Tanpa Kante dan Pogba, Gimana Kedalaman Skuad Prancis Piala Dunia 2022?

spot_img

Para peserta Piala Dunia sudah mulai mengumumkan skuadnya. Salah satunya Timnas Prancis. Sang allenatore, Didier Deschamps sudah mengumumkan nama-nama yang akan diberangkatkan ke Qatar. Kendati peraih dua kali trofi Piala Dunia itu pastilah pusing.

Betapa tidak? Dua poros lini tengah andalan Deschamps, Paul Pogba dan N’Golo Kante tak bisa dibawa. Dua pemain itu diterpa cedera sehingga harus absen di Piala Dunia 2022. Mau atau tidak, suka ataupun tidak suka, Didier Deschamps mesti mengatur siasat untuk mencari pengganti yang sepadan dengan dua pemain itu.

Meski tentu saja, untuk sampai ke tahap sepadan kualitasnya tidak mudah. Well, bagaimana sih susunan skuad Prancis di Piala Dunia 2022, meski tanpa Kante dan Pogba? Berikut ini adalah kedalaman skuad Prancis untuk Piala Dunia 2022.

Daftar Isi

Kiper

Mari kita mulai dari posisi penjaga gawang. Meski terlihat sepele, posisi kiper adalah posisi yang krusial. Penunjukkan kiper yang tepat akan memperbesar peluang tim itu tidak kebobolan. Dengan begitu, juga memperbesar kesempatan untuk meraih kemenangan.

Pada Piala Dunia mendatang, Didier Deschamps masih mempercayakan sektor penjaga gawang pada kiper Tottenham Hotspur, Hugo Lloris. Ia dipilih tentu saja karena penampilannya yang selalu mengesankan. Apalagi di Tottenham, Lloris sulit tergantikan.

Tidak hanya itu, Hugo Lloris juga sudah membuktikan kualitasnya di Piala Dunia 2018. Lloris membantu Prancis juara dengan 3 kali clean sheets dari 6 laga yang dilakoni di Rusia. Pada Piala Dunia sebelumnya, kiper The Lilywhites itu hanya kebobolan 5 gol. Ia juga mencatatkan 12 kali penyelamatan.

Hugo Lloris sudah pasti akan menempati posisi kiper utama. Sementara itu, untuk pelapisnya, Deschamps memanggil Alphonse Areola dari West Ham dan tentu saja, Steve Mandanda yang sekarang berseragam Rennes. Yang menarik, tidak ada nama Mike Maignan di skuad Prancis. Kabarnya, meski sudah cukup fit, tapi Deschamps tidak mau ambil resiko memanggil Maignan yang baru pulih dari cedera.

Bek

Soal sektor pertahanan atau bek, Didier Deschamps memanggil sembilan nama untuk berangkat ke Qatar. Namun dari sembilan nama itu ada beberapa alumni Piala Dunia 2018 yang tidak dipanggil. Samuel Umtiti, Adil Rami, Sidibe, sampai Benjamin Mendy tidak dipanggil.

Deschamps memilih nama-nama pemain seperti Raphael Varane yang pada bulan Oktober lalu mengalami cedera. Lalu ada Ibrahima Konate, Presnel Kimpembe, Benjamin Pavard, Dayot Upamecano, Lucas dan Theo Hernandez, Jules Kounde, dan William Saliba.

Nama-nama tadi cukup menarik untuk dilihat kiprahnya di Piala Dunia. Misalnya William Saliba. Bek Arsenal itu sebelumnya tidak dipanggil Deschamps untuk Piala Dunia 2018 maupun EURO 2020. Ia baru masuk skuad Prancis pada tahun ini.

Kaps Saliba di Prancis juga masih sedikit. Sejauh ini Saliba baru bermain 7 kali bersama Les Bleus. Dua di laga persahabatan dan lima di UEFA Nations League. Meski begitu, kualitas Saliba memang layak untuk dipanggil ke Piala Dunia.

Deschamps tahu betul bahwa Saliba benteng pertahanan Arsenal. Ia rajin melakukan sapuan dan intersep. Kehadiran Ibrahima Konate dan Jules Kounde juga menarik. Kounde sudah bermain di Timnas Prancis sejak tahun lalu, sedangkan bek Liverpool itu baru tahun ini.

Ibrahima Konate dan Saliba mungkin saja akan berduet di sektor tengah. Sementara sektor fullback, Theo Hernandez dan Benjamin Pavard akan menjadi pilihan Deschamps. Oh iya, khusus Theo, ia juga baru dipanggil tahun ini. Theo Hernandez tidak bermain di Piala Dunia 2018 maupun EURO 2020 lalu.

