Manchester United Jadi Semrawut! Ten Hag Bakal Dipecat Lebih Cepat Daripada Pochettino?

spot_img

Baru empat minggu Premier League berjalan, sudah ada banyak drama yang membumbuinya. Yang paling sedap tentu saja soal kesemrawutan yang terjadi di Manchester United awal musim ini.

Banyaknya pemain bermasalah, konflik antara pelatih dan pemain, dan performa klub yang tak kunjung naik. Itu semua biasanya jadi resep lengkap seorang pelatih bakal dipecat. Maka dari itu, muncul prediksi kalau Ten Hag akan dipecat lebih cepat daripada Pochettino.

Yup, Chelsea saat ini juga belum aman. Mereka baru mengoleksi satu kemenangan dengan tim yang seharga hampir satu miliar pounds. Pertanyaannya seberapa sabar Chelsea dengan proses Pochettino. Mengingat manajemen Chelsea punya sejarah suka pecat pelatih.

Buntut Konflik Dengan Jadon Sancho

Drama yang paling panas adalah bagaimana perkembangan konflik Jadon Sancho dan Erik Ten Hag di Manchester United. Hubungan Sancho dan Ten Hag semakin memanas berawal dari sang pemain yang tidak ikut ke laga lawan Arsenal di gameweek terakhir.

Masalah ini jadi panjang setelah Ten Hag mengaku alasan ia tidak membawa Sancho adalah karena performa latihannya yang buruk. Kemudian masalah tambah panas setelah Sancho mengaku kalau ia dijadikan kambing hitam oleh Ten Hag.

Sancho kembali ke Manchester pada hari Kamis kemarin setelah jeda Internasional. Tapi Sancho masih belum diperbolehkan ikut latihan bersama tim. Manchester United menginfokan kan kalau untuk sementara waktu, Sancho akan menjalani latihan privat.

“Jadon Sancho akan tetap menjalani program pribadi jauh dari tim utama, sambil menunggu masalah disiplin skuad” Begitu bunyi pernyataan klub, dikutip dari the athletic.

Masalah kedisiplinan skuad yang dimaksud tentu saja soal bagaimana Sancho mengungkapkan kritiknya ke publik lewat sosial media. Tapi ada rumor juga ada faktor lain yang membuat Sancho diusir dari tempat latihan utama. Yaitu Sancho menolak untuk minta maaf dengan Ten Hag.

Meskipun Sancho sudah menghapus postingan yang menyebut ia adalah kambing hitam, Tapi Ten Hag masih belum puas. Dilansir dari Mirror, masalah ini telah jadi pembahasan di petinggi klub. Dan akibat dari Sancho yang tak mau meminta maaf, ia akhirnya diasingkan.

Masalah Antony Yang Semakin Gerogoti Skuad

Sialnya, Sancho bukan jadi satu-satunya masalah yang harus Ten Hag hadapi menjelang kembali bergulirnya Premier League. Dilansir dari Manchester Evening News, Antony sudah dipastikan tidak akan ikut dalam laga melawan Brighton nanti.

Klub saat ini sedang membebas tugaskan Antony menyusul tuduhan kasus kekerasan yang ia terima. Meskipun Antony menyangkal dengan keras tuduhan itu, tapi Manchester United tidak ingin mengambil resiko dengan memainkannya. Sebab citra klub sudah kadung tercoreng oleh kasus serupa yang menjerat.

Tapi ini meninggalkan masalah tersendiri bagi setan merah. Karena meskipun Antony masih belum mencetak gol maupun assist musim ini, ia adalah pemain yang diandalkan Ten Hag. Selama ini Antony adalah pemain yang paling dipercaya untuk bermain di posisi sayap kanan. Lalu siapa yang akan menggantikan Antony nanti, itu masih jadi pertanyaan.

Beberapa sumber memprediksi kalau ini bisa jadi ajang Garnacho menunjukkan diri. Tapi masalahnya posisi natural Garnacho adalah sayap kiri. Meskipun ia sempat beberapa kali bermain sebagai sayap kanan.

Selain itu juga, ada masalah cedera. Ten Hag dan United telah bermain tanpa Raphael Varane, Luke Shaw, Mason Mount, dan Rasmus Hojlund karena cedera di pertandingan-pertandingan setelahnya. Dari mereka berempat, masih Hojlund yang sudah pulih dan siap untuk bertanding.

Prediksi Ten Hag Bakal Dipecat!

Ten Hag diharapkan bisa mengatasi berbagai masalah tersebut. Sambil menaikkan performa Manchester United musim ini. Sebab dari 4 pertandingan, United hanya mampu dua kali menang dan mengalami dua kekalahan. Dua kemenangan itu pun diraih dari tim papan bawah Nottingham Forest dan Wolves. Ini membuat mereka duduk di posisi ke 11 dengan torehan 6 poin.

Ini membuat mantan pemain Liverpool Jose Enrique mengatakan kalau ini tidak akan jadi cerita dengan happy ending untuk Ten Hag. Ia melihat Ten Hag tidak bisa mengatasi masalah Sancho dengan baik.

“Saya tidak berpikir segalanya akan berakhir baik untuk Ten Hag. Saya menyukai bagaimana Ten Hag mengatasi berbagai masalah musim lalu. Tetapi dengan situasi Jadon Sancho musim ini, saya tidak tahu mengapa dia melakukan hal yang membuatnya ditentang para penghuni ruang ganti” Ucapnya dikutip dari express.uk.

Jose Enrique kemudian melanjutkan, kalau Ten Hag tidak akan dipecat musim ini. Tapi ia yakin kalau Ten Hag pada akhirnya akan dipecat. Bahkan, ia yakin kalau Ten Hag bakal dipecat lebih dulu daripada Pochettino di Chelsea.

“Saya tidak merasa Ten Hag akan dipecat musim ini. Tapi di masa depan, dia akan dipecat lebih cepat daripada orang-orang seperti Pochettino di Chelsea. Tapi setelah musim yang sangat bagus kemarin, saya harap Manchester United bisa lebih baik lagi di musim ini.”

Akankah Pochettino Dipecat Chelsea?

Jika prediksinya Ten Hag akan dipecat sebelum Pochettino, maka pertanyaannya jadi kapan Pochettino bakal dipecat Chelsea? atau bahkan, akankah Chelsea memecat Pochettino?

Yang jelas Pochettino saat ini bukannya tanpa beban. Ia sedang berada dalam tekanan besar untuk mendongkrak performa the blues. Musim kemarin, Chelsea finis di peringkat 12. Itu peringkat terendah mereka sejak musim 1993/94.

Saat ini Chelsea masih duduk di peringkat 12 setelah hanya mampu menang sekali. Ada anggapan kalau the blues saat ini sedang dalam masa transisi. Jadi finis di luar empat besar musim ini masih bisa diterima. Tapi, bagaimanapun juga Chelsea pasti menargetkan untuk bisa finis di zona Liga Champions.

Ditambah lagi, Chelsea sudah menghabiskan hampir satu miliar pounds untuk belanja pemain. Jadi pertanyaan yang harus dijawab Pochettino adalah, mengapa Chelsea masih saja terlihat seperti tim yang kurang komplit?

Wartawan sepak bola dari Mirror, Darren Wells yakin kalau nasib Pochettino bergantung pada tiket Liga Champions. “Pochettino akan diberikan waktu untuk bekerja apapun hasilnya musim ini. Tapi anda tidak bisa mengabaikan fakta kalau pemilik Chelsea rela sudah bakar uang tapi timnya tidak masuk Champions League lagi. Empat besar adalah hasil minimal!” Tulisnya di Mirror.

Pochettino Masih Ingin Jual Pemain

Di atas kertas, klub yang sudah belanja pemain dengan total 1 juta pounds harusnya bisa malah bisa menang Liga Champions. Tapi kasus Chelsea memang berbeda. Setelah beberapa masalah yang dilalui di musim-musim sebelumnya, pengeluaran 1 juta pounds malah menciptakan masalah lain.

Yaitu skuad yang terlalu gemuk. Ini malah menjadikan Chelsea jadi sebuah tim yang kurang efektif. Contoh saja Manchester City dan Pep, yang lebih suka skuad yang sangat ramping. Alhasil, Pochettino pun masih punya PR di bursa transfer nanti. Yaitu menjual beberapa pemainnya yang tidak dibutuhkan.

Kabarnya setidaknya ada tiga pemain yang ingin dijual Pochettino secepatnya. Mereka adalah Marc Cucurella, Trevor Chalobah, dan Ian Maatsen. Pertimbangannya adalah mereka sudah tidak dibutuhkan Pochettino dan juga masih muda. Sehingga masih banyak klub yang mau membeli mereka dengan harga pantas.

Cucurella masih 25 tahun, Chalobah 24 tahun, sedangkan Ian Maatsen masih 21 tahun. Chalobah akan kembali Chelsea tawarkan ke Bayern Munchen. Sedangkan Cucurella dan Maatsen akan ditawarkan ke klub-klub Inggris lain.

Premier League akan kembali lagi akhir pekan ini. Chelsea akan bertandang ke markas Bournemouth. Bournemouth masih belum pernah menang, jadi sudah seharusnya Chelsea tidak kalah di pertandingan ini. Sementara itu, laga lebih sulit dihadapi Manchester United. Mereka akan menjamu Brighton di Old Trafford. Ini akan jadi tolak ukur bagaimana kedua tim ini bisa mengatasi masalah mereka masing-masing.

Sumber referensi: Mirror, Express, MEN, Mirror, Bible, Athletic, Goal

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru