Liga Eropa Itu SUSAH, Jawara Liga Champions Ini Saja Gagal

spot_img

Memang benar, Liga Eropa atau yang dulu dikenal Piala UEFA adalah liga kasta kedua Eropa. Nilai prestisnya kompetisi ini kalah jauh dari Liga Champions. Namun siapa sangka, kompetisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi klub besar.

Terbukti ada beberapa klub besar yang bahkan sudah beberapa kali menjuarai Liga Champions, namun belum pernah mengangkat trofi liga yang kini dikenal sebagai Liga Malam Jumat ini. Lalu, siapa saja klub tersebut?

AC Milan

Yang pertama adalah AC Milan. Klub pengoleksi tujuh kali gelar Liga Champions dari Italia ini belum pernah sekali pun meraih gelar Liga Eropa atau Piala UEFA. Bukan berarti Rossonerri susah raih gelar karena jarang tampil. Menurut Data Transfermarkt klub berjersey merah hitam tersebut sudah berpartisipasi di ajang ini sebanyak 12 kali.

Tapi capaian terbaik Rossoneri di ajang ini adalah dua kali masuk babak semifinal. Pertama kali AC Milan tampil di Piala UEFA adalah musim 1971/72. Kedua pada musim 2001/02. Nah pada musim tersebut, Milan punya kenangan pahit dihajar Dortmund di Signal Iduna Park 4-0 pada leg pertama.

Padahal ketika itu Rossoneri sudah diasuh oleh Carlo Ancelotti dengan pemain macam Gennaro Gattuso, Paolo Maldini, maupun Filippo Inzaghi. Akhirnya AC Milan harus rela tersingkir karena kalah agregat 5-3.

Selain itu, Milan juga sempat kandas sejak dari fase grup di ajang ini. Seperti apa yang terjadi di musim 2018/19. Ketika itu anak asuh Gennaro Gattuso harus puas duduk di posisi 3 Grup F Europa League di bawah Real Betis dan Olympiakos.

AC Milan terakhir kali ikut berpartisipasi di Europa League yakni pada musim 2020/21. Milan pasukan Pioli ketika itu hanya bisa sampai babak 16 besar karena harus takluk oleh MU dengan agregat 2-1.

Celtic

Klub berikutnya ada Celtic. Kita tahu klub asal Skotlandia ini pernah jadi juara Liga Champions di musim 1966/67 ketika mengalahkan Inter. Namun klub berjuluk The Hoops ini ternyata belum bisa meraih gelar Liga Europa atau Piala UEFA. Menurut catatan Transfermarkt padahal penampilan Celtic di ajang tersebut lebih banyak dari AC Milan, yakni sebanyak 23 kali.

Secara pencapaian juga masih mendingan Celtic daripada AC Milan di ajang ini. Capaian terbaik klub berjersey putih hijau ini adalah babak final Piala UEFA. Tepatnya di musim 2002/03 ketika Celtic asuhan Martin O’Neill menghadapi FC Porto asuhan Jose Mourinho di Sevilla.

Diceritakan BBC, publik Celtic ketika itu sangat berharap penantian meraih gelar Eropa sejak 1967 mampu terpecahkan. Pasalnya langkah pasukan The Hoops mencapai partai puncak diraih dengan meyakinkan. Salah satunya menghentikan langkah Liverpool di babak perempat final.

Di final, dengan materi pemain seperti Henrik Larsson, Alan Thompson, Chris Sutton maupun John Hartson, pasukan Martin O’Neill makin pede meraih gelar.Terbukti laga berlangsung dengan ketat dan berakhir sama kuat 2-2 di waktu normal. Akhirnya laga tersebut harus diselesaikan di babak tambahan.

Sayang, gol dari Derlei di menit 115 menghentikan mimpi The Hoops meraih gelar Piala Uefa. Gelar yang belum bisa diraih hingga sekarang. Terakhir kali Celtic tampil di Piala Uefa atau Liga Europa adalah musim 2021/22. Namun mereka hanya sampai babak grup saja.

Benfica

Klub berikutnya adalah Benfica. Klub asal Portugal itu diketahui pernah menjuarai Liga Champions sebanyak dua kali berturut-turut. Yakni dari musim 1960/61 dan 1961/62. Bahkan dua-duanya diraih Benfica dengan mengalahkan klub raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.

Sama seperti AC Milan maupun Celtic, meski berjaya di Liga Champions, belum tentu bisa berjaya di Liga Europa atau Piala UEFA. As Aguias bahkan sudah 22 kali berkesempatan mengikuti ajang Piala Uefa atau Liga Europa.

