Baru Sebentar Menjabat, Ini Gebrakan Hebat Erick Thohir untuk PSSI

spot_img

Mungkin betul kata orang, federasi sepak bola Indonesia atau PSSI hanya butuh orang yang mengerti sepak bola. Maka, ketika Erick Thohir, mantan presiden Inter Milan itu terpilih sebagai Ketum PSSI , semua menyambutnya dengan suka cita.

Erick Thohir laiknya nabi yang akan menerangi PSSI yang sunyi, gelap, mencekam, dan diselimuti hawa jahat. Belum genap satu semester menjabat Ketum PSSI, sudah banyak gebrakan yang ditorehkan pria yang satu ini. Di tengah kesibukannya mengurus kementeriannya yang tak jarang juga bermasalah, Erick memunculkan ide-ide brilian demi mengembalikan martabat PSSI.

Nah, berikut ini adalah deretan inovasi-inovasi hebat Erick Thohir, Ketum PSSI kebanggaan kita semua. Buat yang mengikuti Timnas Indonesia, eh, maksudnya sepak bola Indonesia, wajib tahu, nih.

FIFA Matchday Lawan Argentina dan Palestina

Mari kita mulai dari yang paling mengejutkan dari semua gebrakan itu. Adalah upaya Erick Thohir mendatangkan sang juara dunia, Argentina ke Indonesia. Tak sepele, Argentina datang ke Indonesia bukan hanya untuk jumpa fans atau sekadar menggelar fun football. Pasukan Lionel Scaloni sengaja diundang ke Indonesia untuk melakoni laga FIFA Matchday.

Sekali lagi harus ditegaskan, laga menghadapi Timnas Argentina nanti adalah FIFA Matchday. Yang mana hasilnya bisa jadi akan mempengaruhi peringkat Timnas Indonesia. Upaya mendatangkan Albiceleste merupakan gebrakan yang luar biasa. Seumur-umur rakyat Indonesia belum pernah melihat Lionel Messi menginjakkan kakinya di rumput Gelora Bung Karno.

Sebab, Indonesia dan Argentina punya level sepak bola yang berbeda. Argentina, yang baru saja mengangkat Piala Dunia itu berada di peringkat satu dunia. Sementara, Indonesia yang istiqomah menjadi runner-up itu berada di peringkat 149 dunia. Jadi, wajar kalau menghadapi Albiceleste terasa seperti bunga tidur saja.

Namun, Erick mewujudkan bunga tidur tersebut. Lewat koneksi dan pengalamannya, Erick memastikan laga Timnas Indonesia vs Argentina tak sekadar angan. Selain Argentina, di FIFA Matchday Bulan Juni, Indonesia juga akan melawan tim peringkat 93 FIFA, Palestina.

Menggelar laga FIFA Matchday dengan dua negara itu juga memperlihatkan bahwa Erick mendukung Shin Tae-yong. Pelatih yang juga membintangi sejumlah iklan itu, pernah meminta agar Timnas Indonesia melawan tim peringkat 100 besar FIFA. Puji Tuhan itu terwujud.

Audit Keuangan PSSI

Kemudian gebrakan mengejutkan dari Erick Thohir adalah melakukan audit keuangan PSSI dari era kepengurusan sebelum-sebelumnya. Ini merupakan langkah yang sangat langka. Pada Bulan April 2023 lalu, dilansir Media Indonesia, Erick sudah meminta organisasi yang dipimpinnya itu membeberkan semua data keuangan.

Erick juga meminta auditor firma keuangan, Ernst & Young untuk menyidak kantor PSSI. Ketum PSSI bersama Ernst & Young mulai melakukan penjajakan rencana audit forensik atas keuangan PSSI. Menurut Erick, seperti dikutip Media Indonesia, ini bukti keseriusannya melakukan bersih-bersih di tubuh PSSI dan liga.

Dilansir situs resmi PSSI, per Mei 2023, audit sedang dalam proses. Salah satu hasilnya, ditemukan bahwa pada periode 2017-2019 atau di era kepemimpinan Edy Rahmayadi tidak ada sama sekali catatan pembukuannya. Sesuatu yang sebetulnya tak terlalu mengejutkan.

Well, audit yang dicanangkan Erick bukan untuk pertama kalinya di PSSI. Tahun 2011, Djohar Arifin Husin pernah meminta firma Deloitte untuk melakukan audit ke PT Liga Indonesia dan Badan Liga Indonesia. Sayangnya langkah audit ini justru melahirkan dualisme di tubuh PSSI. Semoga saja di era Erick tidak begitu.

Kerja sama dengan Jepang

Erick Thohir serius betul membenahi sepak bola Indonesia, terutama supaya Timnas Indonesia menjadi lebih baik. Baru sebentar menjabat, ia sudah berani melakukan kerja sama dengan salah satu kekuatan di Asia, yaitu Jepang. Bulan Mei lalu, PSSI telah menjalin kesepakatan dengan Federasi Sepak bola Jepang atau JFA.

Ada tiga poin kerja sama tersebut. Pertama, soal tim nasional putri. Kedua, benchmarking liga Indonesia. Dan yang ketiga, kerja sama perihal perwasitan. Terkait bagaimana kerja sama tersebut secara lebih dalam, kamu bisa menonton video Starting Eleven sebelumnya.

Ini bukan pertama kalinya PSSI bekerja sama dengan Jepang. Tahun 2017, perwakilan PSSI, Joko Driyono dan Sekjen PSSI, Ratu Tisha juga pernah menjalin kerja sama dengan Jepang. Dalam salah satu poinnya waktu itu juga soal pengembangan wasit.

Berantas Mafia Bola

Niat Erick Thohir bersih-bersih juga berkaitan dengan mafia bola. Erick mengambil langkah memberantas mafia bola. Untuk itu, ia menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian dan pemerintah, dalam hal ini melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga. Tentu saja, ini sama sekali bukan kebijakan baru. Namun, alih-alih diberantas, mafia bola justru makin banyak seperti debit air di Sungai Brantas.

Dilansir Kompas, Erick mengamini hal itu. Ia tahu kasus match fixing terlanjur berlarut-larut hingga mencoreng nama baik sepak bola Indonesia. Maka dari itu, ia tak ingin mafia bola dipelihara. 

Demi memberantas mafia bola, Erick merencanakan hukuman seumur hidup bagi para pelaku pengaturan skor, entah itu pemain, pelatih, hingga pengurus PSSI andai terbukti bersalah. Ia juga akan mengoptimalkan perangkat pertandingan. Erick ingin memperbaiki kesejahteraan wasit.

Kebijakan Timnas Indonesia

Erick Thohir menaruh perhatian khusus untuk Timnas Indonesia. Ia merasa ngenes melihat Timnas Indonesia yang kering prestasi. Makanya, Erick mengambil beberapa kebijakan demi peningkatan kualitas Timnas Indonesia. Maka, Erick membentuk Badan Tim Nasional (BTN).

Eh, lebih tepatnya bukan membentuk, melainkan menghidupkan kembali. Badan Tim Nasional ini sejatinya sudah terbentuk sejak 2013 dan menjadi bagian dari program PSSI. Namun, tidak aktif pada 2015. Erick menghidupkan lagi Badan Tim Nasional tujuannya agar Timnas Indonesia berpartisipasi di Piala Dunia 2038.

Selain itu, demi Timnas Indonesia, Erick Thohir juga menegaskan bahwa klub harus melepas pemainnya jika diminta timnas. Dilansir Detik, jadwal timnas dan liga sudah ditentukan. Jadi, lagu lama bentrokan jadwal timnas dan liga, harusnya tidak ada lagi. Klub wajib melepas pemainnya.

Erick juga kabarnya akan menindak klub yang ngeyel. Selain itu, Erick juga mengembangkan infrastruktur untuk Timnas Indonesia, salah satunya kamp latihan. Kebijakan naturalisasi dengan mencari pemain keturunan juga makin gencar.

Pertandingan Timnas Indonesia juga nantinya tidak cuma berfokus di Jakarta. PSSI akan mencari venue di kota selain Jakarta. Hal itu akan segera terwujud. FIFA Matchday melawan Palestina akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Kebijakan Baru Liga 1

Terakhir adalah terkait kebijakan baru Liga 1. Ada gebrakan menarik dari PSSI dan PT LIB soal ini. Dilansir Bola, klub-klub di Liga 1 nantinya wajib menurunkan pemain U-23 minimal satu sebagai starter. Per tim wajib merekrut paling sedikit tiga pemain U-23. Selain itu, kini per klub diizinkan untuk memiliki enam pemain asing.

Rinciannya, lima di antaranya bebas dari negara mana pun dan satu wajib dari Asia. Erick Thohir juga sudah menyiapkan anggaran untuk pengadaan VAR di Liga 1 musim depan. Di samping hal-hal tadi, ada satu yang paling mengejutkan. Pada liga yang akan bergulir nanti, Erick Thohir bersama PT LIB mengeluarkan larangan suporter hadir di laga tandang.

Misalnya, suporter Persik Kediri tidak boleh hadir ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api ketika awayday melawan Persib Bandung. Dilansir Republika, Erick mengatakan, larangan ini disepakati karena sepak bola dalam negeri tengah dalam masa transisi setelah terjadinya tragedi Kanjuruhan. Benarkah berkaitan?

Padahal Mahfud MD saja mengatakan bahwa tragedi itu bukanlah bentrok antarsuporter. Lagi pula, memang sudah ada kesepakatan bahwa suporter Persebaya tidak boleh menonton di Kanjuruhan. 
Akhirul kalam, itulah tadi gebrakan hebat Erick Thohir. Menurut football lovers, sepak bola Indonesia bakalan maju nggak nih di tangan mantan Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin?

Sumber: Bolacom, Kompas, Detik, PSSI, Republika, HarianHaluan, PanditFootball

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rp109,000Rp125,000
Obral!
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rp109,000Rp120,000

Artikel Terbaru