Skuad Chelsea Juara Liga Champions Pertama Kali, Kemana Mereka Sekarang?

spot_img

Sepanjang sejarahnya, Chelsea sangat kesulitan untuk meraih trofi Liga Champions. The Blues bahkan baru bisa meraih trofi itu pada tahun 2012, kala ditukangi oleh pelatih yang sebenarnya biasa-biasa saja, Roberto Di Matteo. Namun kala itu Chelsea dipenuhi pemain yang hebat. Btw, ke mana mereka sekarang, ya?

Petr Cech

Petr Cech sudah mengawal gawang Chelsea sejak 2004. Kiper yang dibeli dari Rennes itu menjadi bagian yang tak tergantikan di era Roman Abramovich. Ia menjadi hero di laga adu penalti melawan Munchen.

Cech total sudah 11 musim bersama The Blues dengan catatan 450 pertandingan. Setelah final, ia sempat bertahan di Chelsea hingga 2015. Sebelum akhirnya menyeberang ke rival sekota, Arsenal. Ia di The Gunners mengabdi hingga 2019. Cech juga sempat merasakan sakitnya kalah di final Europa League atas mantan timnya itu.

Akhirnya, mantan pemain hoki es itu pensiun di 2019. Setelah pensiun, Cech tak lupa akan hobinya. Ia sempat mencoba kembali bermain hoki es dengan bergabung di tim hoki, Guildford Phoenix.

Namun setelah itu ia kembali ke Chelsea karena ditunjuk Abramovich menjadi penasehat teknis klub. Sampai akhirnya dengan kedatangan sang pemilik baru Chelsea, Todd Boehly, ia dan rekan-rekannya seperti Marina Granovskia memilih hengkang.

Ashley Cole dan Jose Bosingwa

Di sektor bek sayap ada Ashley Cole. Bek legendaris Inggris yang dibajak dari Arsenal oleh Abramovich pada 2006 silam.

Cole hanya bertahan di Chelsea sampai 2014. Sejak hadirnya bek kiri lain seperti Cesar Azpilicueta, kontraknya tidak diperpanjang. Ia memilih hengkang ke Italia bersama AS Roma selama semusim, sebelum akhirnya nekat melancong ke negeri Paman Sam bersama LA Galaxy.

Kangen terhadap tanah kelahirannya, Cole pun pulang kampung dan memilih bermain di Derby County. Ia dipekerjakan temannya, Frank Lampard yang jadi pelatih Derby saat itu.

Setelah pensiun sebagai pesepakbola, Cole mencoba di dunia kepelatihan dengan menukangi tim muda Chelsea U-15 dan asisten U-21 Timnas Inggris hingga 2021. Sampai akhirnya ia dipercaya Frank Lampard menjadi asistennya kala melatih Everton.

Namun setelah Lampard dipecat, Cole mencoba peruntungan menjadi pundit di Sky Sports terutama dalam reportase laga yang menyangkut Arsenal dan Chelsea.

Tandemnya Cole di bek sayap kanan ada Jose Bosingwa. Pemain yang dibeli dari Porto pada 2008 itu sangat eksplosif menjadi penerus rekannya sesama Portugal, Paulo Ferreira yang sudah semakin menua.

Mentalnya saat meraih Liga Champions 2004 bersama Porto mampu ia tularkan. Namun setelah kontraknya habis di Chelsea pada 2014, ia malah bergabung dengan klub sesama London, QPR. Di sana ia menerima nasib apes hingga terdegradasi.

Akhirnya, ia melancong ke Trabzonspor di Liga Turki. Di sana ia juga apes karena gajinya sempat ditunggak dua bulan. Ia kemudian kapok dan memilih pensiun sebagai pesepakbola pada 2016. Terakhir ia keluar di media ketika komentarnya mengenai semifinal Liga Champions melawan Barcelona pada 2009 silam.

David Luiz dan Gary Cahill

Di sektor bek tengah, Chelsea kehilangan kapten John Terry yang harus absen akibat kartu merah pada semifinal leg kedua menghadapi Barcelona. Dipilihlah David Luiz sebagai pengganti.

Pemain yang dibeli dari Benfica itu bertahan hingga 2014 di Chelsea. Namun anehnya, “si kribo” ini sempat kembali lagi ke Stamford Bridge setelah transfer termahalnya sebagai bek di PSG hanya berumur dua musim saja.

Sama seperti Cech, David Luiz menyebrang ke Arsenal pada 2019. Setelah itu ia menjadi agen bebas di 2021 dan memilih pulang kampung ke tanah kelahirannya untuk merumput bersama Flamengo, klub yang dibelanya hingga sekarang.

Tandem Luiz ketika itu adalah Gary Cahill. Pemain lokal Inggris yang dibeli dari Bolton Januari 2012. Hanya butuh lima bulan baginya untuk mampu meraih mahkota Liga Champions. Masa indahnya bersama Chelsea juga berlangsung lama hingga 2019.

Ia ditepikan sejak kedatangan Sarri. Kemudian ia memilih masih berada di London dengan membela Crystal Palace. Sebelum akhirnya ia ke Bournemouth dan membawa serta tim itu promosi ke Premier League tahun 2021. Cahill sendiri pensiun di 2022 saat usianya 36 tahun. Ia kini sering terlihat jadi pundit di BBC mengenai reportase pertandingan di lapangan.

Obi Mikel dan Frank Lampard

Lini tengah The Blues di final ketika itu diisi oleh John Obi Mikel dan Frank Lampard. Obi Mikel yang juga kapten Timnas Nigeria sudah satu dekade lebih bersama Chelsea.

Tahun 2016 adalah waktunya untuk pergi dengan status bebas transfer setelah tersingkir dari tim utama. Kisah keberlanjutan karir Obi Mikel ini unik. Meski masih bisa bermain di level tertinggi Eropa, ia malah memilih meraup cuan ke Liga Tiongkok bersama klub China, Tianjin TEDA.

Setelah itu karirnya juga hanya seumur jagung di klub-klub macam Middlesbrough, Trabzonspor, Stoke, maupun Kuwait FC. Ia pensiun pada 2022 lalu. Namanya akhir-akhir ini kembali mencuat setelah wawancaranya dengan Dubai Eye dengan mengatakan Eden Hazard sebagai “pemain yang malas”.

Tandemnya yakni Frank Lampard tak usah diragukan lagi. Ia menjadi salah satu legenda di Stamford Bridge bersama Terry. Setelah pensiun sebagai pesepakbola 2017 silam, ia menjadi seorang pelatih. Namun, sebelum itu Lampard juga ternyata pernah berseragam Manchester City setelah melewati masa jaya di Chelsea.

Setelah itu Lampard hijrah ke Amerika bersama New York City. Karirnya sebagai pelatih mulai moncer kala membesut Derby County. Sampai akhirnya ia dipanggil klub kebanggaannya, Chelsea untuk menjadi pelatih. Namun karirnya sebagai pelatih mengalami nasib buruk. Setelah dipecat di Chelsea, ia melatih Everton dan kemudian dipecat. Kini ia masih menganggur.

Ryan Bertrand, Juan Mata, dan Salomon Kalou

Di sektor gelandang serang, Chelsea memakai Ryan Bertrand di sebelah kiri, Juan Mata di tengah, dan Salomon Kalou di kanan. Nama Ryan Bertrand jadi kejutan di sektor sayap kiri.
Ia merupakan pemain asli binaan akademi Chelsea. Namun ia selalu kalah saing dengan Ashley Cole di bek kiri.

Setelah di Chelsea, di 2015 ia dipinjamkan ke Southampton. Sampai akhirnya ia dipermanenkan Soton dan hidup disana selama 6 tahun lamanya. Barulah pada 2021, ia pergi ke Leicester. Namun cedera mengganggu karirnya. Sampai sekarang ia masih terikat kontrak di Leicester, namun belum sembuh dari cederanya.

Juan Mata sebagai playmaker adalah pemain yang didatangkan dari Valencia pada 2011. Umurnya di Stamford Bridge tak panjang setelah jarang mendapat menit bermain berkat kedatangan kembali Mourinho.

Ia kemudian memilih berlabuh ke MU pada 2014. Delapan tahun lamanya ia di Old Trafford. Selama di Manchester, ia juga sempat mendirikan badan amal dan restoran bersama ayahnya. Setelah dilepas MU musim lalu, ia berlabuh ke Galatasaray hingga sekarang.

Sebagai gelandang kanan, ada Salomon Kalou. Pemain Pantai Gading yang setia menemani Drogba di lini depan Chelsea musim itu. Setelah bergabung dari Feyenoord 2006 silam, ia menghabiskan enam tahunnya di Chelsea.

Setelah dari Chelsea ia melalang buana ke berbagai klub macam Lille, Hertha Berlin, hingga Botafogo. Namun, pada 2022 ia memilih pulang ke Afrika, tapi bergabung ke klub liga Djibouti, Arta Solar.

Didier Drogba

Di posisi striker ada aktor kemenangan adu penalti, Didier Drogba. Legenda Chelsea dan Pantai Gading itu jadi maskot di tim selama delapan tahun sejak dibeli dari Marseille 2004 silam.

Setelah juara Liga Champions, Drogba memilih berpetualang meraih cuan di negeri Cina bersama Shanghai Shenhua. Ia juga sempat semusim bersama Galatasaray. Drogba juga pernah kembali ke Chelsea pada 2014 saat dilatih Mourinho.

Empat tahun terakhir karirnya dihabiskan di Amerika. Ia bermain untuk Montreal Impact dan Phoenix Rising sebelum pensiun pada 2018. Drogba juga menjadi pemilik saham minoritas di klub Phoenix Rising. Drogba pensiun pada 2018 dan hingga sekarang fokus pada kegiatan amal di luar lapangan, terutama di negara asalnya Pantai Gading.

Lalu, ke mana Roberto Di Matteo? Sang pelatih kini diisukan hijrah ke Korea Selatan. Ia dikabarkan tengah jadi penasihat klub Korea Selatan, Jeonbuk Hyundai.

https://youtu.be/Pg-Etp7Xi5Y

Sumber Referensi : footballlondon, planetfootball, thesun, mirror, en.as, goal

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru