Bursa transfer musim dingin memang masih belum dibuka, tapi beberapa klub ternama sudah mulai ancang-ancang untuk mendatangkan pemain baru guna memperbaiki paruh musim yang buruk. Atau mungkin hanya sekadar ingin memperdalam skuad demi mempertahankan dominasi di liga.
Beberapa nama beken macam Kylian Mbappe hingga Luis Suarez diisukan akan segera berpindah klub. Namun, selain itu masih banyak pemain-pemain yang nganggur setelah masa kerjanya tak diperpanjang oleh klub lamanya. Meski sudah berbulan-bulan nganggur, pemain-pemain ini dirasa masih layak mendapat kesempatan. Siapa saja mereka?
Daftar Isi
David De Gea
Yang pertama tentu saja pemain buangan dari Manchester United, David De Gea. Penjaga gawang berusia 33 tahun itu dilepas United secara gratis setelah tak mencapai kesepakatan kontrak baru pada musim lalu. 33 tahun adalah usia yang masih cukup produktif untuk seorang penjaga gawang.
Kalian pasti masih ingat saat Edwin Van Der Sar baru pindah ke MU di usia 34 tahun. Atau Buffon yang masih bermain di top level bersama Juventus hingga usianya 43 tahun. De Gea sendiri masih memiliki performa yang konsisten. Musim 2022/23 bahkan jadi salah satu musim terbaiknya di Inggris. Bagaimana tidak? De Gea mengakhiri baktinya bersama United dengan raihan Golden Gloves setelah mencatatkan 17 clean sheet.
Gajinya yang tinggi mungkin bikin beberapa klub minder, tapi De Gea bukan sosok yang kolot. Gajinya termasuk bisa ditawar. Sebenarnya cukup disayangkan mengapa MU melepas pemain yang satu ini. Selain dianggap sebagai legenda klub, De Gea bisa berperan penting bagi tim. Saat ini, Real Betis, beberapa klub Arab Saudi dan MU itu sendiri tengah memantau situasi sang penjaga gawang.
Jesse Lingard
Selanjutnya ada Jesse Lingard. Pemain yang juga pernah berseragam Manchester United ini masih berstatus bebas transfer setelah kontraknya tak diperpanjang oleh Nottingham Forest akhir musim lalu. Lingard tidak bisa membuat Steve Cooper terkesan. Ia bahkan tak mencatatkan satu gol pun di Liga Inggris musim 2022/23.
Usianya masih cukup produktif, yakni 30 tahun dan ia belum berniat untuk mengakhiri kariernya. Beberapa pekan terakhir, ia sempat terlihat ikut berlatih di salah satu klub Liga Arab Saudi, Al-Ettifaq. Kegiatan numpang latihan itu bertujuan agar dikontrak oleh Al-Ettifaq di kemudian hari.
Namun, hingga penghujung tahun 2023, Lingard tak kunjung disodori kontrak oleh tim yang kini dilatih oleh Steven Gerrard itu. Statusnya masih menggantung dan terbuka untuk bergabung dengan klub mana pun. Meski baru mengalami musim yang buruk, Lingard sebetulnya tak seburuk yang kita bayangkan. Ia masih layak diberi kesempatan.
Di tangan yang tepat ia bisa bersinar. Contohnya saja saat ditangani oleh David Moyes di West Ham. Lingard tampil memukau bak terlahir kembali di London. Dalam kurun waktu enam bulan, ia mencatatkan 16 pertandingan dan terlibat dalam 14 gol The Hammers. Kabarnya, beberapa klub termasuk West Ham dan CSKA Moskow tengah memantau situasi sang pemain.
Anwar El-Ghazi
Yang satu ini juga masih sangat-sangat layak. Anwar El-Ghazi masih berusia 28 tahun dan dianggap masih bisa bersaing di kasta tertinggi lima liga top Eropa. Pemain berdarah Maroko ini sebetulnya sudah meneken kontrak dengan Mainz awal musim ini. Namun, karena sikapnya yang getol mendukung Palestina kontraknya diputus oleh klub. Jadi, sekarang ia kembali berstatus bebas transfer.
Dengan sikapnya yang terbuka membela Palestina, Anwar diperkirakan bakal kesulitan menemukan klub baru. Meski begitu, kualitasnya tak bisa dipandang sebelah mata. Ia merupakan bek tangguh kaya pengalaman. Dari Ajax, Aston Villa, Everton, hingga PSV Eindhoven, semuanya pernah merasakan service pemain berkebangsaan Belanda itu.
