Resmi turun dari Liga Primer Inggris, Southampton sebetulnya memiliki beberapa pemain berkualitas di skuadnya. Mereka dirasa masih layak untuk bermain di klub-klub Premier League atau mungkin kasta tertinggi di negara-negara lain. Penasaran siapa saja mereka? Berikut ini tujuh pemain Southampton yang masih layak untuk direkrut pada bursa transfer musim panas mendatang.
Daftar Isi
James Ward-Prowse
Pemain pertama yang masih sangat layak bermain di top tier adalah James Ward-Prowse. Gelandang berkebangsaan Inggris ini masih menjabat sebagai kapten Southampton hingga sekarang. Produk asli akademi The Saints tersebut sudah membela Southampton sejak Juli 2012.
Begitu Southampton dipastikan menjadi salah satu tim yang terdegradasi musim ini, semua mata langsung tertuju pada James Ward-Prowse. Semua menantikan akan ke mana Ward-Prowse berlabuh pada musim depan.
Ward-Prowse dirasa masih layak bertahan di Liga Inggris dengan bekal keahlian mengeksekusi bola matinya. Sepanjang karirnya di kasta tertinggi, ia sudah melesakan 17 gol tendangan bebas yang mana hanya kalah dari David Beckham. Selain tendangan bebasnya, sang pemain juga dikenal karena kesetiaannya kepada klub.
Namun, situasinya kini berbeda, Soton tak lagi bermain di kasta tertinggi musim depan. Dilansir Daily Mail, klub-klub papan atas seperti Newcastle United, Brighton, Tottenham Hotspur, hingga Manchester United menunjukan minat. Patut ditunggu, ke mana Ward-Prowse akan berlabuh. Bertahan? Atau hengkang?
Che Adams
Selanjutnya ada penyerang Southampton, Che Adams. Penyerang berusia 26 tahun ini juga masih layak untuk bermain di kasta tertinggi sepakbola Inggris. Meski baru merasakan atmosfer Premier League pada musim 2019/20, Adams dinilai cukup konsisten bersama Soton.
Kelebihan dari pemain asal Skotlandia ini adalah fleksibilitasnya. Meski dikenal sebagai striker murni, Adams mampu mengisi segala pos lini serang. Ia bahkan sudah bermain di empat posisi yang berbeda selama membela Southampton. Selain itu, Adams bukan merupakan striker yang hanya bergerak di kotak penalti. Ia merupakan striker yang aktif menciptakan peluang.
Musim ini, Che Adams sudah mencetak 10 gol dan tiga assists di semua kompetisi. Kabarnya, ia berminat untuk bertahan dan membantu Soton untuk kembali ke Premier League sesegera mungkin. Namun, ia juga tak menutup kemungkinan apabila ada klub kasta tertinggi yang berminat padanya. Kabarnya, Everton dan Arsenal sempat meminati striker 26 tahun tersebut.
Theo Walcott
Theo Walcott juga pantas untuk masuk daftar pemain yang mesti diselamatkan. Meski sudah tak berada di usia muda lagi, pengalaman, kecepatan, dan visi bermainnya masih layak untuk membela klub di kasta tertinggi liga-liga Eropa. Dan kebetulan, kontrak pemain berusia 34 tahun ini akan berakhir pada Juni mendatang.
Itu berarti, jika Theo Walcott memutuskan untuk tidak memperpanjang masa baktinya bersama The Saints, setiap klub yang berminat bisa mendapatkannya dengan gratis. Sejauh ini, belum ada update lebih lanjut soal masa depan Walcott. Tapi, menurut The Sun, Walcott sangat berminat untuk melanjutkan karir di Amerika Serikat. Kabarnya, Kota Los Angeles dan New York jadi tujuan utamanya musim depan.
Romeo Lavia
Selanjutnya ada Romeo Lavia. Ia merupakan salah satu talenta muda yang menarik perhatian di Liga Inggris musim ini. Meski masih berusia 19 tahun, perannya di skuad utama The Saints sangat vital. Bermain sebagai gelandang bertahan, Lavia bahkan telah mengantongi 2000 menit dari 27 pertandingan liga.
Baru bergabung dari Manchester City pada awal musim 2022/23, Lavia dengan cepat nyetel dengan permainan Southampton. Meski sempat cedera hamstring di awal musim, berkat etos kerja tinggi dan konsistensi di lapangan dan meski Soton kerap berganti pelatih, Lavia tetap jadi pilihan utama.
Musim ini Lavia sudah memainkan 33 pertandingan dan mencetak satu gol dan satu assists di semua kompetisi. Dilansir Daily Mail, penampilannya di Soton telah menarik perhatian beberapa klub Inggris. Kabarnya, Arsenal dan Manchester United menaruh minat pada Lavia. Selain itu, City juga memiliki klausul pembelian kembali dengan mahar 40 juta pounds atau sekitar Rp740 miliar.
Tino Livramento
Satu lagi pemain muda yang perlu diselamatkan adalah Tino Livramento. Pemain berusia 20 tahun ini merupakan salah satu lulusan akademi Chelsea. Namun, Livramento memilih untuk meninggalkan Stamford Bridge pada 2021 demi mendapat menit bermain.
Di usianya yang masih sangat muda, Livramento sudah menunjukan performa yang menjanjikan selama musim 2021/22. Cukup sayang kita tak bisa melihat aksinya di musim ini karena ia sedang menjalani masa pemulihan cedera robek otot ligamen. Meski demikian, ketika pulih nanti kemampuannya akan berguna bagi klub mana pun yang menampungnya.
Tino masih memiliki kontrak dengan The Saints hingga tahun 2026. Namun, kabarnya Chelsea berminat untuk memulangkannya musim panas mendatang. The Blues akan mendapat lawan yang kuat karena Manchester City juga tengah memantau sang pemain.
Sekou Mara
Southampton memang jadi gudangnya pemain muda potensial musim ini. Mereka mengandalkan pemain muda di setiap lini, tak terkecuali di lini depan. Sekou Mara jadi nama yang mengisi pos tersebut. Pemain berusia 20 tahun ini juga dirasa masih layak untuk bersaing di kasta tertinggi Liga Inggris.
Meski berpostur tubuh tinggi, Mara merupakan pemain depan yang mengandalkan kecepatan dan kecerdasan meloloskan diri dari pressing lawan. Torehan golnya musim ini memang minim, tapi penampilannya di Carabao Cup saat melawan Manchester City cukup mencuri perhatian. Ia bahkan menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 2-0 Soton atas City.
Meski demikian, mendengar Soton terdegradasi, beberapa klub ada yang berminat untuk mengamankan jasa Mara. Menurut Football Daily, Newcastle dan klub yang tak disebutkan namanya dari Bundesliga dan Ligue 1 mulai mempelajari kemungkinan untuk memboyong sang pemain.
Armel Bella-Kotchap
Terakhir ada Armel Bella-Kotchap. Bek tengah asal Jerman ini jadi perbincangan setelah namanya masuk dalam skuad Timnas Jerman yang berlaga di UEFA Nations League dan Piala Dunia 2022. Ia dipanggil untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Mats Hummels yang absen lantaran cedera.
Selama bermain di Liga Inggris, Armel membangun reputasi sebagai bek muda tangguh dan berbakat. Ia juga memiliki koneksi yang bagus dengan bek senior Jan Bednarek di lini bertahan Soton. Ia mengantongi 24 pertandingan dan mencatatkan dua assists di Liga Inggris musim 2022/23.
Mungkin banyak pemain senior yang lebih baik daripada Armel. Namun, di usianya yang masih 21 tahun bakatnya akan tersia-siakan apabila hanya bermain di kasta kedua Liga Inggris. Dilansir One Football, Eintracht Frankfurt berminat untuk menampung jasa Bella-Kotchap dan Soton mematok 25 juta euro (Rp402 miliar) apabila mereka serius ingin mendapatkannya.
Sumber: Football Faithfull, Goal, The Sun, Daily Mail, 90min, CNN


