Indra Sjafri sering diremehkan karena dianggap sebagai pelatih local pride. Namun, siapa sangka Indra Sjafri memiliki sejumlah rekor yang tak dimiliki oleh pelatih-pelatih lain. Pria asal Lubuk Nyiur ini diam-diam menasbihkan dirinya sebagai pelatih menakutkan.
Layaknya Carlo Ancelotti di Eropa, dengan modal semangat dan rasa kekeluargaan, tangan Indra Sjafri ternyata berhasil membawa Indonesia menaklukkan Asia Tenggara selama sedekade kebelakang. Lantas, rekor-rekor apa saja yang telah diciptakan mantan pelatih PSP Padang tersebut?
Daftar Isi
Peraih 3 gelar AFF
Kalau Timnas senior belum punya trofi Piala AFF, Indra Sjafri sudah punya tiga. Betul, pelatih ini sudah 3 kali menjadi raja Asia Tenggara, meskipun semuanya diraih bersama Timnas kelompok usia. Tiga trofi ini bahkan lebih banyak dari koleksi Timnas Vietnam yang cuma punya 2 gelar AFF.
Gelar pertama Indra Sjafri diraih pada tahun 2013 bersama Timnas U-19 yang legendaris. Pada fase grup, mereka harus susah payah untuk lolos. Pada laga terakhir, mereka harus berebut posisi runner up dengan Malaysia. Eh, kok pas, di laga terakhir mereka melawan Malaysia. Untungnya, target tidak kalah pada laga tersebut berhasil diraih kala gol Ilham Udin Armaiyn mampu menyamakan skor menjadi 1-1.
Indonesia lolos dan berhak menghadapi Timor Leste di semifinal. Hasilnya pun mudah sekali ditebak, Indonesia menang dan Timor Leste kalah. Barulah di laga final publik sepak bola dibuat berdebar. Laga melawan Vietnam berlangsung alot hingga harus diselesaikan lewat adu penalti. Kegagalan Pham Duc Huy mengeksekusi penalti akhirnya berbuah tangis haru dan trofi AFF pertama Indonesia.
Gelar kedua, Indra Sjafri raih pada AFF U-22 2019. Di tangan Indra Sjafri, Piala AFF U-22 perdana Timnas tersebut berakhir dengan gelar juara. Meski tampil tak mengesankan di dua laga awal, Timnas memulai kemenangan di laga terakhir fase grup. Brace Marinus Wanewar ke gawang Kamboja berhasil membuat Timnas lolos.
Bertemu Vietnam di semifinal, gol semata wayang Lutfi Kamal berhasil membuat Timnas Nguyen kembali kalah. Di final, giliran Thailand yang mencoba merasakan kegaharan tangan Indra Sjafri. Sempat menyamakan kedudukan 1-1, Thailand harus rela menelan kekalahan setelah Osvaldo Ardiles Haay mencetak gol kemenangan Garuda Muda.
Teranyar, Indra Sjafri berhasil membuat Indonesia kembali mengangkat Piala AFF di Jawa Timur kala gol tunggal Jens Raven berhasil menjebol gawang Thailand dan menyempurnakan 5 kemenangan Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 tahun 2024. Tak hanya itu, Indra Sjafri pun berhasil membuat timnya kali ini sebagai mesin gol. 16 gol berhasil mereka cetak hanya dari 5 pertandingan. Ngeri!
Juara Piala AFF U-19 2013 di Jawa Timur ✅
Juara Piala AFF U-19 2024 di Jawa Timur 🔜⌛️🏆❓
Semangat Coach @indra_sjafri dan Garuda Nusantara 🦅! Seluruh Indonesia 🇮🇩 mendukung kalian 🙏🤲 pic.twitter.com/DBAqJELN56
— Jebreeetmedia (@jebreeetmedia) July 27, 2024
Sering Lolos ke Final AFF
Tiga hasil impresif pada tiga Piala AFF tadi juga menasbihkan Indra Sjafri sebagai pelatih Indonesia yang sering lolos ke final Piala AFF. Lebih banyak dari mendiang Alfred Riedl yang hanya pernah dua kali.
Tak hanya itu, Indra Sjafri juga masih punya dua laga final lain, yakni final SEA Games 2019 dan SEA Games 2023. Sayangnya, pada edisi 2019, anak asuh Indra Sjafri harus takluk dari Vietnam.
Doan Van Hau pemain favorit, eh maksudnya, amit-amit, dari para fans Timnas berhasil mematahkan hati seluruh pecinta sepak bola nasional. Tak cukup itu, pemain ini juga ikut mematahkan kaki Evan Dimas di laga tersebut lewat tekel horornya.
Pada laga itu, Indonesia memang harus mengakui keunggulan tiga gol dari Vietnam. Namun untuk empat tahun setelahnya, ceritanya berbeda. Indra Sjafri berhasil membuat seluruh warga Indonesia bangga.
Setelah malam ini, Doan Van Hau kayanya bakal jadi public enemy sepakbola Malaysia!
Public Indonesia jg sempat dibuat geram. Final Sea Games 2019, Tekel horor Van Hau membuat Evan Dimas tidak bisa melanjutkan pertandingan! pic.twitter.com/dwCzECsr0M
— GARAGARABOLA (@garagarabola_) December 27, 2022
Pemutus Rekor Tak Pernah Menang Lawan Malaysia
Kemenangan atas Timnas Malaysia di semifinal Piala AFF U-19 2024 lalu juga membuat Indra Sjafri memutus rekor buruk tak pernah menang atas Negeri Jiran pada tim nasional kelompok usia.
Kutukan yang sudah bertahan sejak tahun 2002 tersebut berhasil Indra Sjafri patahkan lewat gol tunggal Alfharezzi Buffon. Tangan dingin Indra Sjafri berhasil membuat catatan mengerikan 17 gol dalam 3 laga Malaysia tak berarti apa-apa. Layaknya Don Carlo, Indra Sjafri berhasil melawan segala ketidakmungkinan. No tactic? No problem! yang penting menang!
Malaysia level kelompok usia ini kalo ketemu lawan Indonesia tuh selalu nunjukin kalo mereka mau “bertarung sampai titik darah terakhir”
Laga alot malam ini, ujian bagi para penggawa Garuda Muda
Indra Sjafri punya kenangan kurang oke saat bertemu Malaysia U19 di ajang Piala… pic.twitter.com/MkoSQ1RDaL
— . (@Indostransfer) July 27, 2024
Pemutus Dahaga Medali Emas SEA Games
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pada final SEA Games 2023, Indra Sjafri berhasil membuat publik sepak bola Indonesia bangga. Gajah Perang berhasil disembelih Indra Sjafri di laga final setelah bermain selama 120 menit.
Pada kompetisi ini, Garuda Muda memang tampil meyakinkan sejak awal. Bagaimana tidak? Pada babak grup saja, Garuda Muda berhasil menyapu bersih semua pertandingan. 13 gol mereka ciptakan dan hanya kebobolan sekali.
Setelah lolos dengan mudah di fase grup, Timnas Nguyen sudah menunggu di semifinal. Laga ini berjalan sangat seru dan menegangkan. Setelah unggul 2-1 hingga menit 70-an, tiba-tiba Bagas Kaffa mencetak sebuah gol bunuh diri dan membuat momentum berpindah ke tangan Vietnam.
Namun, layaknya Ancelotti dengan alisnya, Indra Sjafri dengan kumisnya tak henti melecut semangat Garuda Muda agar tidak kena mental gara-gara gol bunuh diri tersebut. Benar saja, di detik-detik kritis, Taufany Muslihuddin berhasil menggetarkan jala gawang Timnas Nguyen dan membuat Timnas melaju ke final.
Pada laga final, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Indonesia berhasil mengalahkan Thailand dengan skor akhir 5-2. Laga tersebut berjalan panas. Berdasarkan catatan Scorebar, ada 11 kartu kuning yang wasit keluarkan pada malam itu.
Kemenangan atas Thailand ini juga membuat dahaga Indonesia akan medali emas cabang sepak bola SEA Games akhirnya terobati. Indra Sjafri berhasil menyiram tenggorokan khalayak sepak bola nasional dengan kebahagiaan. Sesuatu yang tak dirasakan selama 32 tahun. Ya, 32 tahun, masa yang setara dengan periode Orde Baru.
PSSI menetapkan pelatih Indra Sjafri untuk menangani tim U-20 Indonesia dan tim Indonesia yang berlaga di Asian Games 2023 dan 2026. Kepastian ini setelah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bertemu dengan Indra Sjafri pada Kamis (6/7).
Saat ini, Indra Sjafri masih sebagai Direktur… pic.twitter.com/h0rHEHwXmf
— PSSI (@PSSI) July 7, 2023
Langganan Mengalahkan Thailand
Indra Sjafri adalah pelatih Indonesia yang hobi mengalahkan Thailand. Negara yang konon merupakan kekuatan sepak bola terkuat di Asia Tenggara tersebut sering dibuat Indra Sjafri tak berkutik.
Menurut catatan Transfermarkt, selama menghadapi Thailand bersama Timnas U-22, Indra Sjafri selalu menang. Keduanya kemenangan tersebut sudah dibahas di bagian sebelumnya, yakni pada final AFF U-22 2019 dan final SEA Games 2023. Thailand selalu Indra Sjafri pecundangi di kelompok usia ini.
Sayangnya, kemenangan sempurna tersebut gagal direplikasi pada kelompok usia U-19. Meskipun berhasil mengalahkan Gajah Perang di final AFF U-19 2024, sebulan kemudian Indra Sjafri malah kalah 2-0 di ajang Seoul Earth On Us Cup yang diadakan pada 30 Agustus 2024. Namun, Indra Sjafri harus tetap bangga dengan catatan apiknya ini. Sebab, Gajah Perang masih belum mampu menaklukkannya di turnamen Asia Tenggara.
Nama: Indra Sjafri, Hobi: Kalahkan Thailand di Final!https://t.co/0f8Vwmrhcl
— Bola (@Bolanet) July 30, 2024
Membawa Indonesia Mengalahkan Argentina untuk Pertama Kalinya
Rekor terakhir ini sepertinya akan sulit direplikasi oleh siapa pun. Bagaimana tidak? Indra Sjafri bisa-bisanya membuat Indonesia mengalahkan Argentina. Ya, benar, Argentina, negara sepak bola besar penghasil para legenda. Negara yang hingga 18 Juli 2024 masih menduduki peringkat satu FIFA.
Rekor yang kelihatan tak masuk akal ini berhasil diwujudkan pada 28 Agustus 2024 di ajang Seoul Earth On Us Cup 2024. Hebatnya lagi, tangan dingin Indra Sjafri berhasil memberikan kemenangan ini lewat sebuah comeback setelah Argentina berhasil unggul lebih dulu lewat gol Mirko Juarez.
Entah motivasi apa yang Indra Sjafri berikan di ruang ganti, tiba-tiba saja Indonesia bisa mencetak dua gol di menit 70-an, yakni lewat sundulan Kadek Arel dan penalti Maouri Simon. Dua gol tersebut akhirnya berhasil membuat Indonesia untuk pertama kalinya mengalahkan Argentina di semua ajang sepak bola. Dan, ya, Indra Sjafri dengan segala keraguan di pundaknya yang berhasil mewujudkannya.
🚨🇮🇩 KING INDO NIHH BOSSSSSS
Timnas Indonesia U-20 mengalahkan Argentina dengan skor 2-1 dalam turnamen Seoul Earth on Us, Korea Selatan, Rabu (28/8/2024).
Tim asuhan Indra Sjafri berhasil comeback dari Argentina yang unggul lebih dulu di babak pertama. Kadek Arel membuka… pic.twitter.com/dalD4XSJNQ
— inilahcom (@inilahdotcom) August 28, 2024
https://youtu.be/VXSdCTijnmI
Sumber: CNBC, Solopos, Okezone, Bola, Scorebar, dan Bolasport


