Berakhirnya kisah cinta antara Robert Lewandowski dan Bayern Munchen ditandai dengan pernyataan sang bomber yang tak ingin memperpanjang masa kerjanya di Jerman. Ia ingin mencari tantangan baru di luar Jerman dan sejauh ini Barcelona jadi yang terdepan untuk mengamankan tanda tangannya.
Sebetulnya, kepergian Lewandowski bukan perkara yang patut dipusingkan oleh Munchen. Lantaran mereka masih memiliki Serge Gnabry di daftar skuad musim depan. Pemain internasional Jerman ini juga tak kalah piawai dalam urusan mencetak gol. Bahkan selama empat musim membela Die Roten, ia selalu mencetak 10 lebih gol di Bundesliga.
Namun, Gnabry bukanlah sosok penyerang tengah jempolan layaknya Lewandowski. Masih banyak yang harus dipoles agar ia bisa bermain di level yang sama dengan Lewy.
Nah, jika ingin bersaing di kancah Eropa, Munchen harus mencari opsi tercepat yaitu mendatangkan penyerang baru. Berikut nama-nama yang berpotensi untuk gantikan Lewy di lini depan Munchen
Daftar Isi
Patrik Schick
Nama pertama yang muncul untuk mewarisi nomor punggung 9 Munchen adalah Patrik Schick dari Bayer Leverkusen. Bukan suatu hal yang aneh apabila Bayern membeli pemain-pemain yang sedang naik daun dari klub-klub pesaingnya di Bundesliga.
Musim ini jadi musim yang luar biasa bagi Schick. Dengan berkontribusi 24 gol yang juga lebih banyak dari Haaland di Bundesliga, Schick mampu mengantarkan Leverkusen finis di peringkat 3 klasemen sekaligus mengamankan satu tiket Liga Champions musim depan.
Menariknya, hampir semua gol Schick berasal dari open play. Ia hanya mencetak gol melalui titik putih sebanyak satu kali. Dalam mode menyerang, Schick tak begitu mengandalkan kecepatan. Ia lebih mengandalkan positioning serta penyelesaian yang cerdas.
Schick juga memiliki tubuh yang tinggi, sehingga ia unggul dalam duel udara. Terlebih, dengan berbekal pengalaman tiga tahun di Bundesliga, Patrik Schick dirasa tak perlu waktu lama untuk nyetel dengan permainan Die Roten.
Kabarnya Leverkusen tak akan semudah itu melepaskan Schick, apalagi ke Munchen. Namun, dengan harga pasar Schick yang “hanya” 40 juta euro, Munchen bisa saja menawarkan angka yang tak bisa ditolak oleh manajemen Leverkusen.
Gabriel Jesus
Selanjutnya ada sang juara Inggris, Gabriel Jesus. Tak menjadi pilihan utama Pep Guardiola dan City justru mendatangkan Haaland membuat karir Gabjes semakin diujung tanduk.
Gabriel Jesus tak memiliki banyak kesempatan untuk bermain di posisi aslinya musim ini. Ia lebih sering dimainkan di posisi sayap. Namun, ketika ia mendapat kesempatan reguler di beberapa laga terakhir Premier League, Gabjes membuktikan bahwa ia masih jadi salah satu yang terbaik.
🗣 “Today it was my day”
🗣 “The team played so good this afternoon”
Gabriel Jesus reflects on his 4 goals for Man City 🔥pic.twitter.com/kmlPBkb0UY
— Sky Sports News (@SkySportsNews) April 23, 2022
Pemain yang juga diminati Arsenal itu sempat menggila ketika memborong 4 gol sekaligus ke gawang Watford pada pertandingan liga pekan ke 34. Ia menerapkan permainan Pep dengan sangat baik. Ia selalu berdiri di tempat dan waktu yang tepat untuk menerima umpan matang dari Phil Foden atau Kevin De Bruyne.
Sama dengan City, Munchen juga memiliki pemasok umpan bagi penyerang mereka. Sehingga Gabjes mungkin tak perlu waktu lama untuk nyetel dengan permainan Munchen. Kabarnya, City tak meminta lebih dari 50 juta euro (Rp780 miliar) untuk menebus Gabjes. Tentu itu bukan perkara sulit bagi Munchen.
Darwin Nunez
Darwin Nunez saat ini menjadi komoditas terpanas dalam bursa transfer. Beberapa klub top Eropa seperti Manchester United, Newcastle dan Liverpool telah melakukan pergerakan untuk berusaha mendatangkannya. Namun, Nunez sepertinya akan menolak tawaran dari MU dan Newcastle karena ia memprioritaskan klub yang bermain di Liga Champions.
Darwin Nunez merupakan penyerang cerdas dan pekerja keras. Ia tak segan untuk berlari lebih banyak dari pemain lain untuk mencari ruang atau membantu pertahanan dan kembali mendapatkan penguasaan bola.
Selain itu, striker Benfica ini adalah seorang finisher yang mematikan di kotak penalti. Nunez telah mencetak 34 gol dan memberikan 4 assist di semua kompetisi musim ini. Nunez juga memiliki mobilitas yang cukup tinggi. Berbekal dribble yang efisien, tak jarang ia mendobrak pintu pertahanan lawan melalui akselerasinya di sisi sayap.
Kepindahan Nunez akan menjadi transfer yang ideal untuk Bayern Munchen. Mengingat usianya yang masih muda, ia dapat menjadi investasi jangka panjang bagi Munchen di lini depan. Kabarnya, Benfica mematok 70 sampai 80 juta euro atau sekitar Rp1,1 triliun untuk siapapun yang berminat mendatangkannya.
Christopher Nkunku
Pemain lain yang sedang ranum di Bundesliga adalah Christopher Nkunku. Dibeli RB Leipzig dari PSG dengan harga tak lebih dari 13 juta euro atau sekitar Rp200 miliar, Nkunku telah memberikan lebih dari apa yang tertulis di banderol.
Didatangkan sebagai pemain sayap, Nkunku disulap Tedesco menjadi pemain yang lebih fokus menyerang di tengah. Nkunku bisa dibilang sebagai pemain yang tahan banting lantaran ia nyaris tak pernah absen membela Leipzig di semua kompetisi. Bahkan ia tak pernah mengalami cedera dalam dua tahun terakhir. Musim ini ia telah mencetak 34 gol dalam 51 pertandingan.
Selain itu, Nkunku ini pemain yang lengkap. Selain memiliki insting mencetak gol yang bagus, ia juga bisa tampil sebagai motor serangan dan menciptakan peluang untuk rekan satu tim. Hal itu dibuktikan dengan catatan assistnya yang mencapai 20 assist di semua kompetisi musim ini.
Kepiawaiannya dalam mencetak gol juga sudah terbukti di ajang Champions League. Dari 6 laga yang ia mainkan musim ini, Nkunku berhasil mencetak 7 gol. Yang salah tiganya ia cetak kala berhasil hattrick melawan Manchester City di babak penyisihan grup.
Sadio Mane
Terakhir ada jagoan dari daratan Afrika, Sadio Mane. Nama Mane belakangan ini tengah dikaitkan dengan Bayern Munchen. Pemain Liverpool tersebut kabarnya tengah diincar Bayern untuk menggantikan Robert Lewandowski.
Kontrak Mane bersama Liverpool akan habis pada 2023. Namun, sejauh ini belum ada perjanjian kerjasama baru yang diberikan The Reds kepada pemain internasional Senegal tersebut.
Bersama Liverpool, musim ini ia telah mencatatkan 23 gol dalam 50 pertandingan yang telah ia mainkan. Mane dapat menjadi opsi yang menarik bagi Bayern lantaran ia memiliki finishing, dribbling dan final pass yang sangat baik.
Terlebih, Meski bukan berposisi sebagai striker, musim ini Jurgen Klopp kerap memainkan Mane sebagai penyerang tengah. Dari 17 laga yang dimainkan Mane sebagai penyerang tengah, ia berhasil mencetak 12 gol dan 2 assist. Tentu ini membuktikan bahwa Mane cukup bagus bermain sebagai ujung tombak.
https://youtu.be/yUhmdq6PUSE
Sumber: Foottheball, Bola, Football Espana, Transfermarkt


