Dulu Cupu, Pemain Arsenal Ini Disulap Arteta Jadi Gacor

spot_img

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengakui bahwa Arsenal sedang di atas angin. Pep yang menjadi pesaing utama pun mengklaim apabila skuad asuhan Mikel Arteta mampu konsisten, mereka punya peluang meraih 100 poin di Liga Inggris musim ini.

Meski masih harus kita tunggu bagaimana kelanjutan performa Arsenal hingga akhir musim, yang jelas ini adalah pertanda yang bagus bagi Meriam London. Lonjakan performa Arsenal tak terlepas dari kualitas dari tiap individu yang terus meningkat. Dan di balik peningkatan performa pemain ada campur tangan Mikel Arteta. 

Mantan asisten pelatih Pep Guardiola itu berhasil melakukan pendekatan personal pada setiap pemainnya. Ada banyak pemain yang merasakan perubahan drastis sejak dilatih Arteta. Kemampuannya dalam bermain naik signifikan sehingga menjadi pemain kelas dunia. Dan berikut daftar pemain yang disulap Arteta jadi makin gacor!

Bukayo Saka

Bukayo Saka lahir dari tempaan akademi Arsenal. Debutnya di tim utama Arsenal terjadi pada Juli 2019 lalu. Muncul sebagai pemain mentah, Bukayo Saka yang masih berusia belasan tahun justru mampu menunjukan perkembangan yang pesat di bawah asuhan Arteta.

Statistiknya pun meningkat dari tahun ke tahun. Seiring bertambahnya usia, Arteta membantu Saka berkembang dari pemain akademi menjadi pemain bintang di Arsenal. Kini, gelandang 21 tahun tersebut telah mencetak tujuh gol dan tujuh assist di semua kompetisi musim ini bersama The Gunners.

Metode yang Arteta gunakan untuk meningkatkan performa Saka pun terbilang tegas dan tega. Tapi itu semua demi mencapai potensi maksimal dari sang pemain. Selain pendekatan secara personal, Arteta juga terus memainkan Saka agar ia terbiasa dengan jadwal kompetisi yang padat. Buah dari “kejamnya” Arteta menjadikan Saka pemain yang dewasa sehingga Gareth Southgate pun menjadikannya pilihan utama di Timnas Inggris.

Emile Smith-Rowe

Setahun setelah munculnya Bukayo Saka, Emile Smith-Rowe muncul sebagai talenta muda yang fresh pada tahun 2020. Semenjak musim itu, Emile mulai rutin bermain di skuad utama The Gunners. Pemain lulusan akademi Arsenal itu tergolong tampil apik semenjak diberi kepercayaan lebih oleh Mikel Arteta.

Musim 2021/22 adalah sebuah langkah yang berani dari Arteta untuk memberi nomor punggung 10 kepada pemain muda macam Smith-Rowe. Namun, ia membayar kepercayaan yang telah diberi Arteta. Sebagai gelandang serang, musim tersebut jadi yang paling produktif selama bermain di bawah asuhan Arteta. Ia mencetak 11 gol di semua kompetisi.

Mikel Arteta selalu menekankan kepada Emile untuk tidak cepat puas dengan performanya di lapangan. Ia mendidiknya untuk tetap haus akan performa apik di setiap pertandingan. Sayangnya, musim 2022/23 belum berjalan baik untuk Emile. Ia baru memainkan empat pertandingan karena terbelit cedera. 

Aaron Ramsdale

Dari sektor penjaga gawang, ada Aaron Ramsdale. Di awal kedatangannya pada tahun 2021, ia dicap sebagai penandatanganan yang aneh bagi sejumlah fans. Pasalnya, sebelum bergabung dengan Arsenal, Ramsdale telah gagal membawa timnya bertahan di kasta tertinggi. Ia bahkan mengalami degradasi dua kali berturut-turut dengan Bournemouth dan Sheffield United.

Maka, ketika Arteta kemudian ngotot menebusnya dengan harga 28 juta euro (Rp.464 miliar) dari Sheffield, nada sumbang yang merendahkan The Gunners tak terbendung lagi. Meski begitu, Arteta memiliki pandangan yang berbeda pada Ramsdale. Arteta yakin Ramsdale memiliki kualitas yang cocok dengan skema yang diusungnya.

Hasilnya, Ramsdale mampu menggantikan Bernd Leno di musim debutnya. Dan semenjak itu posisinya tak tergantikan. Arsenal bahkan rela melepas Emi Martinez demi memberi tempat untuknya. Arteta mempertajam kemampuan Ramsdale dalam distribusi bola sehingga ia baik dalam membantu fase build-up serangan The Gunners.

Kiper berkebangsaan Inggris itu sekarang menjadi salah satu Shoot Stopper kelas wahid di Inggris. Sejauh ini ia sudah mencatatkan 34 saves dengan persentase penyelamatan di angka 74%. Itu peningkatan yang cukup signifikan, sebab sebelum ditangani oleh Arteta, persentase penyelamatan yang dicatat Ramsdale tak lebih dari 66%.

Martin Odegaard

Ketika pertama kali muncul bersama Real Madrid, Martin Odegaard digadang-gadang bakal jadi Messi-nya Norwegia. Namun, ia tak mendapatkan apresiasi yang semestinya. Sekitar tahun 2017 hingga 2020, Odegaard tak pernah menembus skuad utama Madrid. Ia selalu dipinjamkan ke beberapa klub termasuk Arsenal.

Ketika Arteta memutuskan untuk meminjamnya pada pertengahan musim 2020/21, ia melihat potensi yang dimiliki Odegaard. Arteta merasa kalau permainan Odegaard bisa menunjang skema yang diusungnya. Oleh karena itu, Arteta berani mengusulkan kepada pihak klub untuk mempermanenkan Odegaard di akhir musim.

Kelebihan Odegaard yang tak dimiliki gelandang Arsenal lainnya adalah kemampuannya menemukan ruang di lini tengah dan pertahanan lawan, itu disadari oleh Arteta. Berbekal kejeliannya, Arteta mengasah kualitas umpan terobosan Odegaard yang dapat membuka ruang sempit. 

Kemampuannya tersebut akan sangat membantu para penyerang Arsenal, khususnya ketika sudah berada di area sepertiga akhir lawan. Pelatih berkebangsaan Spanyol itu berhasil mendaur ulang “sampah” Real Madrid jadi permata yang bersinar di Emirates Stadium.

Gabriel Martinelli

Perkembangan Gabriel Martinelli di bawah Arteta juga tak luput dari perhatian. Didatangkan dengan status bukan pemain bintang, melainkan hanya pemain lokal Brazil yang masih mentah, Martinelli berhasil tumbuh menjadi pemain andalan The Gunners bersama Arteta. Puncaknya dia berhasil masuk dalam skuad Timnas Brazil untuk Piala Dunia 2022 kemarin.

Setibanya di Arsenal awal musim 2019/20, Martinelli hanya dianggap sebagai investasi biasa layaknya klub-klub lain yang membeli pemain muda dan dimainkan di tim akademi. Jam terbang Martinelli ketika dilatih Unai Emery pun tak banyak. Sampai akhirnya Mikel Arteta yang datang pada Desember 2019 memberinya kepercayaan lebih.

Martinelli kerap dipercaya mengisi sisi kiri penyerangan Arsenal. Hasilnya, ia melakoni 26 pertandingan di semua kompetisi musim 2019/20. Dari 26 laga itu, ia bisa mencetak 10 gol dan 4 assist. Angka yang cukup fantastis untuk bocah berusia 18 tahun.

Berhadapan dengan pemain muda, Arteta memiliki kendali penuh. Ia paham betul kebutuhan tim dan atribut apa yang harus diasah. Dua musim dilatih oleh Arteta, kecepatan, dribbling serta etos kerja telah menjadi keunggulan Martinelli. Musim ini, Martinelli hampir tak tergantikan di line up Arteta. Dalam 17 pertandingan liga, ia telah mencetak tujuh gol serta dua assist.

Ben White

Terakhir ada Ben White. Biaya transfer yang mencapai 50 juta pounds (Rp939 miliar) membuat kedatangannya tahun 2021 menimbulkan keraguan. Saat itu Arsenal dianggap nggak waras kala menebus White dengan harga segitu. Namun, lagi-lagi kejelian Arteta dalam mendatangkan pemain terbukti. White menampilkan pertahanan yang kokoh selama berseragam Arsenal.

Mikel Arteta meminta Ben White yang memiliki posisi asli sebagai bek tengah untuk menjajal peran di luar posisi naturalnya, yakni sebagai bek kanan. Pemain 25 tahun itu pun akhirnya menerima tantangan sang juru taktik.

Sejauh ini, perubahan itu menjadi sebuah kejeniusan seorang Arteta. Sepanjang paruh pertama musim 2022/23, White mampu tampil mempesona sebagai bek kanan. Sekali lagi, Arteta berhasil memaksimalkan potensi pemainnya. White mendemonstrasikan kapabilitasnya sebagai pemain belakang versatile.

Sumber: Goal, Planet Football, Football London, Independent, Coach Voice

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru