Erling Haaland tidak bosan-bosan membuat penonton kagum atas aksinya. Ia seolah tidak bisa berhenti mencetak gol di situasi apapun. Catatan apik pun selalu ia torehkan di setiap pertandingan yang dia jalani bersama Manchester City.
Baru 12 pertandingan dijalani, pemain berkebangsaan Norwegia itu sudah mencetak 19 gol dan tiga assist. Padahal dirinya masih berusia 22 tahun. Artinya masih sangat banyak kesempatan dan waktu untuk Haaland bisa berkembang dan mencapai performa puncaknya.
Terakhir, Haaland berhasil mencetak hasil apik di laga Manchester City melawan Copenhagen dalam gelaran penyisihan grup liga Champions 2022/23. Di pertandingan itu, Manchester City berpesta gol dengan merobek gawang Copenhagen sebanyak lima kali tanpa balas.
Haaland sendiri, mampu mencetak dua gol di awal laga. Gol pertama ia buat ketika laga baru berjalan 7 menit. Lalu di menit ke-32 Haaland kembali mencetak gol untuk Manchester City. Gol The Citizen lainnya dicetak oleh gol bunuh diri dari Davit Khocholava sebelum babak pertama berakhir. Go lainnya dicetak oleh Riyad Mahrez dan Julian Alvarez.
Haaland Bukan Manusia
Di pertandingan itu kiper Copenhagen, Kamil Grabara mengaku sangat kewalahan menghadapi penyerang Norwegia tersebut. Bahkan Kamil Grabara menyebut bahwa Haaland bukan manusia. Hal itu diucapkannya setelah pertandingan melawan Manchester City kepada Jack Grealish. Lewat Daily Mail, Jack Grealish pun menceritakan kejadian itu.
“Jujur, tidak bisa dipercaya. Saya tidak pernah menyaksikan hal seperti itu sebelumnya. Gol pertama, dan gol kedua saya cuma bisa tertawa. Dia selalu ada di tempat yang tepat.” Ucap Grealish mengagumi kehebatan Haaland.
Ia pun melanjutkan, “Kiper mereka, bicara ke saya ketika saya berjalan kembali. Ia berkata ‘dia bukan manusia’. Lalu saya bilang ‘betul sekali’ semoga saja dia bisa menjaga kondisinya dan membawa kita menuju kemenangan.” lanjut Grealish
“The [Copenhagen] Goalkeeper Kamil Grabara said to Jack Grealish, “He is not human, I have never witnessed anything like Erling Haaland in my life.” pic.twitter.com/NJdwbcO2Nt
— MIIRO DON OFFICIAL (@MiiroDon) October 5, 2022
Haaland memang sudah membuktikan dirinya bukan manusia biasa. Ia membawa Manchester City bisa berpeluang untuk merajai Eropa, hal yang sulit dilakukan Guardiola di Manchester City sebelumnya. Dari tiga laga Champions League, Manchester City masih belum pernah merasakan kekalahan.
Bahkan mereka selalu menang di fase penyisihan grup. Dan di semua pertandingan itu, Haaland selalu hadir di papan skor. Ia selalu mencetak gol di pertandingan Champions League musim ini. Termasuk gol akrobatiknya ketika melawan klub lamanya, Borussia Dortmund.
Menyamai Catatan Ronaldo
Sebelum pertandingan melawan Copenhagen, Haaland juga sudah membuat catatan istimewa di pertandingan Liga Inggris. Ketika ia mencetak hattrick di Derby Manchester kemarin, merupakan hattrick ketiga Haaland di Liga Inggris. Catatan ini terasa istimewa, karena jumlah hattrick yang ditorehkan Haaland di Liga Inggris itu sama dengan catatan hattrick Cristiano Ronaldo di Liga Inggris.
Yang lebih menakjubkan adalah, Ronaldo perlu 232 laga untuk bisa mencetak hattrick. Sementara Haaland, hanya membutuhkan delapan pertandingan untuk bisa menyamai catatan hattrick Ronaldo. Hattrick itu juga mencatatkan nama Haaland di rekor-rekor lain.
Diantaranya, Haaland menjadi pencetak tiga hattrick tercepat di Liga Inggris. Sebelumnya rekor itu dipegang Owen dengan tiga hattrick di 48 laga. Selain itu, Haaland juga menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick beruntun di pertandingan kandang.