Theo baru menciptakan 7 kaps di Les Bleus. Namun, pemain AC Milan itu sudah mengoleksi 4 asis. Hal itu berbeda dengan Lucas Hernandez dan Benjamin Pavard yang sudah memperkuat Timnas Prancis pada Piala Dunia 2018.

Gelandang

Setelah dari bek, kita ke posisi gelandang. Posisi yang ditinggalkan dua pemain andalan Les Bleus, N’Golo Kante yang cedera hamstring dan Paul Pogba yang cedera meniskus. Deschamps pun harus memutar otak. Yang menarik, ia berani merombak total lini tengah skuad Les Bleus.

Dari enam nama yang dipanggil untuk menempati posisi gelandang, tidak ada satu pun pemain alumni Piala Dunia 2018. Tidak ada nama-nama seperti Corentin Tolisso dan Thomas Lemar. Semua yang akan turun adalah pemain debutan.

Piala Dunia nanti, Deschamps tampaknya akan mengandalkan dua gelandang muda Real Madrid, Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga. Performa apik menjadi alasan kedua pemain dipilih. Camavinga misalnya. Gelandang Real Madrid itu sangat rajin melakukan operan, plus ia juga piawai dalam membantu serangan.

Sementara Tchouameni bisa dipakai untuk berduel di lini tengah. Selain dua nama itu, Deschamps memanggil Matteo Guendouzi, Jordan Veretout, Youssouf Fofana, dan Adrien Rabiot. Keempatnya adalah muka baru, kecuali Adrien Rabiot yang sudah masuk Timnas Prancis sejak 2016.

Rabiot akan menjadi pemain yang memikul beban Kante dan Pogba sebagai gelandang yang paling senior. Pengalamannya di Prancis, kendati tidak ikut pada Piala Dunia 2018, yang membuat Deschamps menunjuknya.

Sementara penunjukkan Veretout, Fofana, dan Guendouzi adalah perjudian bagi Deschamps. Apalagi karena ketiganya tidak banyak kaps di level internasional. Meski di level klub, ketiganya lumayan. Baik Guendouzi, Fofana, dan Veretout piawai melakukan operan. Persentase operan sukses ketiganya, menurut Fbref bahkan di atas 80%.

Penyerang

Untuk nama-nama di lini depan, Deschamps masih mengandalkan para pemain yang ia bawa di Piala Dunia 2018. Antoine Griezmann, Olivier Giroud, Ousmane Dembele, sampai Kylian Mbappe. Sementara itu, ada tiga nama yang tidak ada di Piala Dunia edisi sebelumnya.

Kingsley Coman, Karim Benzema, dan penyerang enerjik dari RB Leipzig, Christopher Nkunku. Khusus Coman, sebetulnya ia pernah dipanggil di skuad Prancis untuk kualifikasi Piala Dunia 2018. Namun, dalam skuad Prancis yang memenangi Piala Dunia tersebut tidak ada nama pemain Bayern Munchen itu.

Piala Dunia 2018 juga jadi titik balik kembalinya Benzema di Piala Dunia dengan membela Timnas Prancis. Pada Piala Dunia edisi sebelumnya, Benzy tidak bermain karena perselisihan dengan Valbuena akibat dugaan rekaman seks. Benzema juga pernah berselisih dengan federasi sepakbola Prancis.

Kini sepertinya tidak ada alasan untuk tidak memanggil Benzy. Gelar Ballon d’Or yang diraih lebih dari cukup untuk jadi alasannya. Dengan 27 golnya di La Liga musim lalu, sekaligus membawa El Real juara Liga Champions dan La Liga, tentu Benzy akan jadi andalan Prancis di lini depan.

Belum Mbappe yang sedang tampil manis bersama PSG. Barangkali Deschamps nanti akan memasang Benzema, Mbappe, dan Griezmann di lini depan. Dengan pelapisnya ada Nkunku, Coman, Ousmane Dembele, dan Giroud yang siap jadi pelapis striker.

Dari nama-nama tadi, Nkunku layak dinanti kiprahnya. Ia baru mencatatkan 8 kaps bersama Timnas Prancis. Meski begitu, paling tidak Nkunku sudah menciptakan 2 asis di ajang Nations League lalu.

Determinasinya di RB Leipzig bisa jadi modal. Nkunku sudah mengemas 12 gol dari 14 laga Bundesliga. Dengan kata lain, Deschamps bisa mengandalkan Nkunku sebagai alternatif.

Lalu untuk Griezmann, meski performanya di klub sedang anjlok, tapi ia bisa diandalkan dalam situasi deadlock. Terutama untuk eksekusi bola mati. Akhirul kalam, dari kekuatannya itu, mampukah Timnas Prancis mematahkan kutukan juara bertahan?

https://youtu.be/0oBGTONq2_g

Sumber: SI, SportingNews, GOAL, Marca, FootballLondon, FootyStats, Transfermarkt, TempoBola

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru