Masih hangat diingatan kita bagaimana Villarreal tampil mengejutkan di Liga Champions musim ini. Di luar prediksi, Villarreal mampu memperoleh satu tiket ke babak semifinal Liga Champions usai menyingkirkan juara 6 kali, Bayern Munchen.
Di babak perempat final kemarin, The Yellow Submarine tampil apik dalam 2 leg. Menang 1-0 di Estadio de la Ceramica, Villarreal berhasil menahan imbang Die Roten di laga leg kedua dengan skor 1-1. Menang agregat 2-1, Villarreal sukses menginjakkan kakinya lagi di babak semifinal Liga Champions setelah 16 tahun lamanya.
Dalam kesuksesan tersebut, tidak berlebihan rasanya jika menyebut Arnaut Danjuma sebagai salah satu pahlawan kemenangan Villarreal. Pasalnya, lewat gol tunggalnya di menit ke-8, The Yellow Submarine mampu tampil lepas saat menjalani laga leg kedua babak perempat final yang digelar di markas Bayern Munchen.
Tak hanya itu saja, di babak sebelumnya, Danjuma juga jadi pahlawan kemenangan Villarreal. Pemilik 6 caps bersama timnas Belanda itu jadi salah satu pencetak gol dalam kemenangan agregat 4-1 Villarreal atas Juventus di babak 16 besar.
If you can dream it, you can achieve it! Onto semi finals! 🏆 pic.twitter.com/0dHcU4k6hn
— Arnaut Danjuma (@Danjuma) April 13, 2022
Karier Roller Coaster Arnaut Danjuma
Berkat penampilan apiknya di Liga Champions musim ini, nama Arnaut Danjuma langsung jadi bahan perbincangan hangat di antara para pecinta sepak bola. Profilnya pun langsung banyak dicari.
Akan tetapi, berbicara soal karier sepak bola dari Arnaut Danjuma, winger yang memilih membela timnas Belanda ini sebetulnya punya riwayat karier yang cukup unik. Sebelum menjadi tulang punggung Villarreal, karier Danjuma kerap naik turun bagaikan roller coaster.
Pada tahun 2008, Danjuma yang saat itu masih berusia 11 tahun direkrut oleh raksasa Liga Belanda, PSV dari akademi Top Oss. Delapan tahun dihabiskannya di PSV. Sayangnya, selama itu bakatnya disia-siakan.
Setelah gagal menembus tim utama PSV, Danjuma hengkang ke NEC Nijmegen di musim panas 2016. Menariknya, ia menjalani laga debutnya pada 10 September 2016 dengan tampil di laga melawan tim lamanya, PSV.
Bersama NEC, Danjuma sempat merasakan Eerste Divisie, kompetisi kasta kedua Liga Belanda saat timnya turun kasta di musim 2017/2018. Namun, saat itulah Danjuma menampilkan performa yang cukup apik dengan sumbangan 13 gol dalam 30 penampilan.
Penampilan di Liga 2 Belanda itulah yang menarik minat raksasa Liga Belgia, Club Brugge yang kemudian meminang Danjuma di musim panas 2018. Di klub inilah Danjuma pertama kali merasakan kompetisi Liga Champions. Namun, ia hanya bertahan semusim di Belgia.
Pada musim panas 2019, Arnaut Danjuma direkrut klub Premier League, AFC Bournemouth yang menebusnya dengan mahar 13,7 juta poundsterling. Bagai dejavu, karier Danjuma bersama Bournemouth di Premier League tak berjalan baik. Justru, ia baru mampu tampil menawan saat Bournemouth terdegradasi ke Divisi Championship di musim 2020/2021.
Di musim tersebut, Arnaut Danjuma mampu menyumbang 17 gol dalam 37 penampilannya di semua kompetisi. Performa itulah yang kemudian membuat Villarreal berani merogoh kocehnya hingga 25 juta euro untuk mengikat Arnaut Danjuma di Estadio de la Ceramica hingga Juni 2026. Transfer tersebut diketahui sampai memecahkan rekor transfer termahal Villarreal dalam sejarah.
Bagai roller coaster, Danjuma yang sebelumnya berkompetisi di divisi Championship, kasta kedua Liga Inggris langsung merasakan ketatnya Liga Champions bersama Villarreal. Tak hanya sekadar tampil, Danjuma juga sukses membawa timnya ke babak semifinal Liga Champions musim ini.
In April 2021, Arnaut Danjuma was on the scoresheet in Bournemouth’s 2-0 win over Blackburn in the Championship…
A year later, he’s now scored Villarreal’s opener against Bayern Munich in a Champions League quarter-final 🤯#UCL pic.twitter.com/15MYFhPkuR
— Football on BT Sport (@btsportfootball) April 6, 2022
Arnaut Danjuma Jadi Incaran Banyak Klub Top Eropa
Tidak berlebihan rasanya jika menyebut Arnaut Danjuma sebagai pahlawan Villarreal di Liga Champions musim ini. Sebab selain membawa Villarreal melaju ke partai semifinal, Danjuma juga jadi top skor sementara Villarreal di Liga Champions dengan torehan 6 gol.
Selain itu, secara keseluruhan, Danjuma juga bisa dibilang sebagai tulang punggung Villarreal musim ini. Ini tak lepas dari kepercayaan dan peran vital yang diberikan Unai Emery. Mantan pelatih Arsenal itu diketahui sebagai orang yang paling ngotot untuk merekrut Danjuma di musim panas lalu.
Emery mencium bakat manis Danjuma saat dirinya melatih Arsenal. Perjudian Emery yang menjadikan Danjuma sebagai rekrutan termahal Villarreal sepanjang sejarah terbayar tuntas dengan performa gemilangnya di La Liga.
Seperti saat dirinya jadi pahlawan kemenangan Villarreal di laga “Derbi de la Comunitat” melawan Valencia. Tampil selama 71 menit, Arnaut Danjuma sukses memborong 2 gol kemenangan Villarreal. Penyerang yang akrab dengan selebrasi ular cobra itu juga terpilih sebagai Man of the Match.
By Allāh, victory comes with patience. Derby night! ⚽️⚽️ pic.twitter.com/exINdAI2ip
— Arnaut Danjuma (@Danjuma) April 19, 2022
Meski Danjuma belum mampu mengangkat Villarreal ke zona Liga Champions, tetapi sejauh ini ia tercatat sudah menyumbang 10 gol dan 3 asis di La Liga. Catatan tersebut menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak Villarreal musim ini, mengungguli Gerard Moreno.
Berkat rentetan performa itulah, kini Arnaut Danjuma juga jadi incaran klub top Eropa. Liverpool dan Manchester United adalah 2 klub Premier League yang dilaporkan meminatinya. Sebelumnya, ia juga pernah jadi incaran raksasa Italia, AC Milan.
Namun, bagi siapa saja yang ingin merekrut Danjuma, mereka mesti merogoh koceknya begitu dalam. Pasalnya, Villarreal yang mengikatnya hingga Juni 2026, memagari Arnaut Danjuma dengan buyout clause senilai 64 juta poundsterling.
There’s a release clause into Arnaut Danjuma contract and it’s worth €75m, valid in the summer. Villarreal manager Unai Emery loves him – he’s now also playing as hybrid striker. 🟡🇳🇱 #Villarreal
8 goals in Liga, 4 goals in UCL… and English top clubs are monitoring Danjuma. pic.twitter.com/t2hmbqQnEw
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) February 22, 2022
Sebuah harga mahal, tetapi bisa dipahami. Sebab, selain bisa menjadi seorang winger, Danjuma juga bisa diplot sebagai seorang striker. Beroperasi di sisi kiri, kelincahan dan instingnya dalam mencetak gol menjadi senjata utamanya. Oleh surat kabar The Guardian, Arnaut Danjuma bahkan sampai disebut sebagai salah satu winger terbaik di dunia saat ini.
Arnaut Danjuma, Seorang Muslim yang Religius
Namun, tahukah kamu kalau Arnaut Danjuma merupakan seorang muslim yang religius?
Fakta tersebut bisa dilihat dari akun media sosial pribadinya. Pada profil instagram-nya, Danjuma menuliskan kalimat “La hawla wala quwatta illa billah”. Sementara di akun twitter-nya, Danjuma menulis “Alhamdulillah” pada bagian profilnya.
Saat dirinya membawa Villarreal lolos ke babak semifinal, Danjuma juga mengunggah foto dengan keterangan “Alhamdulillah” di akun instagram pribadinya. Sebelumnya, ia juga mengunggah potongan Surat Al Anfal ayat 10 yang berarti, “Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah”.
Lalu, sejak kapan Arnaut Danjuma memeluk agama Islam?
Born in Lagos, a third child to Nigerian mother Hauwa and Dutch father Cees, who was working in the country in dredging at the time of his birth.
Arnaut Danjuma’s gone from PSV youth to Spain, via NEC, Club Brugge & Bournemouth.
Has 5 goals in 9 games for Villarreal in #LaLiga. pic.twitter.com/7T8KRpCemp
— Oluwashina Okeleji (@oluwashina) October 27, 2021
Lahir di Kota Lagos, Nigeria dengan nama lengkap Arnaut Danjuma Adam Groeneveld pada 31 Januari 1997, Danjuma punya darah Belanda dari sang ayah dan darah Nigeria dari sang ibu. Ibunya yang bernama Hauwa merupakan seorang muslim dan Danjuma sudah memeluk agama Islam sejak dirinya kecil.
Akan tetapi, masa kecil Arnaut Danjuma tidaklah mudah. Pada usia 4 tahun, kedua orang tuanya bercerai. Danjuma bersama 2 kakaknya yang ikut bersama ibunya sempat mengalami masa sulit pasca perceraian. Danjuma sempat menjadi seorang tunawisma dan tinggal di panti asuhan.
Beruntung, sang ayah yang bernama Cees tetap memperhatikan kewajibannya sebagai seorang ayah dan membantu pendidikan anak-anaknya, termasuk Danjuma. Lewat ayahnya pula, Danjuma dapat menimba ilmu sepak bola di akademi RKSV Margariet dan TOP Oss.
Sebagai seorang muslim di dataran Eropa, Danjuma juga sudah pernah menerima pelecahan islamofobia, baik saat di lapangan maupun di media sosial. Hal tersebut ia alami saat dirinya masih bermain di Liga Inggris bersama Bournemouth.
Meski menghadapi berbagai rintangan dan ujian dalam hidupnya, Arnaut Danjuma tetap teguh dalam imannya. Ia bahkan terlihat bangga dengan keislamannya. Ini dibuktikan dengan sikap Danjuma yang kerap mengunggah foto dan pesan-pesan bernada religius di media sosialnya.
Seperti di awal bulan ramadan kemarin. Lewat Instagram dan Twitter-nya, Arnaut Danjuma mengunggah arti dari Surat Al Baqarah 183 yang berisi tentang kewajiban umat Islam untuk berpuasa di bulan suci Ramadan. Ini jadi bukti bahwa Danjuma juga melaksanakan ibadah puasa ramadan.
🕋 Quran 2:183 – “Oh, you who believe! Fasting is prescribed to you as it was prescribed to those before you, that you may learn piety and righteousness”☝🏽May Allah swt make this a beautiful month for all the brothers and sisters – May we all better ourselves and help each other! pic.twitter.com/4ZDhtgk2p1
— Arnaut Danjuma (@Danjuma) April 1, 2022
Dalam sebuah wawancara, Danjuma mengaku bahwa puasa ramadan justru makin membuatnya kuat. Terbukti, di bulan ramadan 2022 ini, ia sukses membawa Villarreal ke babak semifinal Liga Champions.
“Orang selalu berpikir itu melemahkanmu, tapi itu membuat tubuhku lebih kuat. Ini adalah periode terbaik musim ini ketika saya merasa paling fit dan terkuat. Ramadhan tidak menjadi beban bagi saya dan itu tidak mempengaruhi persiapan saya untuk sebuah pertandingan,” kata Danjuma, dikutip dari AFCB.
***
Referensi: Liputan 6, AFCB, The Guardian, DailyMail, Ontrend, Goal.


