Sampai pertandingan kesepuluh di Bundesliga, Union Berlin masih kedinginan di puncak klasemen. Bahkan andai saja Union Berlin kalah di laga selanjutnya, yang toh hanya akan menghadapi peringkat paling bawah, Bochum, mereka akan tetap di puncak klasemen.
Walaupun di laga lainnya, Bayern Munchen berhasil menang dengan skor besar melawan Hoffenheim. Klub berjuluk Die Eisernen itu tak dinyana kokoh di puncak klasemen Bundesliga yang biasanya dikuasai oleh FC Hollywood.
Union Berlin hari ini bahkan tidak sekadar calon perusak dominasi Bayern Munchen. Tapi sudah menjadi perusak dominasi Die Roten di Bundesliga. Kehadiran klub kuat baru seperti Union Berlin di Bundesliga menimbulkan tanya.
Siapa sih sebenarnya Union Berlin? Nah berikut ini Starting Eleven akan sajikan beberapa fakta menarik tentang The Iron Ones, si perusak dominasi Bayern Munchen. Apa saja fakta-fakta tersebut?
Daftar Isi
Berdiri Tahun 1966
Sebelum menjadi Union Berlin yang kita kenal sekarang, klub ini telah melewati masa transformasi yang panjang. Awalnya klub Jerman ini muncul pada tahun 1906. Ketika itu namanya belum menjadi Union Berlin, tapi FC Olympia 06 Oberschöneweide. Klub ini terbentuk dari penggabungan tiga klub lokal.
Lalu tiga tahun setelahnya, tim ini mengubah namanya lagi menjadi Union Oberschöneweide. Lima tahun tim ini berada di divisi teratas. Namun, ketika tembok Berlin dibangun pada tahun 1961, Union menemukan dirinya terdampar di tingkat ketiga sepak bola di Jerman Timur.
Ketika itu terjadi perpecahan antara timur dan barat. Tahun 1966, Union kembali ke papan atas. Tepat di tahun ini pula, nama FC Union Berlin mulai dipakai. Orang-orang pun mengenal bahwa tahun 1966 adalah tahun kelahiran Union Berlin. Akan tetapi, setelah itu dalam sekitar 20 tahun, Union Berlin menjadi tim yang sering naik-turun kasta, sampai reunifikasi atau penyatuan kembali Jerman pada tahun 1989.
In 1961 the club was splintered by the Berlin Wall, however in 1966 they were back in the 1st div and were renamed 1. FC Union Berlin. Shortly following this rename they won the highly coveted FDGB cup (East German Cup) by beating league champions Carl Zeiss Jena 2-1 in the final pic.twitter.com/rQWuIlW8Ce
— BayernT (@BayernT1) August 27, 2022
Pertama Kalinya di Puncak Klasemen
Musim 2022/23 adalah musim pertama bagi Union Berlin berada di puncak klasemen Bundesliga. Hal itu sedikit banyak karena Die Eisernen termasuk pendatang baru di kasta tertinggi Jerman tersebut. Union Berlin baru promosi ke Bundesliga ketika Liverpool kembali menjuarai Liga Inggris setelah 30 tahun tak meraihnya.
Sebelum itu, The Iron Ones terlunta-lunta di kasta bawah. Pada musim 2000/01, untuk pertama kalinya Union Berlin bisa naik kasta ke Bundesliga 2. Setelah sebelumnya berkutat di Regionalliga Nord. Mulai dari situ, rumah Union Berlin adalah Bundesliga 2.
Selama kurang lebih satu dekade, Die Eisernen bergulat di Bundesliga 2. Pada musim 2019/20, Union Berlin akhirnya naik ke kasta tertinggi usai menaklukan VfB Stuttgart di babak play-off. Sejak promosi ke Bundesliga, Union Berlin kesulitan menembus papan atas.
Die Eisernen hanya berkutat di papan bawah dan tengah. Baru pada musim ini, ternyata mereka bangkit. Union Berlin berhasil memuncaki klasemen bahkan dengan rentang waktu yang cukup lama. Tinggal tunggu saja, apakah Union Berlin akan konsisten sampai ujung musim.
Klasemen dan daftar pencetak gol terbanyak Bundesliga hingga pekan 10
Union Berlin semakin kokoh di puncak klasemen. Hoffenheim, Eintracht, Gladbach, dan Köln meramaikan zona Eropa. Peringkat 2-11 cuma beda empat poin 😬
Marcus Thuram mulai mendekati jumlah gol Niclas Füllkrug pic.twitter.com/rZzAzlGOm2
— Spieltag Indonesia (@SpieltagIndo) October 17, 2022
Dua Kali Tampil di Liga Eropa
Fakta lainnya yang cukup mengejutkan adalah Union Berlin sudah dua kali melenggang ke Liga Eropa. The Iron Ones bahkan pernah melakukannya ketika masih berada di Bundesliga 2. Musim 2000/01, Union Berlin lolos ke final DFB Cup dan menantang FC Schalke.
Kendati harus mengakui keunggulan Schalke, tapi penampilan mereka di final sudah cukup untuk melenggang ke Liga Eropa, yang ketika itu namanya masih Piala UEFA pada tahun 2001.
Union Berlin in the 2001 UEFA Cup: the club that made their European bow before their Bundesliga one https://t.co/8dPlhmmT1P by @karan_tejwani26 on @thesefootytimes pic.twitter.com/QPw6ksacsq
— Sauze (@Sauze7) August 28, 2020
Namun sayang, setelah lolos ke Liga Eropa, pada tahun 2004 dan 2005, Union Berlin mengalami degradasi berturut-turut, sebelum balik lagi ke Bundesliga 2 pada tahun 2009. Satu dasawarsa lebih setelahnya, Union Berlin kembali tampil di Liga Eropa, tepatnya di musim ini. Karena pada musim sebelumnya berhasil finis di peringkat kelima.
Selain dua kali di Liga Eropa, Union Berlin juga pernah memastikan satu tiket di kompetisi baru di Eropa, UEFA Conference League. Musim lalu mereka tampil di situ, walaupun gagal melaju lebih jauh dan tertahan di fase grup saja.
Congrats untuk Union Berlin, klub dengan squad value terendah kedua di Bundesliga, bakal mewakili Bundesliga di UEFA Conference League 2021/22
The celebration tho… [📸 via @dw_sports] pic.twitter.com/hF6ggM3bMX
— Spieltag Indonesia (@SpieltagIndo) May 22, 2021
Tim Jerman Timur Kedua yang Berada di Bundesliga
Union Berlin tidak seperti Hertha Berlin yang mewakili Jerman Barat. The Iron Ones adalah tim yang mewakili Jerman Timur. Mereka bahkan menjadi tim kedua dari Jerman Timur yang berada di Bundesliga, setelah RB Leipzig.
Namun, Leipzig dan Union Berlin memiliki perbedaan yang mencolok. Leipzig bisa melenggang mulus ke Bundesliga karena kekuatan uang. Sementara Union bisa ke sana karena kerja keras dan minim dana.
Bundesliga Jerman menghadirkan match bersejarah dalam sepakbola Jerman.
Union Berlin VS Hertha Berlin
Jerman Timur VS Jerman Barat
Klub satu kota tapi dipisahkan oleh tembok pic.twitter.com/qKFYUlprfr
— Madre✨ (@moonstersxx) November 3, 2019
For your information saja nih, sejak Jerman pecah atau sebelum reunifikasi pada tahun 1990, Jerman Timur memang menjadi wilayah yang lebih tertinggal daripada Jerman Barat. Ideologi komunisme pun berkembang di sana. Mayoritas penduduknya adalah kaum buruh.
Jadi, Union Berlin benar-benar berkembang tanpa gelontoran uang yang banyak. Berbeda dengan RB Leipzig yang baru lahir pada tahun 2009. Saking minimnya uang, bahkan sampai hari ini Union memiliki skuat value terendah ketujuh di Bundesliga.
Bertahan Karena Sumbangan Darah
Karena berdiri dari daerah yang tertinggal, maka Union Berlin tidak termasuk klub kaya, malah cenderung miskin. Die Eisernen sangat bergantung pada para fans. Jadi segala biaya untuk klub ditanggung oleh para penggemar. Lalu dari mana para penggemar mendapat uang?
Di Jerman, seorang pendonor darah dibayar. Para penggemar Union Berlin melakukan itu. Mereka menjadi pendonor darah untuk kemudian menerima sejumlah uang. Uang itulah yang kemudian disumbangkan ke klub.
Uang dari hasil donor darah para penggemar itulah yang membuat Union Berlin bisa bertahan. Karena para fans mengerti uang dari kompetisi kasta terendah tidak cukup membuat Union Berlin bertahan lebih lama.
Donor darah itu keren. Para fans Union Berlin bahkan pernah bikin kampanye donor darah untuk menyelamatkan timnya.
Walaupun ujung-ujungnya tetep turun ke Oberliga di akhir musim 2004/05 karena jadi juru kunci, tapi perjuangan fans mereka layak dapet pujian. pic.twitter.com/8GLpz3vRxV
— Spieltag Indonesia (@SpieltagIndo) April 7, 2022
Stadion Direnovasi dari Keringat Fans
Paham komunisme yang mengakar di tubuh para penggemar Union Berlin tampaknya membuat mereka tak lepas dari upaya gotong royong. Ketika markas mereka, Stadion An der Alten Forsterei membutuhkan renovasi pada tahun 2008, para pendukung menyingsingkan lengan bajunya.
Lantaran tidak mampu membayar tukang untuk merenovasi stadion, para pendukung secara sukarela saling bantu merenovasi sendiri stadion. Tak kurang dari 2.300 pendukung bekerja dengan menghabiskan total 140 ribu jam kerja.
Mereka memastikan agar pekerjaan selesai. Stadion berkapasitas 22.012 itu pun rampung direnovasi. Dengan rincian terdapat 18.395 tribun berdiri dan 3.617 tribun duduk. Tentu di masa sekarang, stadion itu sudah mengalami banyak perubahan lainnya.
Club: 1. FC Union Berlin
Stadium: Stadion An der Alten Försterei
Opened: 1920 (Renovated 2009)
Capacity: 22,012By the fans, for the fans: nearly 2,300 supporters volunteered to help renovate the stadium in 2008/09. 🔨
🇩🇪🏟️ #BLStadiums pic.twitter.com/MzvRtPiwlO
— Bundesliga English (@Bundesliga_EN) August 10, 2019
Tidak Istimewa
Union Berlin adalah klub yang sangat tidak istimewa. Sejak promosi ke Bundesliga, Union Berlin bahkan tidak pernah menghabiskan lebih dari 21 juta euro (Rp320 miliar) untuk belanja pemain dalam satu musim. Alih-alih boros, Union justru mengeruk banyak keuntungan dari bursa transfer, misalnya Taiwo Awoniyi yang dibeli Nottingham Forest seharga kurang lebih Rp356 miliar.
Die Eisernen juga tidak pernah memiliki pemain berstatus bintang. Mereka hanya menggembleng para pemain muda potensial. Selain itu, Union Berlin juga memakai pemain veteran yang bertugas untuk membimbing para pemain muda.
Top skor sementara Bundesliga.
Mesin gol Union Berlin, Sheraldo Becker memimpin dengan torehan 6 golnya.#Bundesliga #Becker #Fullkrug #Musiala pic.twitter.com/BUwlzXxXSK
— PRIT PRIT PODCAST (@pritpritpodcast) September 21, 2022
Jadi semuanya mendapat tugas yang rata dengan permainan yang kolektif lagi efektif. Kendati begitu, memang ada nama yang menonjol seperti Sheraldo Becker. Ia adalah top skor sementara Bundesliga dengan mengoleksi 6 gol.
Union Berlin terbuat dari kebersamaan. Die Eisernen bertahan karena para fans. Mereka menjalin hubungan baik. Sedih bersama, senang pun bersama seperti ketika momen Natal yang kerap dihabiskan dengan berpesta bersama di dalam stadion.
Sumber: AthleticClub, Bundesliga, BBC, IDNTimes, Transfermarkt, Bola, Libero, TheGuardian


