxler berada di Paris. Selama ini ia sudah tampil 198 pertandingan dengan total 26 gol dan 41 assist. Namun, sebagian besar karirnya di PSG dihabiskan menjadi pemain pelapis.
Kini di usianya yang masih 28 tahun semestinya ia mudah mendapatkan klub baru. Ia sudah ingin pergi dari Paris dan menentukan masa depannya, baik itu menerima tawaran klub besar lain maupun kembali ke kampung halamannya di Jerman.
Julian Draxler encabeza la lista de jugadores que podrían salir del PSG en este verano ⚽🔥💶 https://t.co/mWD9IgXTo6
— AS México (@ASMexico) June 8, 2022
Pablo Sarabia
Pablo Sarabia, sayap serang PSG asal Spanyol yang musim lalu tak terpakai dan dipinjamkan ke Sporting CP juga adalah salah satu nama yang akan dicoret PSG musim depan. Buntut peminjamannya musim lalu membuktikan bahwa dirinya sudah tak dibutuhkan lagi kehadirannya di PSG.
Sarabia datang ke PSG pada zaman pelatih Tuchel. Ia dibeli dari Sevilla seharga 20 juta euro. Kedekatan pria Spanyol berusia 30 tahun itu dengan klub-klub Spanyol macam Atletico Madrid maupun klub lamanya, Sevilla menjadi opsi terbaik untuk kepindahannya dari Paris.
Pablo Sarabia🇪🇸 dans le viseur de l’Atlético de Madrid
➡️https://t.co/5MBW1In6mo#TeamPSG #PSG #MercatoPSG pic.twitter.com/PbiEksQ9Vt
— Canal Supporters (@CanalSupporters) June 7, 2022
Neymar dan Ramos
Dan yang terakhir yang ramai menjadi bahan pembicaraan akhir-akhir ini adalah munculnya nama Ramos dan Neymar di list para pemain yang mungkin akan dilepeh PSG musim depan, kok bisa? Untuk Ramos, bisa jadi lantaran faktor gangguan cederanya yang berlarut-larut yang mengakibatkan Ramos kurang berkontribusi musim ini bagi PSG.
PSG have reportedly given Sergio Ramos the permission to leave the club in the summer! 😳#SergioRamos #Ramos #PSG pic.twitter.com/A0NLFNHrzm
— Sportskeeda Football (@skworldfootball) April 20, 2022
Namun untuk Neymar, ini mungkin karena faktor perpanjangan kontrak dari Mbappe. Neymar baru-baru ini telah dipersilakan PSG meninggalkan Paris jika ada tawaran yang pas untuknya. Pasalnya, tawaran itu mungkin akan susah datang mengingat harga dan gajinya yang masih selangit. Praktis mungkin hanya City, Newcastle, Chelsea maupun Munchen yang sanggup bayar Neymar.
Neymar given Newcastle transfer advice as two options emerge amid PSG exit rumourshttps://t.co/DBcqlE4xR5 pic.twitter.com/0sbIq51QGS
— Express Sport (@DExpress_Sport) June 2, 2022
Untuk dua superstar ini mungkin masih menjadi teka-teki apakah benar mereka berdua hengkang musim depan? Hal itu mesti menunggu pelatih baru dulu musim depan. Siapa pelatih yang akan datang ke Paris. Jika jadi menunjuk Zidane atau Mourinho, dengan keyakinan besar mereka tak akan dilepas. Namun sekali lagi ini adalah klub sultan yang bisa semaunya memperlakukan pemain, meskipun itu bintang sekalipun.
https://youtu.be/7dRS7wer5ak
Sumber Referensi : sportskeeda, express, footballespana, transfermarket


