Gelaran Ballon d’Or adalah malam penuh kemeriahan bagi para individu sepak bola. Dalam acara itu, dipilih pemain terbaik di seluruh dunia berdasarkan performa individunya selama semusim. Tahun ini, menjadi tahun milik punggawa Real Madrid, Karim Benzema. Ia akhirnya memenangkan Ballon d’Or di usianya yang sudah menginjak 34 tahun. Tentu saja, Benzema mendapatkan banjir pujian dari berbagai pihak. Mengingat memang dirinya sudah diprediksi akan memenangi penghargaan itu tahun ini.
Tapi nasib itu tidak sama dengan rekan senegaranya, Kylian Mbappe. Pemain berusia 23 tahun itu bahkan tidak masuk dalam tiga besar daftar pemenang Ballon d’Or 2022. Ia harus puas duduk di peringkat 6. Kalah dengan Sadio Mane dan Kevin De Bruyne yang berada di peringkat 2 dan 3. Tidak hanya itu, Mbappe juga mendapat cemoohan ketika dirinya berjalan di red carpet. Ketika Mbappe keluar dari mobil, Mbappe disambut dengan cemoohan yang terdengar jelas dari para fans yang menunggu di luar.
Nah Mbappe is so hated, how do you get boo’d from the people in your own city 😭
— Janty (@CFC_Janty) October 17, 2022
Mbappe yang datang bersama ayahnya itu seolah tidak memperdulikan ejekan dari fans dan tetap memasang senyum di wajahnya. Ini jadi momen yang disayangkan, mengingat Ballon d’Or diadakan di negaranya sendiri, Prancis. Lebih tepatnya di kota tempat Mbappe bermain, Paris. Namun, tampaknya para fans tidak senang dengan kehadiran bintang PSG itu.
Konflik Mbappe dan PSG
Ketidaksukaan fans PSG dengan Mbappe memang bukan rahasia lagi. Dan sudah jadi rahasia umum Mbappe tidak bahagia di PSG. Sebelumnya Mbappe bahkan dikabarkan berseteru dengan rekannya, Neymar. Mbappe juga dirumorkan tidak suka dengan keberadaan Neymar di PSG dan bahkan meminta klub untuk menjual pemain Brasil itu.
Mbappe juga terang terangan tidak suka bermain untuk PSG dan lebih suka bermain untuk timnas Prancis. Mbappe tidak menyukai perannya sebagai striker pivot di PSG. Ia tidak suka untuk melakukan pressing ke daerah pertahanan lawan dan merebut bola. Mbappe lebih menyukai dirinya bisa bermain lebih bebas dan mencetak gol seperti ketika dirinya bermain di timnas Prancis.
Kelakuan egois itulah yang membuat sebagian besar fans marah dan muak dengan tingkah laku Mbappe. Ia bahkan dinilai sebagai pemain yang semaunya sendiri, dan suka mengatur gaya bermain dan strategi tim. Banyak yang berpendapat Mbappe bertahan di PSG hanya demi uang semata, bukan karena kecintaannya kepada klub.
Rumor Pindah ke Madrid
Dan meskipun sudah mendapatkan uang dan kekuasaan di PSG, Mbappe tetap saja dikabarkan tidak bahagia di Paris dan ingin pindah klub. Real Madrid menjadi klub yang paling digadang-gadang menjadi pelabuhan Mbappe selanjutnya. Sebab, Madrid memang memburu tanda tangan pemain sejak bursa transfer musim panas kemarin. Sebelum akhirnya Mbappe memperpanjang kontraknya di PSG.
Namun, baru baru ini isu itu dibantah sang pemain. Hal itu ia ungkapkan ketika PSG mengalahkan Marseille hari Senin kemarin. Mbappe berkata bahwa dirinya masih senang di PSG dan tidak ada rencana untuk pindah di bursa transfer bulan Januari nanti. Mbappe juga menampik rumor bahwa dirinya akan ke Real Madrid. Dan malah mengaku terkejut atas munculnya rumor itu.
Sumber referensi: Four four two, Detik, Tempo


