Pernahkah kalian memperhatikan jersey beberapa klub di dunia? Mungkin dari kalian ada yang pernah melihat tanda bintang yang terletak diatas logo sebuah tim. Ya, bintang tersebut menjadi sebuah simbol untuk kejuaraan penting yang diraih oleh tim itu sendiri.
Namun perlu diketahui bahwa tidak ada aturan khusus yang mengatur peletakan tanda bintang tersebut. Di beberapa negara, mereka punya aturan sendiri untuk menaruh tanda bintang.
Jika melihat beberapa liga populer di Eropa, mereka punya aturan sendiri dalam meletakkan tanda bintang pada sebuah jersey. Di Italia, tim yang pertama mamakai tanda tersebut adalah Juventus pada tahun 1958. Untuk merayakan gelar scudetto ke sepuluh mereka, Si Nyonya Tua meletakkan bintang pada jersey yang dikenakan pemain.
Hingga sekarang, aturan itupun masih berlaku.
Dua tim asal kota Milan, Internazionale dan AC Milan, sama-sama sudah merajai Italia sebanyak delapan belas kali. Mereka pun menaruh satu tanda bintang pada jersey mereka. Jika keduanya mampu meraih dua scudetto lagi, maka mereka berhak untuk menambah satu bintang lagi sebagai perayaan gelar liga ke dua puluh.
Skotlandia juga memberikan satu bintang untuk setiap 10 gelar juara liga yang diraih. Rangers memiliki lima bintang karena mereka sudah menjadi juara liga lebih dari 50 kali.
Akan tetapi, Celtic berbeda lagi. Mereka yang sebenarnya sudah memenangkan lebih dari 40 gelar juara Liga Skotlandia hanya memakai satu bintang di atas lambang kesebelasan. Hal ini dilakukan karena mereka menganggap ‘satu bintang’ yang layak dipamerkan hanyalah satu gelar juara Piala Eropa atau Liga Champions yang berhasil mereka raih pada 1967.
Beberapa negara lainnya yang memberikan satu bintang setiap 10 gelar juara liga antara lain Norwegia, Swedia, Belanda, dan Malta.
Sementara di Jerman, aturan penggunaan tanda bintangnya pun berbeda. Tiga gelar juara berarti satu bintang, lima gelar juara berarti dua bintang, sepuluh gelar juara berarti tiga bintang, dan dua puluh gelar juara berarti empat bintang.
Kini, FC Bayern meletakkan empat bintang pada jersey mereka setelah berhasil merajai Jerman sebanyak 28 kali. Untuk Borussia Dortmund, mereka berhak menaruh dua bintang setelah mampu merajai Jerman sebanyak delapan kali.
Berbeda lagi peraturan di Spanyol. Mereka sama sekali tidak menggunakan tanda bintang sebagai representasi gelar juara liga. Peraturan tersebut juga berlaku di Liga Primer Inggris. Manchester United, Chelsea, Liverpool, hingga Arsenal tidak menggunakan tanda populer tersebut.
Namun, Nottingham Forrest meletakkan dua bintang pada jersey yang dikenakan oleh para pemain. Mengapa begitu? Ternyata, tim yang bermarkas di City Ground tersebut meletakkan bintang pada jersey mereka sebagai tanda dua gelar Liga Champions yang didapat.
Mereka pun tidak sendiri.
Klub asal Perancis, Marseille, juga melakukan hal yang sama. Setelah memenangkan gelar Liga Champions pada tahun 1993, Maseille memberi tanda satu bintang pada jersey yang dikenakan oleh para pemainnya.
Lalu, bagaiman dengan Indonesia? Di Negri Ibu Pertiwi, bagi setiap kesebelasan yang berhasil satu kali saja menjadi juara Liga, maka mereka berhak memasang satu bintang di atas lambang kesebelasan.
Karena tidak ada aturan khusus mengenai hal tersebut, setiap tim berhak menentukan maksud dari bintang yang dipamerkan.
FIFA sebagai induk olahraga dunia membebaskan penggunaan simbol ini. Meski begitu, kebanyakan negara akan memakai simbol bintang berwarna emas untuk setiap satu gelar juara dunia yang mereka menangkan. Brasil memiliki 5 bintang, Italia dan Jerman 4 bintang, Argentina, Uruguay, dan Prancis 2 bintang, serta Inggris dan Spanyol yang masing-masing memiliki satu bintang.