Dengan statusnya yang kini tanpa klub, Anwar bisa jadi solusi bagi klub-klub yang krisis bek atau sedang ingin memperbaiki performa di paruh kedua musim 2023/24. Kabarnya, klub Kroasia, Hajduk Split berminat untuk menampung Anwar. Namun, belum ada negosiasi yang terjadi di antara kedua belah pihak.
Douglas Costa
Pemain selanjutnya ada talenta Brazil yang sudah kenyang akan pengalaman sepakbola Eropa. Ia adalah Douglas Costa. Pemain yang kini berusia 33 tahun itu terakhir kali bermain untuk klub MLS, LA Galaxy. Namun, kontraknya tak diperpanjang dan berstatus bebas transfer sejak Oktober lalu. Padahal kontrak awalnya berakhir tahun depan.
Di era keemasannya bersama Bayern Munchen dan Juventus, Costa dikenal sebagai pemain sayap yang cepat, lincah, dan sering mempertontonkan skill olah bola yang memukau. Tak cuma itu, ia juga memiliki tendangan yang keras. Di musim terakhirnya bersama LA Galaxy, Costa masih mencatatkan tiga gol dan tujuh assist dari 19 pertandingan.
Sang pemain kabarnya belum memutuskan untuk pensiun, jadi bagi klub yang ingin memberikan tambahan pemain sayap berpengalaman, Douglas Costa adalah salah satu opsi yang menarik.
Dilansir Goal, Costa telah mengizinkan agennya untuk melakukan kontak dengan beberapa klub yang berminat. Yang menarik, dari sekian banyak klub, mantan klubnya yakni Juventus kembali menunjukan minat. Mendengar itu, Costa langsung memberikan pernyataan menggoda
“Saya berharap kita (Dirinya dan Juve) akan segera bersama. Saya yakin tim di bawah kendali Allegri ini dapat berjuang untuk segalanya dan saya ingin menjadi salah satu tentaranya untuk memenangkan segalanya,” ujar Costa. Kita lihat saja, apakah Juve luluh dengan pernyataan sang pemain atau tidak.
Shkodran Mustafi
Mantan bek andalan Arsenal, Shkodran Mustafi juga masih berstatus bebas transfer setelah kontraknya tak diperpanjang oleh Levante pada akhir musim 2022/23. Disamping performanya yang telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, pemain berusia 31 tahun ini tetap saja dianggap sebagai salah satu bek papan atas di masanya.
Ia pernah menjadi bagian penting dari skuad Arsenal dalam menjuarai dua Piala FA pada tahun 2017 dan 2020. Yang lebih luar biasa lagi, ia pernah diandalkan oleh Joachim Low saat Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia 2014. Itu jadi masa kejayaan Mustafi sebagai pemain sepakbola.
Namun, setelah mengalami degradasi dua kali berturut-turut bersama Schalke dan Levante, Mustafi diperkirakan tidak lagi dalam performa terbaiknya. Namun, sebagai pemain yang berpengalaman di Piala Dunia dan Liga Champions, Mustafi masih layak diberikan kesempatan. Mungkin tim-tim promosi macam Luton Town atau Genoa boleh mencoba bek yang satu ini.
Jerome Boateng
Jerome Boateng dianggap sebagai salah satu bek tengah terbaik di generasinya. Namun, performa yang dianggap menurun dalam beberapa tahun terakhir terasa cukup pahit. Padahal mantan pemain Timnas Jerman itu memiliki karir gemilang di level internasional maupun domestik.
Jerome Boateng pernah menjuarai Piala Dunia 2014 bersama Der Panzer, lalu merengkuh sembilan gelar Bundesliga dan dua titel Liga Champions bersama Bayern Munchen. Sampai akhirnya Boateng meninggalkan The Bavarian pada musim panas 2021 dan bergabung Lyon dengan status bebas transfer.
Pada awal musim 2023/24, Boateng sebetulnya sempat melakukan trial di klub lamanya, Bayern Munchen demi menyelamatkan karirnya. Namun, setelah tampil apik di beberapa sesi latihan, manajemen FC Hollywood mengurungkan niat untuk memberikan kontrak padanya. Ia dikabarkan masih harus berurusan dengan pihak berwajib atas kasus kekerasan di masa lalu. Meski begitu, Boateng yakin kalau dirinya tak bersalah dan bisa kembali bermain.
Sumber: Sky Sport, Goal, Football365, Dailymail