Namun capaian As Aguias lebih baik dari Milan maupun Celtic. Mereka sudah mencapai tiga kali final Piala UEFA atau Liga Eropa. Yang pertama pada musim 1982/83 ketika kandas oleh Anderlecht, kemudian musim 2012/13 ketika kalah atas Chelsea, dan musim 2013/14 ketika kalah atas Sevilla.

Kekalahan dua musim beruntun di final Europa League menjadi pukulan besar anak buah Jorge Jesus tersebut. Ada yang mengatakan bahwa mereka terkena kutukan. As Aguias dikutuk tak bisa lagi meraih gelar Eropa apa pun selama 100 tahun. Kutukan tersebut lahir dari pemain andalan mereka Bela Guttman.

Terakhir kali Benfica tampil di Europa League adalah di musim 2020/21 setelah mereka terlempar dari Liga Champions. Namun ketika itu mereka gagal di babak playoff 16 besar setelah kalah atas Arsenal.

Dortmund

Klub berikutnya adalah Borussia Dortmund. Kita tau Die Borussen pernah sekali menjadi juara Liga Champions yakni pada musim 1996/97. Ketika itu pasukan Ottmar Hitzfeld dengan materi pemain macam Matthias Sammer mampu mengalahkan Juventus asuhan Marcelo Lippi 3-1 di Olympiastadion, Munchen.

Selain sering berkiprah di Liga Champions, klub yang identik dengan jersey warna kuning ini ternyata sudah 14 kali tampil di Piala UEFA atau Europa League. Capaian terbaik mereka di ajang tersebut adalah mencapai dua kali partai final. Yang pertama di musim 1992/93 ketika kalah atas Juventus, dan yang kedua di musim 2001/02 ketika kalah atas Feyenoord.

Ada cerita soal kekalahan terakhir mereka di final Piala UEFA 2002 melawan Feyenoord dengan skor tipis 3-2. Dilansir BBC, pasukan Dortmund yang diarsiteki Matthias Sammer tersebut dikatakan kalah secara terhormat.

Pasalnya mereka di final harus bermain di markas Feyenoord, De Kuip. Ditambah Tomas Rosicky dan kawan-kawan juga kehilangan satu pemainnya karena kartu merah, Jurgen Kohler sejak menit 31.

Dortmund hingga kini belum lagi tampil di Europa League. Terakhir kali mereka tampil di Europa League adalah musim 2021/22. Ketika itu mereka kandas di babak playoff 16 besar oleh Rangers.

Barcelona

Klub berikutnya ada Barcelona. Meski sudah mengoleksi lima gelar Liga Champions, Blaugrana belum sekalipun meraih gelar Piala UEFA atau Liga Eropa. Padahal El Barca sudah tampil di ajang tersebut sebanyak 13 kali.

Capaian Blaugrana di ajang ini pun masih kalah dengan Celtic, Benfica, maupun Dortmund. Karena Barcelona belum pernah mencapai babak final. Mentok capaian El Barca di Piala UEFA yakni empat kali mencapai babak semifinal.

Yang pertama di musim 1975/76 ketika kalah atas Liverpool, musim 1977/78 ketika kalah oleh PSV Eindhoven. Lalu musim 1995/96 ketika kalah atas Bayern Munchen, dan yang terakhir ketika kalah oleh Liverpool di musim 2000/01.

Barcelona hingga sekarang belum lagi tampil di Europa League. Terakhir mereka tampil di musim 2022/23. Namun ketika itu mereka hanya sampai babak playoff 16 besar karena kandas oleh MU.

Manchester City

Klub terakhir ada sang juara baru Liga Champions Manchester City. Musim 2022/23 memang adalah musimnya The Citizens. Mereka boleh bangga dengan treble Winner-nya, namun selama ini mereka juga tergolong klub yang belum pernah juara Liga Europa atau Piala UEFA.

Padahal The Citizen pernah 8 kali ikut ajang tersebut. Namun pencapaian terbaiknya hanya dua kali sampai perempat final. Yang pertama pada musim 1978/79 ketika kalah atas Monchengladbach, dan yang kedua pada musim 2008/09 ketika kalah oleh Hamburg SV.

Terakhir kali klub milik taipan Uni Emirat Arab ini tampil di Europa League adalah musim 2011/12. Ketika itu City asuhan Roberto Mancini yang terlempar dari Liga Champions terhenti oleh Sporting CP di babak 16 besar Liga Eropa. Hingga sekarang City belum pernah lagi mencicipi Liga Malam Jumat. Apakah mungkin suatu saat nanti mereka akan mencicipinya lagi?

Sumber Referensi : bbc, bleacherreport, bbc, transfermarkt, sportmole, transfermarkt, uefa, transfermarkt

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru