Dari Pengkhianat jadi Juru Selamat! Gol Owen di Derby Manchester 2009

spot_img

Michael Owen punya karir yang luar biasa ketika di Liverpool. Ia adalah pencetak gol paling mematikan di Liga Inggris dan jadi pemain Inggris pertama yang dapat penghargaan Ballon d’Or. Itu semua didapatkan ketika dirinya membela the kop.

Tapi kepindahannya ke Manchester United di musim panas tahun 2009, menjadi langkah yang tak biasa bagi sang pemain. Bukan hanya dirinya sedang melalui masa sulit setelah pindah ke Real Madrid di tahun 2004. Tapi juga Manchester United adalah rival abadi Liverpool.

Sebelumnya, Owen sempat bergabung bersama Real Madrid. Itu jadi alasan dirinya hengkang dari Anfield. Ternyata ia tidak bisa menemukan kebahagiaan di Bernabeu. Bersama los blancos dirinya hanya bertahan semusim. Meskipun, catatannya tidak terlalu buruk. 16 gol dan 4 assist dari 45 pertandingan.

Ia pun pindah ke Newcastle di tahun 2005. Setelah The Magpies terdegradasi di akhir musim 2008/09 Owen hengkang dengan status bebas transfer. Owen sebenarnya ingin kembali ke Anfield, yang finis baru saja finis di peringkat kedua bersama Rafael Benitez. Tapi Rafa menolak. Pelatih asal Spanyol itu tidak membutuhkan striker tua yang sering cedera.

Datang ke Old Trafford

Berkah datang ketika Owen mendapatkan sebuah telpon dari Sir Alex. Fergie yang baru saja ditinggal oleh Cristiano Ronaldo ke Real Madrid dan Carlos Tevez ke klub seberang, membutuhkan striker baru.

Dalam benak Owen, ia tahu kalau MU adalah klub pemenang yang mendapatkan gelar secara reguler. Tapi ia juga tahu kalau pindah ke Old Trafford berarti harus siap menerima resiko dicap sebagai penghianat. Meskipun begitu, Owen pada akhirnya pindah setelah sekali lagi mendapat penolakan dari Rafael Benitez.

Bagi Owen ini tentu bukan langkah yang membanggakan baginya. Semua orang tahu Liverpool dan Manchester United saling membenci. Ia tidak bisa begitu saja pindah ke United. Apalagi setelah Owen membela Liverpool sejak usia 14 tahun, dan sudah dianggap sebagai orang lokal Liverpool. Tapi ia tidak punya pilihan lain.

Memakai jersey United mungkin menyakitkan bagi Owen. Sebesar rasa sakit fans Liverpool yang melihat ia mengenakan jersey merah dengan logo yang salah. Tapi lewat satu momen di derby Manchester, ia setidaknya masih bisa merasa bangga bermain sepakbola.

Ya, karir Owen di United memang tidak terlalu membanggakan. Tapi ada satu gol, satu pertandingan yang membuatnya selalu diingat oleh para pendukung United.

Derby Manchester

Saat itu adalah derby Manchester, bulan September 2009. Ini adalah pertemuan pertama mereka di premier league musim ini. City dan MU sama-sama punya 12 poin, tapi anak asuh Ferguson sudah menjalani pertandingan lebih banyak. Jadi Fergie harus bisa mengalahkan tetangga berisik kalau tidak mau tertinggal poin lebih jauh.

Tapi City saat itu bukan tim yang bisa diremehkan. Musim pana 2009 ini adalah musim panas penuh pertama Sheikh Mansour sebagai pemilik baru City. Belanja besar-besaran pun dilakukan untuk memperbaharui klub. Emmanuel Adebayor yang seharga 25 juta pounds telah mencetak gol di empat pertandingan pembuka. Ditambah Carlos Tevez yang dibajak dari United.

Sementara setan merah tidak terlalu banyak melakukan belanja. Hanya Michael Owen, Antonio Valencia, dan beberapa pemain lainya. Kebanyakan skuad MU berisi pemain yang sama seperti di musim sebelumnya.

Meskipun begitu, MU masih bisa memberikan perlawanan. Bermain di Old Trafford, Wayne Rooney sudah membuka keunggulan ketika laga baru berjalan dua menit. Tapi Gareth Barry mencetak gol penyeimbang di menit ke-16. Babak pertama pun berakhir dengan hasil imbang 1-1.

masuk ke babak kedua, Darren Fletcher mengembalikan keunggulan di menit ke-49. Sebelum Craig Bellamy membuat kedudukan jadi imbang lagi tiga menit kemudian. MU masih berusaha untuk bisa menang di pertandingan itu. Fletcher kembali mencetak gol di menit ke-80. Tapi sayangnya Bellamy lagi-lagi membuat skor sama di menit ke-90.

Gol penyelamat Owen

Situasi ini membuat para pemain United frustasi. Tiga kali mereka bisa unggul dan tiga kali City bisa menyamakan keunggulan. Pertandingan pun terasa akan berakhir dengan skor imbang. Injury time yang diberikan wasit sudah habis, tapi karena bole masih hidup ia pun memberikan satu serangan untuk United.

Dengan empat bek City terlalu fokus untuk menutup daerah tengah depan kotak penalti, Owen bisa menempati posisi yang tidak terjaga. Bola pun dioper ke arahnya, dan dengan sisa-sisa pemain terbaik yang masih ia miliki, Owen dengan tenang melepaskan tendangan ke belakang gawang Shay Given. Ini adalah gol pertama Owen untuk United.

Gol itu membuat MU bisa menang dari Manchester City. Sekaligus membungkam kebisingan para citizen yang terlalu berisik setelah berhasil membajak Tevez. Itu semua berkat gol menit akhir dari Michael Owen, pemain yang dianggap sebagai penghianat.

Dikutip dari laman Premier League, Owen mengaku itu adalah salah satu momen terbaik selama karir sepakbolanya. Baginya mencetak gol dramatis di laga derby adalah sesuatu yang luar biasa.

“Mencetak gol yang dramatis seperti itu di dalam sebuah derby adalah sesuatu yang sangat luar biasa. Anda harus melihatnya untuk bisa merasakannya. Ini pasti jadi salah satu pertandingan terbaik yang pernah ditayangkan di televisi”

Nasib Owen Setelahnya

Di akhir musim pertamanya bersama United, ia total mencetak 9 gol. Termasuk golnya ke gawang Wolfsburg dalam kemenangan 3-1 di Liga Champions. Sementara musim 2009/10 bukan musim yang baik untuk United dibawah asuhan Ferguson. Mereka harus puas duduk di peringkat ke-2, kalah dari Chelsea yang jadi juara Premier League.

United juga tersingkir di Liga Champions. Mereka hanya mampu sampai ke perempat final setelah kalah dari Bayern Munchen. Anak asuh Fergie juga gugur di FA Cup. Satu-satunya trofi yang diperoleh musim itu adalah Piala Liga.

Owen pindah ke Stoke City sebelum akhirnya pensiun di tahun 2013. Ia memang tidak menjadi pemain yang bersinar di United. Tapi satu golnya ke gawang City itu membuat Owen selalu diingat sebagai pahlawan setan merah.

Sumber refrensi: Pundit, Planet, Transfermarkt, B/R, Sky, Premier League

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru