Begini Dampak Bermain Bola Di Kala Hujan

spot_img

Bermain bola di kala hujan tentu akan mengingatkan kita semua tentang masa kecil dulu, dimana keseruan tercipta dengan begitu luar biasa. Bermain bola di kala hujan memang menambah keseruan dan kegembiraan anak-anak. Namun jika bicara tentang pertandingan profesional, apakah itu akan tetap memberikan kebahagiaan yang sama?

Sebelum membahas lebih dalam tentang dampak bermain bola di kala hujan, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu tentang bagaimana cuaca bisa berpengaruh terhadap sebuah pertandingan sepakbola. Cuaca memang sangat berpengaruh pada pertandingan sepakbola. Ketika sebuah pertandingan dimainkan pada cuaca cerah dan stabil, maka laga tersebut akan berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Namun bila ada perubahan cuaca, maka seperti yang sudah dijelaskan, ini akan sangat berpengaruh pada jalannya pertandingan.

Sulit bagi pemain untuk tampil dalam sebuah pertandingan yang dimana itu turun salju. Pasalnya selain suhu yang dingin, bola yang dimainkan juga tak jarang sulit untuk terlihat. Atau ketika cuaca terlalu panas, ini juga bisa mengganggu jalannya pertandingan, karena akan berdampak pada kondisi setiap pemain yang tentu akan lebih cepat lelah dan kehausan. Lalu ketika hujan, maka hal ini juga sangat berpengaruh bagi kesebelasan yang akan bertanding.

Sebagai contoh pertandingan antara Manchester City melawan Borussia Monchengladbach pada ajang Liga Champions di tahun 2016 silam sampai harus dibatalkan karena cuaca yang sangat buruk. Ketika itu terjadi hujan yang sangat lebat di kota Manchester hingga membuat kondisi lapangan tidak memungkinkan untuk dipakai bertanding.

Dalam sebuah penelitian memang membuktikan bahwa hujan bisa sangat berdampak pada pertandingan sepakbola. Permukaan bola yang basah akan membuat bola sulit terpantul. Selain itu, hujan yang tak jarang membuat kondisi lapangan becek juga mempersulit pemain untuk menggiring bola.

Segala hal tersebut akan berujung pada sulitnya setiap pemain untuk mencetak gol.

Selain itu, hujan juga ternyata akan membuat pergerakan pemain semakin terbatas. Kondisi hujan yang membuat para pemain kebasahan akan membatasi pergerakan mereka, yang mana itu memang sengaja dilakukan untuk mengurangi resiko cedera. Tentu, hal tersebut akan sangat berpengaruh pada permainan setiap pemain.

Menurut laporan British Weather Service, umumnya cuaca dan temperatur bisa memengaruhi pertandingan sepakbola.

Bila dilihat dari sisi kesehatan pemain yang melakukan pertandingan di kala hujan memang tidak bisa dikatakan berdampak secara langsung. Situs klikdokter menjelaskan bila hujan tidak bisa dijadikan alasan ketika seseorang terkena penyakit. Anggapan yang menyebut tentang bermain bola di kala hujan akan membuat paru-paru bermasalah juga tidak dibenarkan oleh situs tersebut.

Namun begitu, dokter Sara Elise Wijono menyarankan untuk tidak berolahraga, bermain bola khususnya, ketika hujan.

“Tidak, olahraga hujan-hujanan tidak bikin infeksi atau gangguan di paru. Harus ada penyebab seperti bakteri atau virus untuk dapat memicu penyakit tersebut. Hujan sendiri tidak menyebabkan penyakit. Namun, aku menyarankan lebih baik untuk tidak berolahraga sambil hujan-hujanan,” kata dr. Sara Elise Wijono, MRes (via klikdokter)

Ya, meski hujan bukanlah sumber penyakit, dokter Sara menjelaskan bila bermain bola di kala hujan akan membuat setiap pemain rentan terhadap penyakit flu. Hal itu terjadi karena suhu tubuh menjadi lebih dingin dan membuatnya akan rentan terhadap penyakit.

Pada kasus yang lebih ekstrim, bermain bola di kala hujan juga berpotensi membuat pemain tersambar petir. Melansir dari situs bolastylo, seorang pemuda bernama Saiful Bakhtiar dilaporkan harus kehilangan nyawa ketika bermain bola di kala hujan. Saiful Bakhtiar merupakan warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.

Kejadian itu bermula ketika korban bermain bola di kala hujan bersama teman-temannya di desa Bangilan. Diceritakan korban dan teman-temannya nekat bermain bola di kala hujan meski saat itu gemuruh langit disertai petir sudah terdengar. Lalu, ketika pertandingan sedang dilangsungkan, petir langsung menyambar korban begitu saja. Korban yang tersambar pun langsung tergeletak dan tubuhnya mengeluarkan asap.

Rekan korban saat itu langsung membawanya ke puskesmas. Nahas, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Selain kasus tersebut, masih ada beberapa lagi lainnya yang mengabarkan tentang para pemain tersambar petir dalam sebuah pertandingan.

Lantas bila ingin tetap bermain bola di kala hujan, adakah cara untuk tetap bisa menyesuaikan cuaca tersebut?

Sebelum berlanjut, perlu diingat kalau cara ini hanya dilakukan ketika hujan yang turun tidak disertai gemuruh dan petir yang terus menyambar.

Menurut situs panditfootball, yang perlu dilakukan ketika bermain bola di kala hujan adalah, pertama, kita harus melakukan pemanasan secara baik dan benar. Dr. Timothy Miller yang merupakan Spesialis Pengobatan Olahraga dan Bedah Ortopedi, mengatakan bila porsi pemanasan yang dilakukan ketika bermain di kala hujan perlu ditambah, meski sang pemain hanya melakukan pertandingan selama beberapa menit saja.

Yang tak kalah penting, pemanasan sebaiknya dilakukan di dalam ruangan. Sebab ketika sang pemain melakukan pemanasan diluar, maka hujan akan membuat suhu tubuh kembali cepat turun, sehingga persiapan yang dilakukan menjadi tidak optimal.

Yang kedua adalah tetap menjaga kondisi cairan tubuh. Menurut penelitian Robert W Kenefick, hujan akan membuat seorang pemain mengalami penurunan sensasi haus sebanyak 40%. Maka dari itu, kebanyakan pemain lupa untuk mengkonsumsi cukup air. Padahal meski keringat yang dihasilkan tidak terlalu banyak, mereka tetap mengalami penurunan cairan tubuh dari pernapasan. Jadi tetap disarankan untuk minum cukup demi menjaga kondisi cairan tubuh.

Kemudian yang terakhir adalah pemilihan sepatu yang tepat.

Ketika hujan turun, lapangan akan otomatis menjadi licin dan membuat para pemain lebih mudah terpeleset. Ketika hujan, para pemain dianjurkan untuk memilih sepatu dengan stud yang berjumlah lebih sedikit, lebih panjang, dan dan terbuat dari metal. Menurut Journal Plos One, model sepatu dengan stud semacam itu akan membuat pemain tidak mudah terpeleset.

Dengan cara seperti itu dan tetap memperhatikan situasi dan kondisi yang dirasa memungkinkan, para pemain masih bisa bermain bola di kala hujan.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=9df50O-F0P4[/embedyt]

 

Sumber referensi: panditfootball, klik dokter, panditfootball, bolastylo

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru