Pemain Ini Cetak Hattrick di Liga Inggris Setelah Masuk Jadi Pemain Pengganti

spot_img

Menjadi pemain pengganti bagi pesepakbola artinya kesempatan untuk melakukan aksi luar biasa menipis. Misalnya, untuk bisa mencetak gol. Seorang pemain pengganti tidak punya lebih banyak waktu daripada mereka yang bermain sejak peluit awal dibunyikan.

Namun begitu, tak dapat dipungkiri, dalam sepakbola modern seorang pemain pengganti sama pentingnya dengan pemain yang sudah turun di lapangan sejak menit pertama. Bahkan pemain pengganti bisa menjadi jawaban atas misalnya, kebuntuan tim.

Manajer, oleh karena itu, harus bisa memilih pemain pengganti yang tepat. Karena walau hanya sebagai pemain pengganti, beberapa pesepakbola bisa melakukan hal dahsyat seperti mencetak gol. Ada yang namanya pemain supersub. Pemain supersub ini bahkan masih tetap tajam meski masuk sebagai pemain pengganti.

Ia bisa mencetak gol, meski menit bermainnya lebih sedikit. Bahkan ada pula pemain yang justru bisa mencetak hattrick setelah masuk jadi pemain pengganti. Nah berikut ini adalah pemain yang melakukan hal itu di Liga Primer Inggris.

Ole Gunnar Solskjaer (MU vs Nottingham Forest 1999)

Mantan pemain Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer telah menata reputasinya sebagai pemain supersub paling ditakuti. Mantan manajer United, Sir Alex Ferguson menjadikan Ole sebagai pemain pengganti yang mampu memecah kebuntuan.

Seorang Ole adalah sosok yang bisa menyelamatkan MU dari kekalahan. Rahasia MU bisa dengan mudah comeback juga ada pada diri Ole Gunnar Solskjaer. Aksi kehebatan Ole sebagai pemain pengganti MU ini misalnya, bisa dilihat ketika Setan Merah menghadapi Nottingham Forest di Liga Inggris tahun 1999.

Pada pertandingan yang berlangsung di City Ground, markasnya Forest itu, Ole baru masuk di menit ke-72. Namun, mantranya langsung bekerja. Tak tanggung-tanggung. Bukan hanya tiga gol. Ole, setelah masuk justru menggenapinya menjadi empat gol. Pertandingan itu pun akhirnya dimenangkan MU dengan skor telak 8-1.

Jimmy Hasselbaink (Chelsea vs Wolves 2004)

Mantan punggawa Chelsea, Jimmy Floyd Hasselbaink juga bisa mencetak hattrick ketika masuk sebagai pemain pengganti. Hasselbaink melakukannya ketika The Pensioners menghadapi Wolverhampton pada Maret 2004.

Ketika itu, sampai menit ke-60, anak asuh Claudio Ranieri masih tertinggal 2-1 atas Wolves. Meski Chelsea sebenarnya unggul lebih dulu di menit ke-4. Tak mau tertinggal dan kalah, Ranieri pun menyusun siasat dengan memasukkan Hasselbaink di menit ke-60.

Hanya butuh waktu sekitar 17 menit bagi Hasselbaink untuk menyarangkan bola ke gawang Wolves. Setelah sebelumnya, Chelsea sudah menyamakan kedudukan di menit-70 lewat aksi Frank Lampard. Berkat gol Hasselbaink, Chelsea berbalik unggul 3-2.

Namun, pemain Belanda itu tidak puas. Ia kemudian mencetak gol lagi pada menit 87. Membuat The Blues semakin memperlebar selisih gol. Hasselbaink kemudian menyempurnakan aksinya sebagai pemain pengganti dengan hattrick di menit ke-90. Skor akhir 5-2 terpampang di akhir laga.

Romelu Lukaku (West Bromwich Albion vs Manchester United 2013)

Ingat pertandingan terakhir Sir Alex Ferguson saat melatih Manchester United? Sebetulnya, pada pertandingan terakhir itu bukan hanya kenangan laga terakhir Fergie, tapi catatan manis bagaimana West Bromwich Albion menahan imbang MU 5-5 di Premier League.

Salah satu yang mungkin diingat di laga yang berlangsung Mei 2013 itu adalah bomber West Bromwich Albion, Romelu Lukaku. Manchester United pada waktu itu memang sudah memastikan juara Liga Inggris musim 2012/13. Namun, West Bromwich memberi perlawanan sengit.

Lukaku, pemain yang dipinjam dari Chelsea masuk di menit 45. Ia masuk ketika The Baggies sedang tertinggal 3-1. Namun, apa yang dilakukan Lukaku memang luar biasa. Bermain di markasnya sendiri, Lukaku langsung mencetak gol lima menit setelah masuk.

