Kisah mengerikan dialami Christian Eriksen ketika perhelatan EURO 2020 saat Denmark melawan Finlandia. Pingsannya Eriksen karena serangan jantung ketika itu menggegerkan publik sepak bola dunia. Ketika itu karier Eriksen diprediksi akan selesai.
Setelah peristiwa penyakit jantung yang dideritanya ia kemudian dipasangi alat yang bernama ICD (Implantable Cardioverter Defibrillator) alat yang dapat mengembalikan detak jantungnya ke ritme yang teratur jika masalah muncul di kemudian hari.
Daftar Isi
Dilepas Inter Milan
Eriksen yang mempunyai masa pengabdian di klub Italia, Inter Milan terpaksa untuk mengurungkan niatnya kembali ke klub tersebut lantaran berbenturan dengan aturan. Aturan Serie A mengatakan bahwa pemain yang menggunakan alat pacu jantung seperti ICD tidak diperbolehkan bermain di Serie A. Alhasil, Inter pun secara resmi melepas Eriksen dengan terpaksa pada 17 Desember 2021. Eriksen pun menjadi free agent setelah dilepas Inter.
🖤💙 | CHRIS
ALL THE BEST, @ChrisEriksen8!
The goals, the victories, those Scudetto celebrations with fans outside San Siro – all this will remain forever in Nerazzurri historypic.twitter.com/wCGPGun4Gd
— Inter 🏆🇮🇹 (@Inter_en) December 17, 2021
Padahal Eriksen memiliki kontrak senilai 11 juta pounds (Rp 205 miliar) dengan Inter yang berlangsung hingga musim panas 2024. Laporan di Italia menunjukkan bahwa Program Perlindungan Klub dari FIFA akan mengganti kerugian Inter Milan 8,5 juta pounds (Rp 159 miliar) mengingat peristiwa tragis eriksen itu terjadi saat bertugas di laga internasional.
Akan tetapi, usai dilepas Inter, perlahan namun pasti Eriksen menjalani perawatan hingga kembali normal. Ia bertekad untuk kembali ke dunia sepak bola meski resiko besar menantinya. Tim medis yang sudah mengizinkannya untuk bermain kembali, membuat Eriksen tergerak.
Bergabung Dengan Brentford
Setelah dilepas Inter Milan ia tidak lagi punya klub. Belum ada tawaran dari klub mana pun. Selama itu Eriksen menghabiskan untuk pemulihan fisik dan melakukan training camp pribadi.
Eriksen kemudian bertekad menuju Belanda untuk pemusatan latihan. Ia menuju training camp Ajax Amsterdam, klub yang pernah dibelanya dulu. Ia bersama tim muda Ajax berlatih untuk mengembalikan sentuhannya yang telah lama hilang sejak EURO 2020. Sembari menunggu pinangan dari beberapa klub Premier League yang mulai banyak tertarik kepada nya.
Klub-klub Premier League ternyata banyak menginginkan tanda tangannya. Setelah ia dipantau perkembangannya ternyata menunjukkan grafik yang positif selama di training camp di Ajax.
🇩🇰 @ChrisEriksen8 in action is all you need today 😍 pic.twitter.com/Sx3B3b8A2p
— AFC Ajax (@AFCAjax) January 26, 2022
Klub-klub semacam Newcastle, Leicester bahkan klub lamanya Tottenham Hotspur berminat merekrutnya. Klub-klub di Premier League seperti diketahui tidak ada aturan yang melarang bahwa pemain yang dipasang alat pacu jantung tidak bisa bermain. Berbeda dengan Serie A.
Tidak lama kemudian setelah Eriksen selesai melakukan training camp di Ajax, tawaran serius datang dari Brentford. Brentford yang notabene klub baru promosi di Premier League sangat menginginkan jasa gelandang Denmark itu. Apalagi faktor pelatih Brentford, Thomas Frank dan asistennya berasal dari satu negara dengan Eriksen.
Brentford head coach Thomas Frank says Christian Eriksen deserves to play at the highest level amid rumours the Danish midfielder could join the club! 👇 pic.twitter.com/i5VbSLvXvD
— Sky Sports News (@SkySportsNews) January 18, 2022
Banyaknya pemain Denmark yang bermain bagi Brentford seperti Norgaard, Zanka, Sorensen, Jonas Lossl, Rasmussen, maupun Mathias Jensen adalah salah satu pertimbangan bagi Eriksen untuk berlabuh ke klub London tersebut.
Eriksen akhirnya dikontrak Brentford dengan durasi enam bulan hingga akhir musim 2021/2022 dengan status free transfer. Ia dikontrak dengan harga 13 juta pounds atau sekitar (Rp260 miliar) dengan opsi perpanjangan kontrak selama satu tahun sampai 2023.
It’s Official, @ChrisEriksen8 is a Bee
🇩🇰 The Danish international will link up with Bees for rest of season
📄 https://t.co/6cDQ91l2dl#BrentfordFC #EriksenJoins pic.twitter.com/r57bj2FLJp
— Brentford FC (@BrentfordFC) January 31, 2022
Debut bersama Brentford
Eriksen mulai berlatih di Brentford pada 7 Februari 2022. Ia melakukan beberapa sesi latihan dengan beberapa teman senegaranya di bawah arahan Thomas Frank. Meskipun ia tidak langsung tampil membela tim utama Brentford.
Eriksen kemudian melakukan debutnya secara tidak resmi di Brentford melawan klub Southend United pada 21 Februari 2022. Itu adalah pertandingan tertutup yang diisi oleh beberapa Tim B Brentford.
Eriksen berperan penting dalam kemenangan Brentford ketika itu dengan skor akhir 3-2. Eriksen membuat satu assist untuk gol pertama Brentford yang dicetak Josh Dasilva. Sebetulnya ia juga memiliki peluang untuk mencatatkan namanya di papan skor. Sayangnya, upaya Eriksen masih bisa digagalkan kiper lawan. Dan 60 menit dirasa cukup untuk Eriksen menjalani debutnya.
📽 The return of @ChrisEriksen8 #BrentfordFC pic.twitter.com/AG7crEJrQR
— Brentford FC (@BrentfordFC) February 14, 2022
Eriksen debut untuk kedua kalinya di Brentford kembali di pertandingan uji coba tak resmi melawan Rangers. Pertandingan itu berakhir imbang 2-2. Eriksen kembali berpengaruh dalam laga tersebut. Ia menciptakan dua assist satu dari corner dan satu dari tendangan bebas tak langsung yang diselesaikan oleh pemain Brentford lainnya.
⚽ @ChrisEriksen8 set up both goals as we drew 2-2 with @RangersFC this afternoon
📄 https://t.co/bG0ztJsC40#BrentfordFC pic.twitter.com/u7M3Y7uSXF
— Brentford FC (@BrentfordFC) February 21, 2022
Dengan kedua debut Eriksen tersebut tampaknya ia menunjukan tanda-tanda positif untuk segera melakukan debutnya di partai resmi Premier League. Ia terlihat sudah siap masuk dalam skema taktik arahan pelatih Thomas Frank.
Pengaruhnya di Brentford
Debut Eriksen di partai resmi pun terjadi. Setelah ia muncul dalam skuad yang dibawa Brentford melawan Newcastle di rumah sendiri pada partai lanjutan Premier League.
Meskipun ia berada di bench dari awal laga, ia kemudian masuk sebagai pemain pengganti di menit 51 babak kedua untuk menggantikan rekan senegaranya Mathias Jensen.
Eriksen pun mendapat sorakan sambutan meriah publik Brentford. Namun, debutnya tidak mampu menolong timnya dari kekalahan 2-0 atas Newcastle ketika itu.
Simply incredible news that Christian Eriksen has been called up to Denmark’s squad for their friendlies against the Netherlands and Serbia 🇩🇰
I wrote this piece on his comeback after he made his Brentford debut against Newcastle 🐝⚽️
📝@TheAthleticUK https://t.co/1myaHYqG2G
— Jay Harris (@jaydmharris) March 15, 2022
Selanjutnya Brentford melakukan partai tandang ke Norwich di Premier League. Kali ini pelatih Thomas Frank mempercayainya sebagai starter. Inilah kali pertama Eriksen kembali menjadi starter di pertandingan resmi.
Ia tampil apik dengan mengawali proses gol pertama Brentford oleh Ivan Toney berawal dari sepak pojoknya. Alhasil Brentford mampu diantarkannya mencuri tiga poin dengan hasil akhir 3-1 untuk kemenangan Brentford. Eriksen dalam partai itu mampu tampil penuh 90 menit.
Christian Eriksen’s game by numbers vs. Norwich:
100% dribble success
83% pass accuracy
68 touches (most)
46 passes (most)
17 passes in the final third (=most)
8 crosses
8 possessions won
3 duels won
2 interceptionsWhat a return to the Premier League. 🙌 pic.twitter.com/iDPoRtdAiT
— Squawka Football (@Squawka) March 5, 2022
Di pertandingan berikutnya taji Eriksen kembali teruji. Partai kandang melawan Burnley diselesaikan dengan kemenangan meyakinkan 2-0. Kembali Eriksen turun sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit.
Eriksen mampu mencetak assist resmi pertamanya dalam laga ini melalui umpan matangnya yang diselesaikan oleh sundulan Ivan Toney. Dan kemudian assist tak langsungnya membuat Toney dilanggar di kotak penalti dan berbuah gol kedua Brentford dari titik putih.
🐝 Christian Eriksen’s stats vs Burnley:
⏱️ Mins played – 90
🔐 Key passes – 2
🅰️ Assists – 1
🏹 Shots – 2
🤤 Dribbles – 1
🌡️ Rating – 7.45🧙♂️ Eriksen registered his first assist since his return to action in Brentford’s 2-0 win pic.twitter.com/sMwVBJTMXK
— WhoScored.com (@WhoScored) March 13, 2022
Tampaknya taji seorang Eriksen itu terbukti masih berpengaruh dalam tim. Tim sekelas Brentford yang notabene medioker mampu diangkatnya kembali memperoleh dua kemenangan beruntun setelah ia bermain sebagai starter.
Brentford pun perlahan mulai naik klasemen Premier League. Brentford saat ini masih berada di posisi 15 klasemen. Mengingat sebelumnya Brentford hampir terjerumus dan bertarung di papan bawah zona degradasi.
A day of big wins and the top and bottom of the table pic.twitter.com/ouZ2SU2KyG
— Premier League (@premierleague) March 13, 2022
Pola yang dipakai oleh Thomas Frank baik itu 3-5-2 atau 4-5-1 berbuah manis atas kehadiran Eriksen yang berfungsi sebagai playmaker di belakang striker yang sesekali melakukan penetrasi masuk ke kotak penalti lawan.
Performa sentuhan Eriksen akhir-akhir ini telah kembali di Brentford. Berkat performanya yang telah pulih itu ia kembali dipanggil Timnas Denmark untuk melakoni laga persahabatan akhir Maret 2022 melawan Belanda dan Serbia. Kesempatan itu tampaknya tidak akan disia-siakan Eriksen demi tujuannya untuk pergi ke Qatar 2022 bersama Denmark.
Christian Eriksen is in Denmark’s squad for the first time since suffering a cardiac arrest at Euro 2020.
Fantastic to see him back 👏🇩🇰 pic.twitter.com/9xaku5rHLg
— ESPN FC (@ESPNFC) March 15, 2022
https://youtu.be/w3z-dPWMODA
Sumber Referensi : theathletic, sportingnews, givemesport


