Dilabeli “Messi Turki”, Siapa Arda Güler?

spot_img

Seperti tak belajar dari pengalaman, pelabelan “The Next Messi” masih acap kali terdengar. Turki jadi salah satu negara yang sudah punya dua pemain yang menyandang label tersebut.

Yang pertama sudah pasti Emre Mor. Wonderkid kelahiran 24 Juli 1997 itu pernah jadi rebutan Denmark dan Turki. Mor kemudian mencuri perhatian tatkala jadi bagian timnas Turki di Euro 2016.

Namun, hanya dalam sekejap, Emre Mor berubah menjadi pemain medioker. Pemain yang dilabeli “Messi-nya Turki” itu terus berpindah dari satu tim ke tim berikutnya. Attitude-nya dan gaya hidupnya yang buruk membuat Emre Mor sudah jarang terdengar.

Kini, setelah sinar Emre Mor meredup, muncul nama Arda Güler, wonderkid berikutnya yang mendapat label “Messi Turki”. Guler baru-baru ini mendapat banyak sorotan di masa bursa transfer pemain. Puncaknya adalah tatkala Fabrizio Romano mengabarkan kalau permata sepak bola Turki ini tengah jadi incaran banyak klub papan atas Eropa.

Jadi, siapa sebenarnya Arda Güler? Apakah ia akan bernasib sama seperti Emre Mor?

Profil Arda Güler: Pencetak Gol Termuda Fenerbahce

Nama Arda Güler memang mencuat tak secepat Emre Mor. Namun, bakat yang dimiliki Arda Güler mungkin lebih besar. Melihat perjalanan hidupnya sejauh ini, Arda Güler mungkin saja juga memiliki prospek yang lebih cerah.

Arda Güler lahir dan besar di Altindag, distrik metropolitan di ibukota Ankara. Sejak balita, Arda sudah memperlihatkan bakatnya di sepak bola, hingga kemudian ia mulai serius mendalami sepak bola di usai 9 tahun saat bergabung dengan klub lokal, Gençlerbirliği.

Karier mantan ball boy itu kemudian berubah ketika Serhat Pekmezci yang saat itu menjabat sebagai koordinator akademi Fenerbahce mengirim sebuah DVD kepada Presiden Fenerbahce, Ali Koç yang berisi rekaman pertandingan Arda Güler di sebuah turnamen tim U-14.

Tak butuh waktu lama, Fenerbahce langsung menawarkan tawaran. Dengan mahar sekitar €28 ribu, Arda Güler yang memang sudah menjadi fans Fenerbahce sejak kecil kemudian resmi bergabung dengan klub berjuluk The Yellow Canaries itu pada 20 Februari 2019.

Setelah mencetak 14 gol dan 13 asis dalam 30 penampilannya bersama skuad U-19, Arda Güler kemudian menandatangani kontrak profesional berdurasi dua setengah tahun dengan Fenerbahce pada 31 Januari 2021.

Pemain kelahiran 25 Februari 2005 itu lalu mendapat kesempatan debut perdananya pada 19 Agustus 2021, tepatnya di laga melawan HJK Helsinki di babak play-off Liga Europa. Saat itu, usia Arda Güler masih 16 tahun 174 hari.

Tiga hari setelah laga tersebut, Arda Güler mendapat kesempatan debut perdana di Liga Super Turki. Turun sebagai pemain pengganti di laga melawan Antalyaspor, Arda sukses mencatat satu asis.

Pada 13 Maret 2022, Arda Güler kemudian mencatatkan namanya dalam buku sejarah Fenerbahce. Di laga melawan Alanyaspor, ia sukses mencetak 1 gol yang membuat namanya tercatat sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Fenerbahce.

Total, di musim 2021/2022, Arda Güler sukses menjaringkan 3 gol dan menyumbang 5 asis dalam 16 penampilannya di semua kompetisi. Sebuah performa yang cukup lumayan untuk seorang pemain yang baru saja berumur 17 tahun.

Berkat awal karier profesional yang cukup menjanjikan, nama Arda Güler langsung mencuat sebagai salah satu bakat terbesar di Eropa. Buktinya, dikutip dari Sport, Borussia Dortmund, Barcelona, dan PSG bersaing untuk merekrut pemuda asal Turki tersebut.

Sementara itu, menurut sumber dari Goal, Arsenal, Liverpool, dan Bayern Munchen sama-sama mengirim pemandu bakatnya untuk memantau langsung Arda Güler. Arsenal dan Bayern Munchen bahkan disebut telah melayangkan tawaran untuk merekrut Arda Güler yang saat itu memiliki klausul pelepasan sebesar €30 juta. Namun, Fenerbahce bergerak cepat untuk memagarinya bintang mudanya itu dengan kontrak baru hingga 30 Juni 2025.

Setelah musim debut yang mengesankan, Arda Güler kemudian menjadi bagian dari skuad inti Fenerbahce di musim 2022/2023. Kepergian Mesut Ozil jadi berkah bagi pemain bertinggi badan 176 cm itu. Tak hanya jadi pemain inti, Arda juga berganti nomor punggung menjadi 10, sebuah nomor spesial bagi Arda yang merupakan penggemar berat Alex de Souza, legenda Fenerbahce yang pernah mengenakan jersey bernomor 10.

Kesempatan emas itu dimanfaatkan dengan baik oleh Arda Güler. Sepanjang musim 2022/2023, ia tampil sebanyak 35 kali, mencetak 6 gol dan 7 asis di semua kompetisi, serta menjuarai Turkish Cup 2023. Menit bermainnya juga meningkat dari 1.041 menit menjadi 1.547 menit.

Jika melihat dari kontribusinya untuk Fenerbahce dalam 2 musim terakhir, Arda Güler jelas tidak merepresentasikan seorang Lionel Messi yang sudah produktif sejak muda. Lalu, yang menjadi pertanyaan, atribut apa yang membuat Arda Güler mendapat label “Messi Turki”?

Awal Mula Disebut “Messi Turki” dan Dibandingkan dengan Mesut Ozil

Mengutip dari Goal, julukan “Messi Turki” sebenarnya bukanlah pemberian media, melainkan berasal dari banner yang dibentangkan seorang fans. “Arda Güler : The Turkish Messi”, begitulah bunyi banner yang dibentangkan oleh Max, seorang pemuda berusia 20 tahun di laga Intercontinental Derby, 10 April 2022.

Dari situlah label “Messi Turki” mulai disematkan. Namun, Arda Güler sebetulnya tak hanya dibandingkan dengan Messi saja, tetapi juga dengan mantan bintang timnas Jerman, Mesut Ozil. Dibanding dengan Messi, menurut kami perbandingan Arda Güler dengan Mesut Ozil jauh lebih masuk akal.

Arda Güler memang diberkahi dengan skill olah bola yang menawan. Ia begitu sering mengelabuhi lawan-lawannya dengan gocekan maut. Ia begitu licin ketika menguasai bola. Namun, tak seperti Messi, finishing Arda Güler bisa dibilang masih mentah. Kecepatannya juga rata-rata.

Akan tetapi, dua dribble sukses dan dua umpan kunci per laga jadi bukti kalau ia memiliki potensi lainnya. Pemuda 18 tahun ini adalah seorang gelandang multiposisi. Arda bisa bermain sebagai central midfielder, right midfielder, attacking midfielder, hingga winger dan deepl-lying forward.

Atribut utama Arda Güler yang membuat dirinya dibandingkan dengan Mesut Ozil adalah kemampuannya sebagai playmaker. Musim lalu, Arda dimainkan sebanyak 12 kali sebagai gelandang serang dan sukses mencetak 3 gol dan 4 asis. Sementara di musim ini, 1 gol dan 1 asis berhasil ia cetak ketika bermain sebagai gelandang serang.

Menariknya, Arda Güler menjadi sosok yang lebih berbahaya ketika dirinya dipasang sebagai winger kanan. 3 gol dan 6 asis dari total 6 gol dan 7 asisnya musim ini dicetak ketika dirinya bermain sebagai sayap kanan. Musim lalu, Arda juga sukses menjaringkan 4 gol dan 4 asis dalam 10 penampilannya sebagai winger kanan.

Catatan tersebut menjadi bukti betapa spesialnya bakat Arda Güler . Selain merupakan pemain serbaguna di lini serang, Arda punya atribut menggiring bola, mengumpan, dan naluri mencetak gol yang bagus. Mesut Ozil sendiri pernah mengakui kualitas Arda Güler dan menyebut juniornya itu punya potensi untuk menjadi “bintang dunia”.

Senada dengan Ozil, mantan pelatih Fatih Karagümrük, Andrea Pirlo juga pernah memuji talenta Arda Güler.

“Arda Güler adalah pemain yang sangat berbakat. Dia memiliki potensi untuk bermain di mana saja di dunia. Dia memiliki kualitas, dia bisa membaca permainan dengan baik, dan dia memiliki teknik yang hebat. Jika dia terus mengembangkan permainannya, tidak ada batasan untuk potensinya,” kata Andrea Pirlo dikutip dari Turkish-Football.

Ke Mana Arda Güler Akan Berlabuh?

Kini, berkat penampilan apiknya sepanjang musim 2022/2023, Arda Güler makin diminati banyak klub top Eropa.

Jurnalis Nico Schira menyebut kalau setidaknya ada 5 tim yang tertarik merekrut Arda Güler. Kelima klub tersebut adalah PSG, Borussia Dortmund, Benfica, Napoli, dan AC Milan. Jumlah tersebut belum termasuk Arsenal, Newcastle United, Barcelona, dan Ajax yang sebelumnya santer dikabarkan juga memantau Arda Güler.

Menariknya, Fabrizio Romano mengakabarkan kalau pemilik 2 caps bersama timnas Turki ini bisa didapat di bursa transfer musim panas ini dengan biaya hanya sebesar €17,5 juta. Ini terjadi setelah klausul pelepasannya aktif usai Arda Güler bermain lebih dari 1.500 menit.

Menarik untuk dinanti akan seperti apa akhir dari saga transfer Arda Güler. Jika menilik dari pembahasan kali ini, rasanya terlalu berlebihan melabeli Arda Güler sebagai “Messi Turki”. Terlalu dini pula jika menilai ia akan bernasib sama seperti Emre Mor.

Namun, hal itu tak mengurangi fakta kalau Arda Güler memang seorang wonderkid dengan prospek cerah. Sepanjang dirinya sanggup memenuhi potensinya, Arda Güler bisa menjadi pemain kelas dunia.


Referensi: Goal, Sport, Sportbible, Turkish-Football, Football-Espana, Football.London.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru