Harry Maguire lagi-lagi bikin fans Manchester United gemes. Bukan karena penampilannya yang buruk, melainkan gara-gara dia justru mampu menampilkan performa yang sangat baik kala membela tim nasional Inggris. Gimana nggak kesel coba? Hal semacam itu tak bisa dinikmati oleh para fans United lantaran sang pemain selalu ngelawak kalau main untuk klub yang bermarkas di Old Trafford itu.
Ketika Southgate mengumumkan Maguire akan masuk rombongan Inggris yang akan diberangkatkan ke Qatar, banyak pihak mempertanyakan keputusan itu. Pasalnya sang pelatih lebih memilih Maguire yang sudah tidak menjadi starter di klubnya musim ini, ketimbang bek AC Milan, Fikayo Tomori.
Namun, bek jangkung itu kembali membuktikan bahwa Gareth Southgate tidak pernah salah mempercayakan lini bertahan The Three Lions kepadanya. Harry Maguire menunjukkan performa impresif dalam dua laga pembuka babak penyisihan Grup B. Jadi, Harry Maguire versi timnas ini nggak bisa diremehkan.
Daftar Isi
Maguire Agak Laen
Harry Maguire versi Timnas Inggris memang agak lain. Pemain berusia 29 tahun ini seakan memiliki dua kepribadian saat bermain sepakbola. Bak Steven Grant dalam serial Marvel, Moon Knight, Maguire terlihat cupu apabila bermain di Old Trafford, tapi ia akan berubah menjadi dirinya yang lebih serius agar bisa bermain dengan kemampuan terbaiknya saat membela The Three Lions.
Gareth Southgate juu ya kumuita Harry Maguire na kumuacha Fikayo Tomori katika kikosi cha England 🏴 kitakachoshiriki Kombe la Dunia.
“Hatufikirii kama vijana wamefanya vya kutosha kuwasukuma wazee nje”.
“Ndiyo, nina uhakika Maguire ni mmoja wa mabeki wetu bora wa kati” pic.twitter.com/nxTKkYPP6V
— SOKAONLINE ® (@Sokaonline_) November 10, 2022
Selain itu, kepercayaan yang diberikan Gareth Southgate juga membantu Maguire bermain lebih baik apabila berseragam tim nasional. Meski sang pelatih selalu mendapat kritik ketika memasukan nama Maguire di daftar pemain Inggris, sang pelatih melakukan itu tentu dengan alasan yang kuat.
Menurut pelatih asal Inggris itu, Maguire adalah sosok bek yang tangguh dan kontribusinya untuk Timnas Inggris selama ini begitu besar. Jadi Southgate merasa bahwa Maguire tetap layak untuk membela The Three Lions terlepas dari penampilan buruknya bersama Manchester United.
Southgate memang menyadari bahwa Maguire tampil kurang memuaskan bersama Setan Merah. Sang pemain bahkan sudah tak masuk dalam skuad inti United dalam beberapa pertandingan terakhir sebelum peluit kick off Piala Dunia 2022 dibunyikan. Namun, Southgate tak mempermasalahkan itu. Menurutnya, Maguire tetaplah bek terbaik yang dimiliki Timnas Inggris saat ini.
Piala Dunia 2018 dan EURO 2020 Jadi Bukti
Barangkali, dua kompetisi akbar terakhir yang diikuti Timnas Inggris adalah bukti nyata kalau Maguire adalah salah satu kepingan penting dalam skuad Inggris. Di Piala Dunia pertamanya, yakni Piala Dunia 2018, penampilan Maguire begitu solid. Mantan punggawa Hull City itu tampil kokoh di lini belakang Inggris. Ia bahkan begitu mengancam saat Timnas Inggris menyerang dengan mengandalkan situasi bola mati.
Ia memberikan assist untuk Harry Kane di pertandingan melawan Tunisia. Ia kemudian bisa mencetak gol perdananya untuk The Three Lions saat berhadapan melawan Swedia di babak perempat final. Memainkan formasi tiga bek, Southgate berhasil memaksimalkan potensi besar Maguire di laga tersebut.
Performanya di laga kontra Swedia menuai pujian dari Southgate. Sang manajer mengaku puas dengan performa Maguire. Ia berhasil membawa Inggris lolos ke semifinal dengan kemenangan 2-0. Maguire bahkan keluar sebagai Man Of The Match pada laga tersebut.
Maguire berhasil mempertahankan performa apiknya dua tahun kemudian, ketika ia tampil di Euro 2020. Meski melewatkan dua pertandingan fase grup karena sedang mengalami cedera pada pergelangan kaki, itu tak menghalangi Maguire untuk tampil paripurna di pertandingan berikutnya. Ia bahkan mengantarkan Inggris hingga ke partai puncak, ya meskipun akhirnya kalah dari Italia melalui babak adu penalti.
Harry Maguire menjadi pemain terbaik dipertandingan England vs Jerman tadi! 🏴
Mantap kapten Manchester United nih! Haha 🤘🏻 pic.twitter.com/FZm5Ye7JyY
— Andi Bachruddin (@andibachruddin) June 29, 2021
Penampilan yang paling diingat adalah kala Inggris melawan Jerman di babak 16 besar. Berkat penampilan solid Maguire di lini pertahanan Inggris, skuad besutan Gareth Southgate mampu menumbangkan Jerman dengan skor 2-0. Maguire memang tidak mencetak gol di pertandingan ini, tapi perannya dalam membantu gawang Jordan Pickford tetap perawan sangat krusial.
Dia tampil komplet saat bertahan dan menyerang. Bek tengah Manchester United ini total mencatatkan 2 tembakan, 66 sentuhan, 88% umpan sukses, 1 dribel sukses, 6 duel udara sukses, dan 1 tekel. Statistik itu sudah cukup untuk menjadikan Maguire pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Sempat Drop di Nations League
Namun, apakah Maguire selalu tampil apik bersama Tim Tiga Singa? Tentu tidak, Maguire juga manusia biasa. Akan selalu ada fase di mana ia tak berada dalam performa terbaiknya. Contohnya saja di ajang UEFA Nations League beberapa pekan lalu. Performa Maguire terbilang buruk, ia kerap melakukan blunder dan salah dalam pengambilan keputusan.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi performa Maguire di UEFA Nations League. Dari stres yang disebabkan oleh hinaan dan teror para fans United, hingga posisinya di skuad utama Setan Merah yang digantikan oleh Lisandro Martinez.
Lagi-lagi saat bertemu Timnas Jerman. Kali ini di lanjutan laga League A Grup 3 UEFA Nations League 2022. Pada pertandingan tersebut, Maguire banyak melakukan blunder. Maguire bahkan tidak mampu melakukan duel satu lawan satu dengan pemain muda, Jamal Musiala. Maguire justru melakukan pelanggaran tidak perlu di dalam kotak penaltinya sendiri. Dan itu jadi gol pertama Jerman di laga tersebut.
Hasilnya, Inggris tak mampu meraih satu kemenangan pun di ajang tersebut, Maguire dkk hanya mampu meraih tiga hasil imbang dari lima pertandingan. Praktis, catatan itu membuat Timnas Inggris terdampar di dasar klasemen Grup 3.
Penebusan di Piala Dunia 2022?
Menuju Piala Dunia 2022, Southgate lagi-lagi memasukan nama Harry Maguire ke daftar 26 nama yang akan diberangkatkan ke Qatar. Meski kembali menuai kontroversi, lantaran sang pelatih mengabaikan Fikayo Tomori, Southgate tak mempedulikan itu. Ia percaya 100% pada pemain kesayangannya itu.
Keputusan Southgate untuk membawa Harry Maguire ke Qatar sejauh ini terbukti tepat. Maguire tampil mengejutkan. Aksi konyol dan ceroboh yang kerap ia perlihatkan bersama Manchester United tak terlihat saat bersama The Three Lions.
Harry Maguire’s game by numbers vs. USA:
94 touches
8 clearances (most)
8 long passes completed (most)
6 passes into final ⅓
5 duels won
5 x possession won
3 aerial duels won
3 touches in opp. box
1 shot
1 shot on target
1 take-on completed
1 interceptionMajor Maguire. 🪖 pic.twitter.com/69KDE9Yu7G
— Squawka (@Squawka) November 25, 2022
Di laga pembuka Grup B kontra Iran, Maguire tampil bak kerasukan Rio Ferdinand. Meski bermain sebagai pemain bertahan, Maguire juga tampil apik dalam membantu penyerangan Timnas Inggris. Pemain 29 tahun ini mencatatkan satu assist dan satu umpan kunci. Ia pun sempat melepaskan dua tembakan pada laga tersebut. Tak hanya itu, ia juga mencatatkan 100% keberhasilan duel udara maupun darat.
Kembali dimainkan di laga kontra Amerika Serikat yang berakhir imbang tanpa gol, Maguire juga bermain apik. Mantan punggawa Leicester City itu mampu catatkan 94 sentuhan dengan akurasi passing mencapai 88%. Dari 81 percobaan yang dilakukan Maguire, 71 di antaranya tepat sasaran.
Penampilan apik Harry Maguire pun mengundang decak kagum dari para suporter Timnas Inggris, bahkan United. Kini mereka akan berpikir dua kali apabila ingin menghina Harry Maguire lagi.
Sumber: Sportbible, The Athletic, Squawka, Bola


