Mendatangkan penjaga gawang baru merupakan langkah yang penting, penting, enggak bagi Manchester United. Lantaran mereka sudah memiliki Andre Onana, Tom Heaton, dan Dean Henderson. Namun, yang dilakukan United cukup menarik. Dengan kualitas yang cukup baik, Henderson justru dipersilakan pergi.
Sang pemain kabarnya akan segera berseragam Crystal Palace. Sedangkan harapan terakhir, yakni Tom Heaton justru cedera. Belum tahu kapan ia akan kembali bermain. Situasi ini memaksa United untuk mendatangkan penjaga gawang cadangan baru.
Dari berbagai nama beken, United mengerucutkan opsi pada kiper berkebangsaan Turki, Altay Bayindir. Sebelum Setan Merah menjatuhkan pilihan padanya, nama Bayindir tak begitu terdengar di media. Lantas, sebenarnya siapa Bayindir ini? Berikut hal-hal yang mesti kalian tahu tentang calon penjaga gawang baru Manchester United, Altay Bayindir.
Daftar Isi
Siapa Altay Bayindir?
Di Turki bagian barat, tepatnya di provinsi Bursa, Altay Bayindir menghabiskan masa mudanya sebagai seorang pesepakbola amatir. Menjadi akamsi, Bayindir memulai karir bersama klub amatir bernama Bursaspor. Namun, di sana ia tak bisa membuktikan kualitasnya. Baru ketika pindah ke Ankaragucu tahun 2013, potensi Bayindir mulai terlihat.
Ankaragucu berperan dalam memberikan kesempatan pada Bayindir untuk mencicipi tampil di skuad utama. Butuh lima tahun bagi Bayindir untuk menjadi kiper utama Ankaragucu. Musim 2018/19 jadi musim perdananya bermain sebagai penjaga gawang profesional. Musim debutnya berjalan cukup baik sehingga klub raksasa turki, Fenerbahce kepincut untuk mendatangkannya tahun 2019.
Dengan kualitas dan postur tubuh tinggi menjulang, Bayindir tak kesulitan untuk mengamankan satu tempat di skuad utama The Yellow Canaries. Itu menjadi catatan positif bagi penjaga gawang yang kini berusia 25 tahun tersebut. Posisinya tak tergantikan sampai pada akhirnya performanya menurun pada musim 2021/22. Ia hanya mencatatkan 24 pertandingan di Liga Turki musim tersebut.
Meski begitu, hal tersebut tak menghalangi niat Manchester United untuk mendatangkannya. Setan Merah tetap melihat sisi baik dari sang penjaga gawang. Meski menit bermainnya sudah menurun, Bayindir masih konsisten mencatatkan dua digit clean sheet setiap tahunnya. Itu jadi catatan penting yang dipertimbangkan United.
Kabarnya, Manchester United sudah mendapat restu dari Fenerbahce untuk memboyong sang pemain. Karena sang pemain masih terikat kontrak panjang hingga 2027, maka United harus menebusnya. Menurut cuitan pakar transfer Fabrizio Romano, 7 juta euro atau setara Rp116 miliar termasuk bonus jadi angka yang cukup untuk menyegel kesepakatan.
Gaya Bermain
Di Turki, Altay Bayindir bukan penjaga gawang kaleng-kaleng. Kiper berpostur 198 cm itu sudah mencatatkan 133 pertandingan di kasta tertinggi Liga Turki. Ia juga sudah pernah mencatatkan debut di tim nasional Turki sejak tahun 2021. Kini, ia sudah mengantongi lima caps internasional bersama The Crescent-Stars.
Yang menarik, Bayindir bukan merupakan penjaga gawang modern macam Andre Onana. Atribut utama Bayindir adalah menepis bola. Dengan jangkauan tubuh yang luas, persentase untuk menghalau bola jadi lebih besar. Selain itu, refleknya juga menawan. Kita bisa lihat bagaimana dirinya menepis tendangan-tendangan lawan dari jarak yang cukup dekat.
Menurut Fbref, persentase penyelamatan Bayindir selama berkarir di Liga Turki berada di angka 71,7%. Itu hanya sedikit lebih rendah dari Onana yang mencapai 71,9% persentase penyelamatan. Kotak penalti adalah area kekuasaannya. Dengan posturnya yang tinggi, ia juga piawai dalam memotong umpan silang.
Sayangnya Bayindir tak dikenal sebagai kiper yang piawai memainkan bola dengan kaki. Akurasi umpan jauh dan keterlibatannya dalam membangun serangan buruk. Ketimbang harus disamakan dengan Onana, gaya main dan postur Bayindir justru lebih mirip dengan legenda Manchester United, David De Gea.
Ya, Bayindir merupakan seorang penjaga gawang jenis shoot stopper. Jadi agak bingung juga sama jalan pikir manajemen MU. Kalau pada akhirnya beli kiper shoot stopper, kenapa kemarin ngelepas De Gea?
Pemain Turki Pertama di Manchester United
Persetan dengan langkah transfer Manchester United yang aneh. Kita kembali ke Altay Bayindir. Jika transfer ini sudah diresmikan, Manchester United bakal jadi klub luar negeri pertama bagi Bayindir. Karena sejak brojol dari rahim ibunya, Bayindir sama sekali belum merasakan kerasnya bermain di tanah perantauan.
Itu terlihat dari perjalanan karirnya selama ini. Di usianya yang sudah 25 tahun, ia hanya berkutat pada kompetisi domestik. Jadi, pindah ke Manchester merupakan langkah yang tak mudah untuk Bayindir. Karena ia harus meninggalkan tanah kelahirannya untuk pertama kali dalam hidupnya.
Begitu pun bagi Manchester United. Altay Bayindir bakal jadi pemain berkebangsaan Turki pertama dalam sejarah klub. Meski begitu, ia bukan jadi yang pertama di Premier League. Sebelumnya kita pernah mengenal nama-nama macam Hakan Sukur yang membela Blackburn Rovers dan Caglar Soyuncu di Leicester City. Bayindir bakal jadi pemain Turki ke-22 di Premier League.
Riwayat Cedera
Di sisi lain, ketika rumor kepindahannya ke Manchester United semakin gencar. Muncul kabar kurang mengenakan tentang penjaga gawang berusia 25 tahun itu. Dilansir Goal, ia ternyata memiliki riwayat cedera yang mengkhawatirkan.
Kenyataan pahit yang harus diterima Manchester United adalah menurunnya menit bermain Bayindir di Fenerbahce disebabkan oleh cedera yang dialaminya. Sebagai penjaga gawang, ia cukup sering mengalami cedera. Semua rangkaian cedera Bayindir dimulai pada tahun 2021 ketika berbenturan dengan pemain Konyaspor, Serdar Gurler.
Benturan itu membuatnya harus absen selama lebih dari 100 hari untuk mengambil tindakan pemulihan pasca operasi di bagian sendi bahunya. Tak sampai di situ, di musim 2022/23, Bayindir makin sering cedera. Tercatat ia empat kali cedera dan salah satu yang cukup parah adalah cedera punggung.
Dalam bahasa medis, cedera yang dialami Bayindir bernama Herniated Nucleus Pulposus. Cedera tersebut menyerang tulang punggung bagian bawah. Secara sederhananya, bantalan tulang belakang Bayindir mengalami penurunan fungsi sehingga rentan bergeser, terdorong keluar, menonjol, dan menyebabkan penekanan pada saraf tulang belakang.
Cedera tersebut yang disinyalir berdampak besar pada performa Bayindir. Karena kekuatan punggung sangat penting bagi penjaga gawang saat meregangkan badan untuk menggapai bola. Itu cukup mengkhawatirkan mengingat Liga Inggris terkenal dengan duel fisiknya. Tapi itu bisa diminimalisir, dia bakal jarang main karena cuma jadi yang kedua di bawah Andre Onana.
Transfernya Bocor?
Sudah dibahas panjang lebar emang yakin sang penjaga gawang bakal fiks bergabung ke Manchester United? Menurut situs Transfermarkt, statusnya sudah 100% bergabung ke MU. Bahkan, Fabrizio Romano sudah memberitakan kalau transfernya tinggal menunggu waktu karena Altay Bayindir sudah berada di Inggris sejak beberapa hari lalu.
Kepastian transfer ini juga diungkap oleh mantan pemain Manchester United, Fred yang kini berseragam Fenerbahce. Secara tersirat, agen Fred telah mengkonfirmasi kalau mantan klubnya itu sudah merampungkan proses perekrutan Altay Bayindir. Bahkan ia juga telah merekomendasikan tempat tinggal untuk Bayindir.
Ia juga menambahkan kalau sang pemain sudah tidak berada dalam skuad Fenerbahce karena sibuk merampungkan transfer. Bayindir bahkan sudah tes medis tahap awal di Turki sejak seminggu lalu. Well, tampaknya pengumuman resmi hanya menunggu waktu. So, kayaknya fans United udah bisa ngucapin selamat datang nih ke Bayindir.
Sumber: Goal, United Focus, Planet Football, Fbref


