Indonesia vs Arab Saudi: Misi Curi Poin di Tanah Rasul

spot_img

Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya di ronde ketiga Piala Dunia 2026 dengan melawat ke King Abdullah Sport City di Jeddah untuk menantang Arab Saudi. Ini akan menjadi laga yang sangat menantang bagi anak asuh Shin Tae-yong. Kualitas mereka akan diuji oleh racikan Roberto Mancini.

The Green Falcon memang bukan lawan yang sepele, namun Timnas datang dengan motivasi yang berapi-api. Misi untuk bisa mencuri poin dari Jeddah adalah fokus utama Timnas Indonesia pada laga ini. Lantas, seperti apa kesiapan kedua tim jelang laga perdananya di Grup C ini?

 

Sorotan di Lini Belakang

Lini belakang Timnas Indonesia menjadi sorotan jelang laga melawan Arab Saudi. Bagaimana tidak? Shin Tae-yong harus sedikit memutar otak karena beberapa pemain andalannya di lini belakang terancam tak bisa diturunkan untuk menghadapi anak asuh Roberto Mancini.

Jordi Amat, Justin Hubner, hingga amunisi anyar, Maarten Paes, terancam absen di laga perdana Grup C ini. Memangnya kenapa mereka tak bisa STY pakai pada laga lawan Arab Saudi nanti? Jawabannya cukup beragam.

Nama pertama, Jordi Amat, masih berjuang melawan cedera yang ia derita saat membela Johor Darul Ta’zim. Jordi mengalami cedera akibat kakinya terinjak pemain Kedah Darul Aman, Ebenezer Assifuah dalam laga leg kedua semifinal Piala FA Malaysia 2024.

Melihat kondisi Jordi yang tak memungkinkan untuk ia bawa, STY terpaksa membiarkannya memulihkan diri di Malaysia.  Sementara untuk Justin Hubner, STY tak bisa memainkannya karena terkena akumulasi kartu. Berbeda dengan Jordi, Justin masih masuk ke daftar pemain STY untuk laga bulan September 2024. Justin baru bisa merumput di laga kedua Grup C menghadapi Australia pada 10 September 2024.

Nama terakhir, Maarten Paes, tak bisa bermain di laga melawan Arab Saudi karena ia baru diresmikan sebagai pemain Indonesia pada 18 Agustus 2024 lalu. Sementara, pendaftaran pemain untuk laga pertama Grup C harus dilakukan sejak sebulan sebelumnya. Ini berbeda dengan aturan di laga kedua yang pendaftarannya adalah seminggu sebelum pertandingan.

Namun, publik sepak bola tak usah panik, sebab Timnas Indonesia masih mendapatkan kabar baik. Jay Idzes yang sebelumnya dikabarkan cedera, kemungkinan akan bisa STY mainkan pada laga jelang Arab Saudi.

Pada laga debutnya di Serie A, Bang Jay tak bisa tampil penuh selama 90 menit. Ia ditarik keluar karena diindikasi terkena cedera. Namun, Manajer Timnas, Sumardji, sudah mengonfirmasi bahwa Bang Jay sudah dalam kondisi yang aman. 

Selain itu, STY juga masih bisa menghela napas melihat performa apik duo Persija yang ia bawa, yakni Rizky Ridho dan Muhammad Ferrari. Hingga pekan ketiga Liga 1 2023/24, mereka berdua masih membuat Macan Kemayoran tak kebobolan melalui open play. Mereka hanya terbobol sekali dan itu pun melalui tendangan penalti.

 

Tantangan dan Dukungan untuk Timnas Indonesia

Shin Tae-yong menyebutkan bahwa tantangan terbesarnya menghadapi Arab Saudi adalah waktu persiapan yang singkat. Sebab, banyak pemain Indonesia yang ia panggil adalah para pemain yang bermain di Eropa sehingga butuh sedikit waktu untuk berkumpul dengan Timnas.

Hal tersebut juga sangat kontras dengan apa yang terjadi dengan para pemain Roberto Mancini. Pemain Arab Saudi kebanyakan adalah pemain yang bermain di liga lokal sehingga mereka bisa berkumpul dengan mudah. Selain itu, masalah adaptasi terkait waktu dan cuaca juga menjadi keuntungan untuk pihak tuan rumah.

Namun, Coach Shin tenang saja. Federasi akan mendukung penuh apa-apa yang Coach Shin butuhkan demi memuluskan misi Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. PSSI pun siap menyewakan pesawat khusus untuk Tim Garuda agar mereka tak terganggu urusan di luar lapangan.

Perjalanan Tim Garuda di Grup C memang akan relatif jauh. Sebab, Timnas bukan lagi bermain di level ASEAN, tapi Timnas sudah naik level ke Asia, dan sebentar lagi bakal naik ke level dunia. Jadi, keputusan untuk carter pesawat adalah langkah praktis yang PSSI pakai.

“Ini bukan kemewahan, ini adalah cara kami memaksimalkan performa Timnas Indonesia. Kami tidak ingin para pemain kelelahan setelah melalui perjalanan panjang dengan beberapa kali transit,” jelas Erick Thohir via Radar Solo.

Selain itu, Timnas pun dapat sokongan dana segar dari sponsor baru, yakni Bank Mandiri. Dikabarkan, nilainya bisa mencapai Rp 80 miliar. Uang tersebut rencananya akan dipakai untuk pembangunan tim nasional, baik senior, junior, hingga tim nasional putri.

 

Persiapan Roberto Mancini untuk Menjamu Indonesia

Di kubu Arab Saudi sendiri, Roberto Mancini telah memanggil setidaknya 31 pemain untuk pertandingan melawan Timnas Indonesia di Grup C. Sebagian besar pemain yang dipanggilnya memang berasal dari liga lokal. Namun, pemain liga lokal Arab Saudi bukanlah pemain kaleng-kaleng. Mereka adalah kelas kakap di Asia dan sudah terbiasa bermain dengan pemain top dari Eropa.

Beberapa nama yang dipanggil adalah Firas Al-Buraikan, Faisal Al-Ghamdi, Abdulrahman Ghareeb, Sami Al-Najei, dan pemain baru AS Roma, Saud Abdulhamid.

Pemain-pemain yang Mancio panggil ke tim nasional didominasi oleh pemain Al-Hilal, Al-Nasr, dan Al-Ittihad. Artinya, mereka semua sudah terbiasa bermain bersama. Ini akan menjadi keuntungan jika dibandingkan anak asuh STY yang banyak tersebar di berbagai klub.

Gaya bermain menyerang Arab Saudi jelas menjadi elemen yang harus diwaspadai oleh Tim Garuda. Timnas boleh saja bermain menyerang untuk menyulitkan tuan rumah, namun Timnas tak boleh lengah. Sebab, penyerang ganas macam Firas Al-Buraikan siap menghukum lini belakang Timnas apabila mereka melakukan kesalahan.

Namun, Arab Saudi bukan tanpa celah. Selama 2024 ini, mereka sudah terbobol sebanyak 5 kali dari total 8 pertandingan. Fakta ini bisa menjadi peluang dan motivasi untuk Tim Garuda menjebol gawang The Green Falcon. Selain itu, Arab Saudi juga memiliki masalah pada penyelesaian akhir, meski mereka sering tampil dominan.

 

Kekuatan Timnas Indonesia

Gaya bermain cepat yang ditopang build-up khas Shin Tae-yong bisa menjadi senjata Timnas untuk menyulitkan Arab Saudi. Ditopang oleh sayap-sayap lincah dan overlap menawan dari pemain seperti Calvin Verdonk, anak asuh STY bisa sedikit menyulitkan anak asuh Roberto Mancini. Timnas bisa sedikit memberi Arab Saudi ujian agar mereka tak bermain dengan nyaman.

Duel di lini tengah akan menjadi kunci dari laga ini. Siapa yang bisa menguasai bola dan mahir mengalirkannya akan memiliki peluang yang lebih besar. Oleh karena itu, Sang profesor, Thom Haye, harus pintar memimpin rekan-rekannya di lini tengah agar pemain seperti Abdullah Al-Khaibari tak bisa berbicara banyak di tengah lapangan.

Selain itu, Timnas juga tak boleh terpancing dengan provokasi yang mungkin akan dilakukan oleh Arab Saudi. Ingat pemain bernama Ali Al-Bulayhi? Jika tak ingat, masih ingat pemain The Green Falcon yang memprovokasi Messi dan Ronaldo? Kalo masih ingat, nama tersebut adalah orangnya.

Provokasi-provokasi bisa dijadikan Arab Saudi senjata untuk mengurangi kekuatan Indonesia. Timnas harus bermain rapi, tak hanya secara taktikal, namun juga mental. Anak asuh STY akan benar-benar diuji kualitasnya dari segala lini. Fokus akan menjadi elemen krusial dari Timnas Indonesia, mengingat pada ronde sebelumnya Tim Garuda terbobol sebanyak 8 kali.

 

Prediksi Pertandingan

Indonesia memang memiliki rekor yang buruk ketika menghadapi Arab Saudi. Dari semua pertemuan, Indonesia tak pernah sekali pun menang. Tim Garuda hanya pernah sekali menahan Arab Saudi imbang. Catatan imbang ini bisa saja dipakai oleh STY sebagai motivasi untuk misi mencuri poin di Jeddah.

Apabila Timnas bisa bermain rapi dan sesuai rencana, misi STY mencuri poin dari Jeddah nampaknya bisa terwujud dengan mudah. Terlebih, performa Arab Saudi sedang angin-anginan.

Dalam 3 laga terakhir, mereka baru menang satu kali, imbang sekali, dan kalah sekali. Bermain imbang 0-0 atau 1-1 akan menjadi modal berharga bagi Tim Garuda untuk menjalani sisa laga di Grup C.

Sumber: Goal, VOI, TVOneNews, CNN, Garuda Media News, Radar Solo, dan Bolasport

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru