Sami Hyypia: Dibeli Liverpool Dengan Harga Murah, Berakhir Menjadi Seorang Legenda

spot_img

Tepat pada tahun 1999, Liverpool resmi menebus seorang bek milik Willem II senilai 2,6 juta pounds atau setara 49 miliar rupiah, bernama Sami Hyypia. Di awal kedatangannya, tidak ada yang tahu siapa dia. Terlebih, bek asal Finlandia itu hanya dibeli dengan harga yang tergolong murah.

Bayangkan saja, di masa kedatangan Hyypia menuju Anfield, banyak klub Liga Inggris yang punya bek dengan harga yang mahal. Misalnya saja, Christian Dailly yang dihargai Blackburn senilai 5,35 juta pounds, Jaap Stam yang dihargai 10,5 juta pounds, hingga Rio Ferdinand yang membuat MU harus mengeluarkan dana senilai 18 juta pounds untuk mendatangkannya ke Old Trafford.

Tidak ada penyambutan meriah atas kedatangan Hyypia. Hanya sedikit yang menaruh perhatian padanya. Namun begitu, Hyypia berhasil membuktikan bahwa nilai murah tak lantas membuat kualitasnya bisa dipandang rendah.

Jalan Hyypia untuk bisa masuk ke dalam hingar bingar penggemar Liverpool juga terbilang tidak mudah. Selain karena harganya yang murah, dia juga masuk ke Anfield, ditengah berita miring yang terus dikeluarkan media untuk klub berjuluk The Reds. Ketika itu, Liverpool sedang berada dalam masa transisi ‘Spice Boys’ di era Roy Evans menuju skuad yang lebih pragmatis di era Houllier, untuk kemudian digantikan dengan Rafael Benitez.

Sebelum menjadi bagian penting dari skuad Rafael Benitez, perlu diketahui bahwa awal kisah Hyypia dengan Liverpool diawali oleh niat sang pelatih, Gerard Houllier, yang ingin memperkuat pertahanan Liverpool. Ketika itu, The Reds sempat kebobolan sebanyak 49 gol, dimana jumlah itu lebih sedikit tiga gol dari Blackburn yang akhirnya terdegradasi.

Dengan sumber daya finansial yang terbatas, Houllier tidak memiliki pilihan selain bertaruh dengan pemain berharga murah. Ia merekrut Hyypia beserta Stephane Henchoz yang direkrut dari Blackburn seharga 3,5 juta pounds.

Sekali lagi, pembelian Hyypia oleh Liverpool benar-benar tidak terlalu diharapkan oleh para penggemar. Liverpool yang hanya merogoh kocek seharga 2,6 juta pounds untuk Hyypia, tercatat hanya mampu membeli setengah dari tubuh Christian Daily (5,35 juta pounds), atau dua pertiga dari tubuh Chris Perry (4 juta pounds). Parahnya, mereka juga hanya bisa membeli kaki kanan Jaap Stam yang seluruh tubuhnya dihargai senilai 10,5 juta pounds.

Tidak banyak yang mengenal Hyypia saat dirinya menginjakkan kaki di Anfield. Bahkan komentator pertandingan pun nampak kesulitan untuk menyebutkan namanya. Tetapi, Hyypia tidak terpengaruh dan mampu membuktikan kualitasnya.

Dalam beberapa kesempatan, Hyypia juga dipercaya memakai ban kapten saat Jamie Redknapp dan Robbie Fowler sedang berhalangan. Di tahun 2001, ia ikut membantu Liverpool meraih treble FA Cup, League Cup, dan UEFA Cup.

Sebagai informasi, ada satu sosok yang menjadi penyebab mengapa Hyypia bisa bergabung dengan Liverpool, meski sebelumnya tidak banyak yang mengenal siapa dirinya. Dia adalah Ron Yeats.

Ron Yeats, yang dijuluki ‘raksasa’ Liverpool oleh Bill Shankly, tentunya paham mengenai teknik bertahan, sehingga tidak mengejutkan bila pemain hebat asal Skotlandia itu berhasil memainkan peran utama dalam penandatanganan Sami Hyypia.

Yeats adalah kepala tim pencari bakat Liverpool pada saat itu, dan dia mengingat,

“Aku senang kami berhasil mendatangkan Sami,”

“Aku pergi menemuinya setelah kami merekomendasikannya. Aku pikir anak ini terlihat seperti pemain yang bagus. Di posisinya, ia adalah pemain bola yang luar biasa yang tidak biasa. Aku benar-benar menikmati permainan Sami, dan kala itu aku mengatakan kalau bos atau pelatih harus datang dan melihat pemain ini,”

“Mereka lalu melakukannya, dan kemudian mendatangkan nya beberapa minggu setelah aku merekomendasikannya.” (via liverpool.com).

Apa yang dikatakan Ron Yeats memang terbukti benar adanya. Sami Hyypia mampu beradaptasi dengan baik dan langsung menjadi bagian integral dari proses kebangkitan Liverpool di jagad sepak bola.

Debut Hyypia bersama Liverpool datang pada 7 Agustus 1999, bersama dengan dua pahlawan Istanbul lainnya, yaitu Dietmar Hamann dan Vladimir Smicer. Dengan kehadiran sang pemain Finlandia di lini belakang, The Reds berhasil menang dengan skor 2-1 melawan Sheffield Wednesday di Hillsborough, berkat gol yang dicetak oleh Robbie Fowler dan Titi Camara.

Seperti yang sudah disinggung di awal, Henchoz yang sempat absen karena mengalami cedera berhasil membangun kemitraan luar biasa bersama dengan Hyypia. Kerjasama keduanya menjadi yang gagal ditembus hingga membuahkan sejumlah trofi pada musim 2000/01.

Diluar kemampuan luar biasanya sebagai seorang defender tangguh, Houllier tahu kalau Hyypia adalah seorang pemain yang juga memiliki karakteristik kuat dalam memimpin rekan-rekannya di atas lapangan. Maka, tidak mengherankan, ketika Fowler dan Jamie Redknapp tidak berada di starting line-up, Hyypia ditunjuk sebagai kapten tim. Bahkan, ketika kedua pemain tersebut pindah ke tim lain, Hyypia menerima ban kapten secara permanen, sebelum akhirnya menyerahkan status kapten kepada Steven Gerrard pada Oktober 2003.

Dengan tinggi badan yang mencapai 193 sentimeter dan warna rambutnya yang putih kecoklatan, tak akan sulit menemukan pergerakan Hyypiä di lapangan. Dengan tinggi tubuh tersebut, tak jarang kita melihat Hyypia berhasil memenangkan sejumlah duel udara. Dia bahkan seringkali mencetak gol melalui sundulan kepala.

Meski berposisi sebagai bek, hampir setiap musim, pemain bernomor punggung 4 itu selalu berhasil mencetak minimal dua gol. Rekor golnya yang paling banyak adalah lima gol dalam semusim yang pernah ia raih secara berturut-turut, pada musim 2001/02, 2002/03, dan 2003/04.

Setelah tim menunjuk Rafael Benitez sebagai pelatih, Hyypia mulai diduetkan dengan Jamie Carragher. Kerja sama kedua pemain itu pun berakhir mulus. Baik Hyypia maupun Carragher berhasil menunjukkan performa gemilang di lini belakang. Kedua yang tampil gemilang bahkan sukses menjadi bagian penting dari skuad Liverpool yang memenangkan trofi Liga Champions Eropa paling bersejarah pada tahun 2005.

Carragher yang menjadi rekan duet Hyypia pun tidak bisa menahan pujiannya untuk Hyypia.

“Dia mengubah rekor pertahanan kami dan memenangkan 10 trofi.” katanya (via liverpool echo).

“Satu-satunya yang kurang darinya adalah kecepatan, namun dia adalah rekan terbaik yang aku miliki di level klub, dan juga angka kami selama lebih delapan tahun itu luar biasa.”

Hyypia telah mencatatkan 464 penampilan bagi Liverpool. Secara teknis, ia hanya membuat Liverpool mengeluarkan uang 5,6 pounds setiap pertandingan. Di mana dirinya menyumbangkan dua gelar FA Cup, dua League Cup, dua UEFA Super Cup, satu UEFA Cup dan juga trofi Liga Champions.

Hyypia menjadi seorang kapten yang memiliki jasa besar untuk the Reds. Bahkan, Gerrard yang kita kenal sebagai kapten The Reds pun menganggap kalau Hyypia merupakan sosok yang memberi perubahan bagi Liverpool.

Tepat pada 24 Mei 2009, Hyypia memainkan partai terakhirnya bersama Liverpool. Ia masuk pada menit ke 84 di pertandingan melawan Tottenham, dimana klub berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-1.

Suara penggemar terdengar jelas di dalam stadion. Mereka memberi penghormatan terakhir untuk sang legenda. Pemain yang masuk ke dalam lapangan pun tak segan untuk mengangkat tubuh sang pemain idola terbang ke udara.

Ketika itu, tetesan air mata Hyypia menjadi penanda, bahwa dirinya sangat mencintai Liverpool. Ia tidak pernah berniat pergi. Namun apa daya, waktu dan keadaan lah yang memaksanya angkat kaki.

Setelah mengukir cerita luar biasa di tanah Britania, Hyypia putuskan pergi ke Jerman untuk bergabung dengan Bayer Leverkusen, sebelum akhirnya putuskan pensiun pada 2011.

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru