Playmaker internasional asal Jerman, Mesut Ozil telah resmi meninggalkan Arsenal dan bergabung dengan Fenerbahce pekan lalu. Kontrak Ozil bersama Arsenal sebenarnya berakhir pada akhir musim ini. Namun, tim Meriam London sepakat memutus kontrak Ozil enam bulan lebih awal.
Karir Ozil bersama Arsenal memang berjalan kurang menyenangkan. Pasalnya, pada paruh pertama musim ini ia tak masuk skuad The Gunners dalam ajang Premier League dan Liga Europa. Untuk itu Ozil memilih pergi dari Emirates dan bergabung ke Fenerbahce.
Di klub tersebut, Ozil dikontrak Fenerbahce selama 3,5 tahun dan akan memperoleh gaji sebesar 3 juta euro ( setara 51 miliar rupiah) setahun. Jumlah yang relatif sedikit karena sebelumnya Ozil mendapat gaji tahunan sebesar 16 juta euro (sekitar 272 miliar rupiah) dari Arsenal.
Pada perkenalannya bersama Fenerbahce, Ozil mengungkapkan bahwa ia akan menggunakan nomor punggung 67. Bahkan sebelumnya, Ozil telah mengisyaratkan melalui sebuah tweet di akun twitter pribadinya. Disini, Ozil mencuit angka 67 disertai emoticon hati berwarna merah.
Keputusan Ozil memilih nomor 67 membuat banyak pihak bertanya-tanya. Pasalnya, Ozil selalu identik dengan nomor punggung 10 atau 11.
Pemilihan nomor punggung 67 di Fenerbahce bukannya tanpa alasan. Ozil punya alasan khusus mengapa memilih memakai nomor punggung tersebut.
Selain karena nomor punggung 10 dan 11 di Fenerbahce sudah dipakai oleh Mbwana Samatta dan Diego Perotti, keputusan Ozil memilih nomor 67 lebih karena kecintaannya pada keluarga.
Ozil memilih nomor itu untuk memberikan penghargaan kepada kampung halaman keluarganya di Turki. Keluarga Ozil berasal dari Hiziroglu, Zonguldak di Turki. Hiziroglu adalah desa di distrik yang memiliki kode pos 67802. Ozil yang lahir di Gelsenkirchen, Jerman, dan generasi ketiga pemain berdarah Turki-Jerman memilih dua angka depan dari kode pos itu.
Karena pengaruh keluarganya pulalah, Ozil tumbuh besar menjadi pendukung Fenerbahce dan mengidolakan legenda Fenerbahce, Ridvan Dilmen.
Dengan nomor barunya tersebut, Ozil kini siap membela panji Fenerbahce. Bagi Ozil, bermain di Fenerbahce adalah mimpi yang berhasil terwujud. “Saya sangat senang karena saya selalu menjadi penggemar berat Fenerbahce. Impian saya akhirnya terwujud,” kata Ozil.
Meskipun angka 67 tergolong sebagai nomor besar di sepakbola, akan tetapi, nomor tersebut bukanlah yang tertinggi di skuad Fenerbahce, sebab masih ada No. 71 milik İsmail Yuksek, No. 77 Gokhan Gonul, No. 88 Caner Erkin dan No. 99 Kemal Ademi yang semuanya memiliki angka yang lebih besar.
Sumber Referensi : The sun, Goal, Transfermarkt


