London Gempar. Secara mengejutkan Mauricio Pochettino meninggalkan Chelsea setelah membawa The Blues nangkring di posisi 6 klasemen Liga Inggris. Kalau bagi fans Chelsea, kenyataan ini seperti ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Mereka pasti kaget. Memangnya kenapa sih Pochettino ini sampai dilepas?
🚨🔵 BREAKING: Mauricio Pochettino and Chelsea part ways with immediate effect.
Chelsea and Pochettino have already agreed on terms, as @Matt_Law_DT reports.
↪️ #CFC will consider a young manager as priority to replace Pochettino. pic.twitter.com/MSiQv4p74e
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) May 21, 2024
Sebelum mengetahui alasannya, baiknya subscribe dan nyalakan loncengnya dulu agar tak ketinggalan sajian menarik dari Starting Eleven.
Daftar Isi
Janji Pada Pochettino
Musim ini Chelsea punya harapan baru bernama Mauricio Pochettino. Sebagai pelatih baru, ia punya segudang pengalaman yang dipercaya akan membuat The Blues kembali moncer. Namun, penunjukan Pochettino pada awalnya juga tak semulus yang dibayangkan.
Official, confirmed. Mauricio Pochettino has been appointed as new Chelsea head coach on contract until 2026. 🚨🔵🇦🇷 #CFC
New chapter for Poch in England — deal valid starting from July 1. pic.twitter.com/Hve6Hy0wEg
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) May 29, 2023
Pochettino benar-benar selektif dalam memilih klub yang cocok dengannya setelah setahun absen dari dunia kepelatihan. Bahkan menurut sumber dari BBC, awalnya Pochettino juga sempat menolak tawaran Chelsea.
Usut punya usut, Pochettino ingin memiliki kontrol lebih soal pemilihan pemain di bursa transfer. Dan itu tak disetujui oleh pemilik. Pemilik Chelsea ingin memegang kendali penuh soal transfer musim ini.
Namun setelah ada negosiasi tahap kedua, keinginannya tersebut akan dipenuhi oleh pihak klub. Namun dengan catatan, yakni pasca Pochettino menjalani musim penuhnya. Pihak klub sudah berjanji sendiri pada Pochettino. Bahkan mereka berjanji apapun hasilnya dalam semusim, klub tak akan memecatnya di tengah jalan.
Terseok-Seok
Musim pun berjalan. Pochettino diberikan seabrek pemain dengan harga mewah. Namun secara hasil, awalnya justru mengecewakan. Chelsea dengan materi melimpah tersebut terseok-seok hingga sempat berada di peringkat ke 14 klasemen Liga Inggris.
Namun, Pochettino sadar diri atas kondisi Chelsea tersebut. Ia secara ksatria bertanggung jawab penuh sebagai pelatih. Tak soal ia dijadikan kambing hitam atas kegagalan ini. Pochettino hanya berusaha keras membangun Chelsea dengan pemain yang bahkan bukan pilihannya.
Anehnya, di saat Chelsea terseok, Todd Boehly, sang pemilik hilang entah ke mana. Saat ditanya Goal soal keberadaan bosnya itu, Pochettino menjawab sudah sejak Maret ia tak berkontak dengannya. Namun itu tak jadi soal bagi Pochettino. Ia hanya ingin berikan yang terbaik di sisa musim ini bagi The Blues.
🚨 Do you think Todd Boehly could sack Mauricio Pochettino soon? 🤔 pic.twitter.com/7TKwo6mMXm
— Transfer News Live (@DeadlineDayLive) September 24, 2023
Puja Puji Boehly
Secara perlahan, Pochettino mampu membuktikan kerja kerasnya berbuah hasil. Ia sudah mulai menemukan gaya permainan yang cocok bagi Chelsea. Komposisi pemain yang ia pilih juga sudah menemukan pakemnya.
Di liga, dari yang semula bolak-balik di peringkat 10, perlahan mampu dibawa Pochettino hingga akhirnya finish di posisi 6. Artinya, Chelsea musim depan akan kembali tampil di ajang Eropa setelah musim ini absen. Prestasi Pochettino tersebut layak untuk diapresiasi.
Jangan lupa, di ajang Carabao Cup, Chelsea juga mampu diantarkanya ke partai puncak. Di Piala FA, Chelsea juga bisa sampai semifinal. Dua hal yang tidak bisa dilakukan Chelsea pada musim lalu.
▪️ Eight wins in last 12 league games
▪️ Five straight wins to end the season
▪️ Clinched European footballJust as it looked like things were changing for Chelsea, they let Pochettino go 🧐 pic.twitter.com/0kckshIZwr
— B/R Football (@brfootball) May 21, 2024
Dengan hasil tersebut, sebagai fans Chelsea harusnya bangga dong? Boehly yang tadinya menghilang saja, akhirnya bangga dan melontarkan pujian pada Pochettino. Menurut Boehly, Chelsea sudah berada di jalan yang benar bersama Pochettino. Pochettino pun merasa senang dengan pernyataan Boehly tersebut. Ia makin pede akan terus dipertahankan sebagai pelatih.
Under-fire Pochettino hints he could choose to QUIT Chelsea despite Boehly praise and ‘it won’t be end of the world’
— The Sun Football ⚽ (@TheSunFootball) May 10, 2024
Pochettino Frustrasi
Pochettino makin merasa bahwa pencapaiannya musim ini harusnya diganjar lebih oleh klub. Ia ingin segera ditepati janjinya untuk memegang kuasa penuh dalam hal transfer musim depan. Namun ternyata, hal itu tak digubris oleh klub.
Pochettino merasa frustrasi. Ia bimbang soal nasibnya musim depan jika tak bisa memilih pemain yang ia inginkan. Selain itu, Pochettino juga tambah frustrasi ketika mendengar kabar pemain andalannya, yakni Chalobah dan Gallagher masuk daftar jual klub. Ya, beberapa sikap klub tersebut dianggap Pochettino sebagai sebuah pengkhianatan.
Mauricio Pochettino wanted experienced signings last year and this summer. He disagrees with plans to sell 2 of his most important players at Chelsea, Trevoh Chalobah and Conor Gallagher, because of Profit and Sustainability concerns. (via @JacobSteinberg) pic.twitter.com/uPAiBmJroE
— ChelsTransfer (@ChelsTransfer) May 22, 2024
Sampai pada akhirnya, pemilik mengevaluasi Pochettino di akhir musim. Pochettino diajak untuk bertemu dalam acara makan malam dengan pihak klub yang diwakili oleh Behdad Eghbali, serta direktur olahraga mereka Paul Winstanley dan Laurent Stewart.
It is Stewart and Winstanley who have implemented Chelsea’s youth-first policy.
~ @JacobSteinberg pic.twitter.com/57q3HSgLgi
— Vince™ (@Blue_Footy) May 21, 2024
Kesepakatan Bersama
Pertemuan berjalan lancar. Tidak ada pertikaian dalam pertemuan tersebut. Namun hasilnya justru mengejutkan banyak pihak. Pochettino dan pihak klub sepakat untuk mengakhiri kerjasama dengan baik-baik.
Dari pihak klub mengatakan bahwa ia sangat berterimakasih kepada Pochettino selama semusim ini. Pochettino pun tak lupa mengucapkan terima kasih pada pihak klub atas kepercayaannya.
🚨❗️Insiders have claimed the Chelsea hierarchy want a ‘head coach’ who will focus on improving the players provided to him, as opposed to a ‘manager’ who will butt into other sides of the business.
One source who disagreed with Pochettino’s departure on Tuesday night described… pic.twitter.com/81AXhdZg2d
— Chelsea Dodgers (@TheBlueDodger) May 22, 2024
Aneh, sungguh aneh. Kesepakatan mengejutkan tersebut terjadi hanya dalam semalam. Fans dan beberapa pemain Chelsea pun sontak terkejut. Mereka merasa Pochettino sukses membawa Chelsea bangkit musim ini. Selain itu kontraknya pun baru akan habis setahun lagi. Kabar ini pun melahirkan berbagai spekulasi. Apa sih yang salah dari Pochettino?
Otoritas Transfer dan Perbedaan Filosofi
Jacob Steinberg dari The Guardian setidaknya menemukan dua alasan utama mengapa Pochettino dilepas, meski ada peningkatan. Pertama, dalam bocoran internal kemari, Pochettino kelihatan semakin frustrasi dengan kurangnya suara mengenai otoritas pembangunan skuad.
Yang kedua, Pochettino ternyata menginginkan lebih banyak pemain yang berpengalaman untuk membawa Chelsea makin kuat musim depan. Namun, Winstanley dan Stewart menolak mentah-mentah hal itu. Mereka memprioritaskan proyek merekrut pemain muda dengan kontrak jangka panjang. Dua alasan tadi memperjelas bahwa keinginan Pochettino ternyata tak dipenuhi oleh klub.
🚨❗️Insiders have claimed the Chelsea hierarchy want a ‘head coach’ who will focus on improving the players provided to him, as opposed to a ‘manager’ who will butt into other sides of the business.
One source who disagreed with Pochettino’s departure on Tuesday night described… pic.twitter.com/81AXhdZg2d
— Chelsea Dodgers (@TheBlueDodger) May 22, 2024
Bukan Ulah Boehly?
Steinberg dan juga beberapa media ternama lainnya sempat menelusuri, apa benar keputusan sepihak Chelsea ini berasal dari Boehly? Ketika ditelusuri, ada fakta baru menarik yang mengatakan bahwa Boehly bukan aktor utama di balik berpisahnya Pochettino dengan Chelsea. Meskipun berstatus pemilik, Boehly tidak memegang kendali penuh terutama dalam mengganti pelatih.
Pochettino’s great mistake was thinking that Chelsea were going to give him the power he craved. It’s not going to work like that there. But the danger is Chelsea become unmanageable. Piece on Poch, Eghbali and the recruitment team https://t.co/vplzxdOZLd
— Jacob Steinberg (@JacobSteinberg) May 21, 2024
ESPN menyebut bahwa Boehly sebenarnya ingin mempertahankan Pochettino. Akan tetapi, justru Eghbali yang ingin menggantikannya dengan pelatih baru. Senada dengan ESPN, Mirror juga membenarkan hal serupa. Mirror mengetahui bahwa di pertemuan makan malam perpisahan Pochettino, Boehly tidak hadir.
Ben Jacobs, jurnalis ternama di Inggris juga tanpa sungkan menyebut sosok Eghbali menjadi tokoh krusial yang membuat Pochettino dilepas. Melalui cuitan pribadinya, Ben mengatakan bahwa ada tinjauan analisis secara mendetail dengan data dari tim Eghbali untuk meninjau performa Pochettino selama semusim.
The end-of-season review was very analytical. Understand the leadership team, especially Behdad Eghbali, came armed with data.
Some ‘negative’ data was presented to Pochettino showcasing some of Chelsea’s season-long inconsistencies or weaknesses, including missed big chances… https://t.co/zNXs31btzw
— Ben Jacobs (@JacobsBen) May 21, 2024
Beberapa data negatif yang menunjukan inkonsistensi dan kelemahan Chelsea musim ini, disajikan langsung kepada Pochettino. Menurut Ben, sosok Behdad Eghbali bisa sekuat itu membuat keputusan tanpa Boehly karena ia merupakan salah satu petinggi Chelsea yang memiliki saham dominan. Eghbali punya peran sentral yang tak kalah penting dengan Todd Boehly dalam mengelola Chelsea.
Apa Rencana Chelsea?
Terlepas dari ada tidaknya campur tangan Boehly, yang jelas kini Pochettino sudah pergi. Harapan Chelsea tambah lebih baik lagi musim depan, kini jadi tanda tanya. Dengan bergantinya pelatih, otomatis tim ini akan dibangun dari awal lagi oleh pelatih baru.
🔵👋🏻 Mauricio Pochettino: “Thank you to Chelsea ownership group and Sporting Directors for the opportunity to be part of this football club’s history”.
“The Club is now well positioned to keep moving forward in the Premier League and Europe in the years to come”. pic.twitter.com/8QpfS5oyeZ
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) May 21, 2024
Pihak klub yang diwakili Eghbali, Stewart dan Winstanley sudah mengatakan rencana Chelsea setelah berpisah dengan Pochettino. Mereka ingin merekrut pelatih muda yang memiliki visi yang sama dalam membangun proyek Chelsea dengan pemain muda.
Banyak nama yang sudah beredar. Dari Kieran McKenna, De Zerbi, Sebastian Hoeness, hingga Ruben Amorim. Rencananya mereka akan menujuknya dalam waktu dekat. Menarik untuk dinanti. Namun pertanyaannya, apakah menunjuk pelatih muda tersebut jaminan Chelsea akan jadi lebih baik, setidaknya tidak lebih buruk dari era Mauricio Pochettino?
Club chiefs [at Chelsea] are believed to have contacted the representatives of both Ipswich boss Kieran McKenna and Sporting CP head coach Ruben Amorim in recent weeks. (talkSPORT) pic.twitter.com/SUK1la5IIg
— ChelsTransfer (@ChelsTransfer) May 21, 2024
Sumber Referensi : chelseanews, footballondon, bbc, independent, chelseanews, x.com, onefootball


