Arda Turan pernah dianggap sebagai pemain terbaik Turki pada masanya. Pada masa keemasannya, Turan merupakan salah satu elemen penting dalam mesin diesel yang dioperasikan Diego Simeone di Atletico Madrid. Ia total mencetak 13 gol dalam 127 penampilan selama empat musim berkarier di Vicente Calderon.
Sayangnya, belakangan berita kelam kerap menghiasi Turan.
Ia menutup kariernya di Atletico dengan insiden yang membuat Spanyol geger. Berlaga di perempat final Copa del Rey kontra Barcelona, pikiran Turan sedang berada dalam mode galak.
Sepatu Turan terlepas setelah mendapat tekel. Sang wasit, sayangnya, tak memberinya pelanggaran. Murka tak digubris wasit, Turan mengambil sepatunya, lantas melemparkannya ke arah asisten wasit. Turan cukup beruntung karena wasit cuma memberinya kartu kuning, serta terhindar dari sanksi apa pun walaupun melakukan aksi yang kelewat batas tersebut.
Turan pun hengkang ke klub impiannya, Barcelona, pada musim panas 2015. Karena waktu itu Blaugrana sedang menjalani hukuman embargo transfer, Turan baru bisa didaftarkan pada Januari 2016. Ia mengakhiri musim itu dengan catatan 18 pertandingan. Jumlah penampilan tersebut nyatanya tak bertambah dalam 12 bulan berikutnya, yakni pada musim 2016/17.
Pada akhir musim itu pula ia terlibat insiden, yang kali ini tampak lebih mengerikan. Pada Juni 2017, usai membela timnas Turki, ia dilaporkan menyerang seorang jurnalis senior. Pada 5 Juni sebelum pesawatnya lepas landas, Turan mendatangi jurnalis berusia 70 tahun bernama Bilal Mese, yang beberapa saat sebelumnya menulis tentang problem seputar bonus bagi para pemain Turki. Ia meneriaki Bilal dengan kata-kata kasar, lantas mencekik leher sang wartawan. Ia bisa saja memukuli pria yang sudah sepuh itu sebelum Burak Yilmaz dan Caner Erkin mencegahnya.
Karier Turan setelah itu praktis berjalan mundur. Ia sama sekali tak bermain bagi Barcelona pada musim 2017/18. Ernesto Valverde tak lagi menganggapnya sebagai pemain tim utama. Ia lantas dipinjamkan ke Istanbul Basaksehir pad Januari 2018. Ulahnya ternyata masih berlanjut.
Pada 4 Mei 2018, saat timnya menghadapi Sivasspor, Turan kembali naik darah. Kecewa pada hakim garis karena tak memberinya pelanggaran, Turan mendatangi sang hakim garis, menngkonfrontasinya tepat di depan muka, lantas mendorong sang pengadil dengan kedua tangannya. Kartu merah ia pun ia dapatkan. Seusai laga, ia mendapat hukuman skorsing 16 laga dari federasi sepak bola Turki. Ia pun terpaksa absen hingga nyaris separuh jadwal musim ini.
Psikologis Turan mungkin oleng. Ia kembali menimbulkan kontroversi, yang kali ini bahkan terjadi di luar lapangan dan melibatkan senjata api. Seperti yang dilansir Marca, Turan terlibat sebuah keributan di klub malam pada Oktober 2018.
Seperti dilaporkan media-media Turki, Turan mendekati dan menggoda Ozlem Ada, istri seorang penyanyi tenar Turki, Berkay Sahin. “Kamu sungguh cantik. Jika kamu belum menikah kamu tak akan bisa lepas dariku,” tutur Sahin tentang apa yang dikatakan Turan. Sahin lalu menantang Turan, yang membuat Turan naik pitam dan balik memukuli. Sahin mengalami cedera hidung, yang menyebabkan dirinya dan sang istri harus dilarikan ke rumah sakit.
Turan memutuskan mengunjungi Sahin di rumah sakit untuk memohon maaf. Dalam permohonannya itu, Turan nyatanya tak berpikiran jernih. Ia membawa senjata api, menyerahkannya pada Sahin, lantas berkata, “Jika kau merasa aku menggoda istrimu, silakan tembak aku.”
Sahin yang terkejut lantas mengamankan pistol itu, yang langsung direbut Turan. Turan yang frustasi lalu menembakkan senjata tersebut ke lantai, yang tentu saja membuat seisi rumah sakit panik.
Sementara Sahin mendapat dakwaan karena menghina Turan, nasib Turan sedikit lebih buruk. Ia didakwa tentang kepemilikan senjata api ilegal dan kesalahan membawa senjata api ke tempat umum. Turan bisa mendapat hukuman kurungan selama 15 tahun penjara jika pengadilan memvonisnya bersalah.
Kita masih belum tahu ujung karier Arda Turan. Yang jelas, Barcelona terlihat sudah mencampakkannya. Ia dipinjamkan ke Istanbul selama dua setengah musim, yang membuatnya tak akan kembali ke Camp Nou…


