Bursa transfer musim dingin telah dibuka. Beberapa klub mulai mencari amunisi baru untuk menambah kekuatan di paruh kedua musim 2022/23. Nama-nama pemain top seperti Joao Felix, Enzo Fernandez hingga Josko Gvardiol belakangan ini sering menghiasi pemberitaan di bursa transfer. Mereka diyakini bakal menyusul Cristiano Ronaldo dan Cody Gakpo yang telah menemukan klub barunya.
Nama-nama tersebut ramai dibicarakan karena tampil memukau di Piala Dunia. Namun, seharusnya dunia tak berpusat pada pemain yang tampil oke di satu ajang saja. Ternyata masih ada beberapa pemain top yang kini berstatus tanpa klub di bursa transfer kali ini. Siapa saja mereka? Berikut Starting Eleven sajikan nama-nama pemain nganggur yang masih layak untuk dibeli.
Daftar Isi
Daley Blind
Nama pertama barangkali jadi yang paling fresh. Daley Blind baru saja sepakat untuk mengakhiri kontraknya bersama Ajax enam bulan lebih awal setelah ia mengabdi selama delapan tahun. Kini ia berstatus tanpa klub, yang mana ia bisa pindah ke klub mana pun secara gratis.
RESMI: Ajax telah mengakhiri kontraknya dengan Daley Blind (32). Kini, Blind berstatus bebas transfer.#TransferExtraTime pic.twitter.com/4fKiY2buDx
— Extra Time Indonesia (@idextratime) December 27, 2022
Blind melakukan debutnya untuk Ajax pada 2008. Ia sempat menghabiskan empat musim dari 2014 hingga tahun 2018 di Liga Inggris bersama Manchester United. Namun masa-masanya di Liga Inggris tak begitu baik. Ia pun kembali ke klub Belanda tersebut pada awal musim 2018/19.
Meski sudah berusia 32 tahun, mantan punggawa Groningen tersebut dirasa masih layak bermain di Eropa. Fleksibilitasnya di lini belakang dan lini tengah tentu akan membantu klub mana pun yang ingin memperdalam materi skuadnya. Mengingat klub-klub Eropa memiliki jadwal yang cukup padat di tahun 2023.
Setiap klub di Eropa setidaknya memainkan tiga kompetisi domestik. Belum lagi jika mereka bermain di kompetisi internasional macam Liga Champions atau Europa League. Sejauh ini, belum ada klub yang serius ingin menggaetnya, beberapa fans bahkan menekan Ajax untuk merekrutnya kembali. Namun, menurut Football-Oranje, Blind sedang dikaitkan dengan klub Liga Belgia, Royal Antwerp.
Isco Alarcon
Nama selanjutnya datang dari sepakbola Spanyol. Sempat menjadi bintang di Real Madrid, dan bergabung dengan Sevilla di awal musim 2022/23, kini Isco Alarcon berstatus tanpa klub. Kebersamaan gelandang Spanyol itu dengan Sevilla berjalan singkat, ia hanya bertahan selama empat bulan saja di klub La Liga tersebut.
Isco sebetulnya meneken kontrak berdurasi dua tahun dengan Sevilla. Namun, menurut Goal, minimnya menit bermain menjadi penyebab utama Isco untuk meninggalkan Los Palanganas. Terbatasnya jumlah penampilan Isco tak lepas dari pergantian pelatih Sevilla, dari Julen Lopetegui ke Jorge Sampaoli pada Oktober lalu.
🚨Salernitana checked the status of 30-year-old Spanish free agent player Isco. 🇪🇸🟫⬜ #Salernitana pic.twitter.com/uN20Gs3ovQ
— Ekrem KONUR (@Ekremkonur) December 30, 2022
Status pemain berusia 30 tahun tersebut kini bebas transfer dan ia masih layak mendapat kontrak eksklusif di sepakbola Eropa. Kualitas Isco sebagai kreator serangan di lini tengah sudah tak diragukan lagi. Akselerasi dan umpan-umpan membelah pertahanan jadi kekuatan utama pemain berkebangsaan Spanyol tersebut.
Selain itu, pengalaman di sepakbola Eropa sewaktu berseragam El Real juga akan membantu klub yang mendatangkannya. Dengan usianya yang masih tergolong usia produktif, Isco masih layak bermain satu atau dua musim lagi.
Menurut situs Transfermarkt, ada dua klub yang sudah melakukan kontak dengan Isco, diantaranya: LA Galaxy dan Wolverhampton. Arsenal juga kabarnya masih menaruh minat, tapi entah mereka akan bergerak atau tidak.
Danny Drinkwater
Danny Drinkwater barangkali jadi contoh nyata dari pepatah “Habis manis, sepah dibuang”. Setelah berjaya di Leicester City dengan meraih gelar juara Liga Inggris tahun 2016, ia bergabung dengan Chelsea setahun kemudian. Namun, setelah ia membantu tim untuk meraih beberapa trofi bergengsi, jasa-jasanya justru tak diberikan penghargaan yang setimpal.
Mantan punggawa Manchester United tersebut bernasib sama dengan beberapa pemain Chelsea era Roman Abramovich lainnya. Ia berakhir sebagai pemain pinjaman abadi yang kemampuannya tak pernah dipercaya untuk mengisi skuad utama. Drinkwater harus dipinjamkan ke empat klub berbeda sebelum akhirnya berstatus bebas transfer awal musim 2022/23.
🚨RESMI: Danny Drinkwater bergabung dengan Reading dengan status pinjaman selama satu musim dari Chelsea.
Disekolahin terus😂 pic.twitter.com/XMiY8qvVUn
— Fakta Bola ⚽ (@FaktaSepakbola) August 31, 2021
Musim panas musim 2022/23 ia gagal menemukan klub baru, dan di bursa transfer musim dingin kali ini, Drinkwater dinilai masih layak untuk bermain di klub-klub Eropa. Kualitas dan pengalamannya di Liga Inggris dirasa bisa membantu klub barunya nanti. Tendangan jarak jauh dan long pass merupakan atribut andalan dari gelandang 32 tahun tersebut. Sayang, belum ada klub yang serius meminatinya.
Hatem Ben Arfa
Sedangkan untuk nama yang satu ini, memang cukup akrab dengan istilah “nganggur” dan gonta ganti klub. Pasalnya, sebelum bergabung dengan klub terakhirnya, Lille, Hatem Ben Arfa juga sempat nganggur selama enam bulan setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Bordeaux. Lille sendiri jadi klub ke-10 Ben Arfa di sepanjang karirnya.
Hatem Ben Arfa merupakan salah satu talenta yang luar biasa ketika bermain di Newcastle United. Ia berhasil menyita perhatian publik sepakbola Inggris melalui skill individu di atas rata-rata. Berkat memainkan sepakbola yang menghibur itulah, Ben Arfa diboyong PSG pada tahun 2016 silam.
#Flashback Friday to this Hatem Ben Arfa solo goal. pic.twitter.com/nVmevs6KkV
— Bet9ja (@Bet9jaOfficial) December 30, 2022
Namun, kurangnya kedisiplinan membuat Ben Arfa gagal menjadi pemain kelas dunia seperti yang diharapkan banyak orang. Setelah dua musim membela PSG, ia jadi pemain kutu loncat. Ben Arfa lebih sering menandatangani kontrak-kontrak jangka pendek ketimbang kontrak penuh semusim.
Meski kerap diganggu kedisiplinan, pemain yang sempat dijuluki Messi-nya Prancis itu tetap memiliki visi bermain yang baik. Fleksibilitasnya di lini serang juga bisa membantu tim untuk melakukan rotasi di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Hingga saat ini, belum ada klub yang serius ingin mendatangkannya. Namun, apabila ia ingin mengakhiri karir dengan jumlah tabungan yang banyak, mungkin Ben Arfa bisa menyusul Ronaldo ke Liga Arab.
Artem Dzyuba
Terakhir ada striker jangkung asal Rusia Artem Dzyuba. Masa kerja Dzyuba di Adana Demirspor berakhir pada bulan November lalu, setelah ia hanya tampil dalam lima pertandingan untuk klub Liga Turki tersebut. Laporan dari beberapa media Rusia mengklaim bahwa masalah pembayaran gaji berada di balik pemutusan kontraknya.
Stunning solo effort by Artem Dzyuba 🔥 pic.twitter.com/OCNlqFpa1A
— Photos of Football (@photosofootball) April 15, 2020
Dengan permasalahan tersebut, kini Dzyuba berstatus bebas transfer. Meski sudah tak berusia muda lagi, bomber Timnas Rusia ini masih layak untuk diberi kontrak di bursa transfer musim dingin ini. Dalam dua musim terakhir, mantan pemain Spartak Moscow tersebut masih mampu mencetak dua digit gol.
Postur tubuh, ketajaman dan pengalamannya di sepakbola Eropa juga dipercaya bisa menjadi solusi jangka pendek klub yang bermasalah dengan urusan mencetak gol. Kabarnya, klub promosi Serie A, AC Monza tertarik untuk mendatangkanya.
https://youtu.be/dy_t6M3CWGc
Sumber: Transfermarkt, Eurosport, Football Oranje, Goal, Khelnow, Bola