Gol Lukaku membuat The Hawthorns kembali bergetar. Meski situasi masih tertinggal, tapi gol pemuda itu memunculkan secuil harapan untuk minimal menahan imbang sang juara. Benar saja. Pada menit 80, Romelu Lukaku menggandakan golnya.

Setelah sebelumnya, Robin Van Persie dan Chicharito membuat MU sempat menjaga defisit gol. Semenit setelah gol kedua Lukaku, rekannya, Youssuf Mulumbu memperkecil ketertinggalan menjadi 5-4.

Empat menit sebelum bubar, Lukaku menyambut umpan Mulumbu dan mencetak hattrick melalui sundulan kepalanya. Kala itu, kiper United, Lindegaard harus terpaku karena tahu gawangnya dijebol tiga kali oleh pemain pengganti.

Steven Naismith (Everton vs Chelsea 2015)

Steven Naismith mungkin saja kecewa karena tidak turun sebagai 11 pertama saat Everton menghadapi Chelsea di Liga Inggris musim 2015/16. Ketika itu, Everton masih dilatih Roberto Martinez. Namun kekecewaan Naismith tidak berlangsung lama.

Laga baru berjalan sembilan menit, pemain The Toffees, Muhamed Besic harus mengalami cedera. Naismith pun masuk menggantikan Besic. Tak butuh waktu lama bagi pemain Skotlandia itu untuk membobol gawang Begovic.

Gol pertama Naismith berasal dari sundulan, setelah menerima umpan silang Brendan Galloway. Setelah gol itu, Everton berusaha keras untuk membobol lagi gawang Chelsea. Anak asuh Jose Mourinho makin kelabakan setelah Naismith menggandakan golnya lima menit berselang.

Tak mau malu di Goodison Park, Nemanja Matic memperkecil defisit gol menjadi 2-1. Namun, Everton sangat perkasa di rumah sendiri. Steven Naismith makin sulit dihentikan. Ia memperdaya Begovic untuk ketiga kalinya, dan memantapkan diri mencetak hattrick di laga itu, sekaligus mengantarkan kemenangan meyakinkan Everton 3-1 atas The Blues.

Robert Earnshaw (West Bromwich Albion vs Charlton 2005)

Di masanya, Robert Earnshaw adalah pemain yang bisa mencetak hattrick di semua kompetisi di Inggris. Ia pernah mencetak tiga gol di EFL, Piala Liga, Piala FA, dan tentu saja Premier League. Yang menarik adalah ketika Earnshaw mencetak tiga gol di Liga Primer Inggris.

Kala itu pada musim 2004/05, saat berseragam West Bromwich Albion. Earnshaw menjadi sosok pahlawan The Baggies setelah mencetak hattrick melawan Charlton ketika ia baru masuk di babak kedua. Gol pertamanya terjadi pada menit ke-73. Menerima umpan Geoff Horsfield, Earnshaw membawa The Baggies unggul 2-1.


Hanya butuh waktu sekitar 11 menit, Earnshaw menggandakan golnya. Membuat West Bromwich kian menjauh. Anak asuh Bryan Robson akhirnya memungkasi laga dengan kemenangan berkat gol ketiga Earnshaw melalui titik putih.

Kemenangan ini sekaligus membuat The Baggies jadi tim pertama di Liga Inggris yang bisa bertahan setelah berada di posisi terbawah saat Natal.

Son Heung-min (Tottenham Hotspur vs Leicester City 2022)

Sama seperti Mohamed Salah, pemain paling lincah Tottenham Hotspur, Son Heung-min masih belum menemukan sentuhan terbaiknya di awal musim 2022/23. Namun, sampai The Lilywhites menghadapi Leicester City saja. Karena saat bersua anak asuh Brendan Rodgers, Son menunjukkan kualitasnya yang sesungguhnya.

Ia memang baru masuk di atas menit ke 60, saat Antonio Conte mencoba merotasi timnya. Tak membutuhkan waktu lama bagi Son Heung-min untuk mencetak gol perdananya di laga itu, sekaligus di Liga Inggris musim ini.

Son mencetak gol dengan khasnya. Melakukan akselerasi yang bisa melewati bek lawan, untuk kemudian menghujam bola ke gawang Leicester. Setelah mencetak gol di menit 73, Son masih belum berhenti. Mantan anak asuh Shin Tae-yong itu menggandakan golnya menit 84.

Son kemudian memungkasi laga dengan gol ketiganya pada menit 86. Ketiga golnya membuat Son bisa menasbihkan diri sebagai pemain yang bisa mencetak gol, meski berangkat dari pemain pengganti. Ini sekaligus menjadi hattrick ketiga Son Heung-min sepanjang kariernya di Premier League.

https://youtu.be/rmlSitbGz8Y

Sumber: 90Min, TheFootballFaithful, DailyStar

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru