Dana cekak bukan alasan bagi sebuah klub untuk meningkatkan kualitas skuadnya. Dengan strategi transfer yang jitu, pemain-pemain bintang bisa didatangkan tanpa perlu menguras kantong. Sebut saja Inter Milan, Bayer Leverkusen, atau yang terbaru Como. Semuanya menggunakan pendekatan yang berbeda untuk mengefisiensi dana transfer.
Apalagi di musim panas 2024 kali ini ada tren, di mana pemain-pemain bintang memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya demi bisa mencari klub baru dengan lebih mudah. Kylian Mbappe contohnya. Real Madrid jadi klub paling beruntung karena mendapatkannya secara cuma-cuma dari PSG.
Lantas, siapa lagi pemain berkualitas yang tersedia secara gratis musim panas ini?
Daftar Isi
Keylor Navas
Sebetulnya, ada beberapa nama kiper yang tersedia di bursa transfer musim panas kali ini. Contohnya David De Gea. Tapi karena dirinya sudah nganggur selama satu tahun lebih, agaknya kurang ideal jika menjadikannya target utama di bursa transfer. Maka dari itu, Keylor Navas lebih cocok sebagai pemain gratis pertama yang layak dibeli dalam daftar ini.
Meskipun secara usia lebih tua, Navas jauh lebih berpengalaman terutama dalam memenangkan trofi-trofi besar seperti Liga Champions. Selain itu, mantan kiper Real Madrid ini masih aktif bermain bersama PSG dan Timnas Kosta Rika. Navas mencatatkan enam penampilan bersama PSG musim 2023/24. Dengan begitu, sentuhan dan mental berkompetisinya masih terjaga dengan baik.
Di usianya yang sudah 37 tahun, Navas belum memutuskan untuk pensiun. Setelah kontraknya tidak diperpanjang PSG, dirinya dikabarkan sedang mencari klub baru. Beberapa klub Arab Saudi kabarnya masih memantau sang penjaga gawang. Tapi Fenerbahce juga belum menarik diri dari antrian untuk mendapatkan kiper pemilik tiga gelar UCL itu.
Mats Hummels
Di sektor pertahanan, ada Mats Hummels. Setelah mengalami patah hati karena gagal menjuarai Bundesliga di pertandingan pamungkas musim 2022/23, Hummels menandatangani kontrak baru berdurasi setahun dengan Borussia Dortmund. Di musim 2023/24, dirinya mampu menjaga performanya tetap dalam level terbaik.
Dirinya bahkan jadi bagian penting di skuad Edin Terzic musim lalu. Bek asal Jerman itu mencatatkan 40 penampilan dengan jumlah menit bermain menembus 2.900 lebih. Itu menandakan bahwa dirinya masih cukup bugar di usia yang sudah 35 tahun. Sayangnya, Hummels kembali mengakhiri musim dengan rasa sakit. Dirinya gagal mengantarkan Die Borussen juara Liga Champions setelah kalah dari Real Madrid di partai puncak.
Kekalahan di Wembley Stadium itu menandakan kontraknya bersama Dortmund sudah berakhir. Kini, status bek pemilik gelar juara dunia itu tanpa klub. Beberapa klub Eropa dan Amerika Serikat kabarnya telah menghubunginya. Dilansir dari situs Transfermarkt, Real Mallorca dan FC Como jadi yang terdepan untuk mengamankan jasanya.
Thom Haye
Dari bek, kita membahas para jenderal lapangan tengah. Salah satu gelandang Timnas Indonesia, yakni Thom Haye juga sedang dalam status bebas transfer musim panas ini. Itu karena klub sebelumnya, SC Heerenveen memutuskan untuk tidak memperpanjang masa kerjanya di Belanda. Padahal, jika dilihat dari performanya, Haye terlihat cukup oke.
Pemain berusia 29 tahun itu tak tergantikan di lini tengah Heerenveen. Haye bahkan mencatatkan lebih dari 2.700 menit bermain bersama klubnya itu. Haye juga jadi salah satu pemain yang konsisten terlibat dalam pola serangan Heerenveen. Total, dirinya mencatatkan lima assist dan empat gol di semua kompetisi musim 2023/24.
Saat ini, banyak rumor berseliweran tentang gelandang yang menggemari sepatu berwarna hitam ini. Dari Nice, FC Como, hingga AZ Alkmaar sempat dirumorkan akan menampung talenta Haye. Tapi sejauh ini belum ada klub yang serius membicarakan rincian kontrak. Menurut beberapa sumber, menetap di Liga Belanda masih jadi prioritas Haye musim depan.
Adrien Rabiot
Selain Thom Haye, Starting Eleven juga memasukan Adrien Rabiot dalam daftar ini. Pemain berkebangsaan Prancis itu memutuskan untuk tidak melanjutkan kiprah bersama Juventus musim depan. Rabiot kabarnya menolak tawaran gaji sebesar 7,5 juta euro per tahun yang ditawarkan La Vecchia Signora. Dirinya ingin mencari klub yang mau menggajinya lebih dari itu.
Secara performa, Rabiot tidak terlalu konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Musim lalu saja, dirinya hanya mencatatkan tiga assist dan lima gol dari 31 penampilan di Serie A. Namun, Rabiot memiliki daya tawar lain yang bisa dimanfaatkan oleh klub barunya nanti. Kemampuan dalam ball recovery dan distribusi bola jadi daya tarik utama Rabiot.
Dengan modal itu, Rabiot dilaporkan telah menjadi target transfer beberapa klub Premier League, termasuk Manchester United dan Chelsea. Di luar itu, Goal mengabarkan bahwa AC Milan dan Real Madrid juga mengincar pemain yang satu ini. Siapapun yang berhasil mendapatkannya harus siap memenuhi tuntutan gajinya yang cukup besar.
Memphis Depay
Di lini depan ada beberapa nama yang masih sangat layak untuk didatangkan. Salah satunya Memphis Depay. Dirinya baru bergabung dengan Atletico Madrid pada awal tahun 2023. Tapi tak akan masuk rencana Diego Simeone untuk mengarungi La Liga musim depan. Depay dianggap gagal memenuhi standar yang diminta para petinggi klub.
Secara performa, Depay memang mengalami kesulitan di Atletico. Dalam 31 penampilan di semua kompetisi, mantan pemain Barcelona itu hanya mencatatkan sembilan gol dan dua assist. Meski begitu, masih banyak klub yang percaya bahwa ada potensi yang terpendam dalam diri Depay.
Apalagi pelatihnya di Timnas Belanda, Ronald Koeman memberikan testimoni positif untuknya. Koeman percaya Depay akan segera menemukan klub baru setelah Euro usai. Sejauh ini, ada beberapa klub Serie A yang menaruh minat padanya. Setidaknya ada tiga klub Italia, yakni AS Roma, AC Milan, dan Juventus yang memantau situasi Depay saat ini.
Nicolas Pepe
Pemain selanjutnya adalah Nicolas Pepe. Ya benar, Pepe sempat dianggap sebagai transfer terburuk dalam sejarah Arsenal. Tapi percayalah, Pepe masih menyimpan potensi dalam dirinya. Penurunan performa yang drastis dialami pemain asal Pantai Gading itu karena adanya tekanan dan ekspektasi yang terlalu tinggi dari fans Arsenal.
Itu membuat mentalnya terganggu dan tidak bisa menemukan kenikmatan bermain sepakbola di London. Meski sampai sekarang belum menemukan sentuhan terbaiknya lagi, Pepe pernah mencatatkan performa yang menawan bersama Lille. Dari 38 pertandingan Ligue 1 musim 2018/9, Pepe mampu mencetak 22 gol dan 11 assist.
Selain itu, dirinya jadi bagian dari skuad Pantai Gading yang menjuarai Piala Afrika 2024 kemarin. Meski tak tampil di laga final, performa Pepe tak bisa dibilang buruk. Sayangnya, dilansir L’Equipe, setelah dilepas Trabzonspor belum ada klub yang serius meminatinya. Tapi Pepe masih memprioritaskan untuk bisa bermain di Eropa musim depan.
Wissam Ben Yedder
Pemain terakhir adalah Wissam Ben Yedder. Setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh AS Monaco, pemain berusia 33 tahun itu kini berstatus bebas transfer. Meski tak memiliki postur yang tinggi kekar layaknya striker-striker papan atas pada umumnya, Ben Yedder masih sangat layak untuk didatangkan musim panas ini.
Selama lima musim membela Monaco, Ben Yedder konsisten mencetak dua digit gol setiap musimnya. Musim 2023/24 misalnya. Memainkan 34 pertandingan di seluruh kompetisi, mantan pemain Sevilla itu mengoleksi 20 gol dan dua assist. Itu jadi statistik yang luar biasa untuk penyerang berusia 33 tahun.
Modelan pemain yang cocok jadi mentor bagi striker-striker muda nih. Anehnya belum ada klub yang mengadakan negosiasi dengannya. Menurut Transfermarkt, Olympiakos jadi satu-satunya klub yang menaruh hati pada mantan pemain futsal itu. Segitu dulu daftar pemain gratisan berkualitas dari Starting Eleven. Kalau ada yang terlewat, komen di bawah ya!
Sumber: 90min, Football365, Get Football News France, Goal


