Barcelona tampil buruk di musim 2019/20. Tak ada satupun trofi yang berhasil mereka bawa pulang. Di ajang La Liga mereka harus mengakui kehebatan Real Madrid yang sukses keluar sebagai jawara, sedangkan El Barca hanya duduk di peringkat kedua. Sementara di Copa Del Rey, Los Cules hanya sampai babak perempat final usai disingkirkan Athletic Bilbao.
Yang lebih menyakitkan lagi, mereka juga tersingkir di kompetisi satu-satunya yang masih mereka ikuti, yakni Liga Champions. Dalam kompetisi paling bergengsi antar klub terbaik eropa itu, Barcelona dipermalukan raksasa Bundesliga, Bayern Munchen di babak perempat final. Tak tanggung-tanggung, Die Roten melibas Barca dengan skor mencolok 8-2.
Kondisi internal di tubuh Barcelona pun langsung ambyar usai pertandingan tersebut. Beberapa hari usai laga, pelatih Quique Setien dipecat oleh manajemen Blaugrana. Tak hanya Setien, Barcelona setelah itu juga memecat direktur olahraga Eric Abidal.
Tak hanya berdampak pada kondisi internal klub, kekalahan telak dari Bayern ternyata juga berdampak pada salah satu bintang mereka, Lionel Messi. Menurut laporan wartawan TV Brasil Esporte Interativo, Marcelo Behrer, Messi sudah mendatangi presiden klub Josep Bartomeu tak lama setelah laga kontra Bayern. Messi berkata mau meninggalkan klub lebih cepat dari kontraknya yang baru habis 2021. Messi ingin mencari suasana baru sebelum karirnya habis dalam beberapa tahun lagi.
Rumor ingin hengkangnya Messi dari Barcelona sebenarnya sudah merebak sejak beberapa bulan lalu. Pemain berpaspor Argentina itu pasalnya tak puas dengan kinerja manajemen Blaugrana, utamanya perihal transfer pemain. Messi sejatinya masih sangat kecewa dengan dijualnya Neymar ke PSG pada musim panas 2017.
Selain itu, pada musim ini, Messi juga terlibat masalah dengan orang-orang di Barcelona. Ia pernah bertengkar dengan Direktur Olahraga Barcelona, Eric Abidal serta sempat menjalin hubungan yang tak harmonis dengan Quique Setien.
Kontrak Messi sendiri di Barcelona akan berakhir pada Juni 2021. Hingga kini, pengoleksi enam gelar Ballon d’Or itu belum memperpanjang kontraknya. Tarik ulur terjadi dalam proses perpanjangan kontrak Messi. Masalah Messi belum memperpanjang kontraknya di Barca pun semakin menguatkan rumor kepergian dirinya dari Camp Nou.
Meski pernah berikrar untuk pensiun di Barcelona, bukan tidak mungkin Messi memutuskan untuk pergi pada bursa transfer musim panas 2020 ini. Ambisi Messi yang masih cukup besar untuk meraih gelar juara memang bakal sulit terwujud jika melihat performa buruk Blaugrana saat ini.
Jika benar Messi telah muak dan meminta meninggalkan Barcelona, yang menjadi pertanyaan selanjutnya ialah kemana La Pulga ingin pergi. Beberapa tim dikabarkan ingin merekrut Messi. Satu tim yang santer dikait-kaitkan dengan Messi adalah Inter Milan. Namun, sampai sejauh ini, belum ada langkah kongkrit yang dilakukan oleh klub asal Italia tersebut.
Walaupun dikabarkan ingin hengkang dan sudah banyak klub yang menanti, keinginan Messi untuk pergi mendapat tentangan dari Presiden Barcelona Josep Bartomeu. Bartomeu mengatakan bahwa Messi akan tetap memperkuat Barcelona. Messi akan menjadi tumpuan tim yang dilatih oleh Ronald Koeman musim depan.
Namun, beberapa hari setelah Bartomeu menegaskan bahwa Messi bakal dipertahankan oleh Barcelona. Muncul kabar lagi terkait keinginan Messi untuk meninggalkan Camp Nou. Hal itu terjadi setelah La Pulga bertemu dengan pelatih anyar Ronald Koeman.
Dalam pertemuan itu, Messi mengaku tak lagi kerasan membela El Barca, klub yang sejak tahun 2000 dibela pemain berusia 33 tahun tersebut. Meski mengaku ingin hengkang, Messi sendiri paham bahwa dia menghadapi situasi sulit untuk meninggalkan Barcelona saat ini. Selain masih punya kontrak sampai 2021, Messi juga belum tentu mudah mendapatkan klub baru yang mau membayar gaji dan harga transfernya yang tinggi.
Messi memperkuat tim utama Barcelona sejak 2004. Selama periode 16 musim bersama klub Catalan, La Pulga mencetak 634 gol dalam 731 penampilan di semua kompetisi dan meraih 33 trofi domestik maupun internasional buat Barcelona.


