Sejak kepindahan CR7 ke Al-Nassr dan Messi ke Inter Miami, mungkin kiranya perdebatan duo GOAT ini tak lagi serame dulu. Mereka sudah uzur dan berhak menikmati hidup tenang tanpa adanya kasak-kusuk perdebatan siapa yang terbaik di antara mereka.
Namun entah mengapa, ketika duo GOAT itu keluar dari Eropa, mereka tetap jadi bahan perdebatan. Mereka ternyata masih punya pengaruh di timnya masing-masing. Bahkan sama-sama sukses gondol trofi pertamanya di luar Eropa.
In the last week Cristiano Ronaldo won his first trophy with Al-Nassr and Lionel Messi won his first with Inter Miami.
— B/R Football (@brfootball) August 20, 2023
Of course 🐐🐐 pic.twitter.com/kSRHVztWTY
Daftar Isi
Ronaldo Jadi Magnet
Setelah CR7 datang ke Arab Saudi pada Januari 2023 lalu, sepakbola Arab Saudi benar-benar jadi sorotan. Magnet Ronaldo bahkan menjadi tren kepindahan para superstar lain yang mau hijrah ke Liga Arab Saudi.
Messi set he's world record December 2022
— Aladihoidris (@maridiho) January 3, 2023
CR7 set he's world record January 3rd 2023! What a great goat🐐 #CR7𓃵 #Hala_Ronaldo𓃵
Al nassr pic.twitter.com/Wik8C6vcXw
Memang sih tidak hanya faktor CR7. Faktor uang pun juga mempengaruhi para superstar Eropa berbondong-bondong ke Liga Arab Saudi. Bergabung bersama klub yang tak dikenal sebelumnya Al-Nassr, juga memunculkan beberapa pertanyaan. Apakah CR7 mampu mendongkrak performa Al-Nassr?
Perjalanan Tak Mudah Bersama Al-Nassr
Nyatanya awalnya tak mudah bagi CR7. Ia butuh waktu untuk bisa nyetel. Ia tak bisa sendirian mendongkrak tim. Racikan pelatih pun tentu juga akan berpengaruh. Memang sih, ia sempat beberapa kali mencetak gol penting bagi kemenangan Al-Nassr. Akan tetapi beberapa konflik pun perlahan menghampiri CR7.
Pelatih Al-Nassr, Rudi Garcia pun terkena imbasnya. Dilatarbelakangi performa yang anjlok, pelatih asal Prancis itupun dipecat. Entah kenapa berita yang berkembang dari pemecatan itu banyak disangkut-pautkan dengan sikap CR7.
Rudi Garcia has been sacked as head coach of Cristiano Ronaldo’s Al Nassr.
— The Athletic | Football (@TheAthleticFC) April 13, 2023
The Portugal international was visibly angry and was seen arguing with opposition players and stormed down the tunnel after their 0-0 draw against Al Feiha on Sunday.
Alhasil Al-Nassr hanya menjadi runner-up Saudi Pro League musim lalu di bawah Al-Ittihad. Trofi pun masih belum menghampiri CR7. Di ajang Kings Cup mereka terhenti oleh Al-Wehda di semifinal. Sedangkan di Saudi Super Cup, Al-Nassr juga kandas di semifinal oleh Al-Ittihad.
Trofi Liga Champions Arab
Namun bukan CR7 namanya kalau menyerah begitu saja. Ia berusaha mendedikasikan sisa kekuatannya demi berbuah trofi bagi Al-Nassr. Musim baru dimulai dan klub pun berbenah. Pemain seperti Brozovic, Seko Fofana, Alex Telles, hingga Sadio Mane pun menyusul CR7 berseragam Al-Nassr.
🔄
— TugaTalents (@TTSports7) August 20, 2023
🇸🇦 Liga Saudita :
➡️ Al Nassr [🟡🔵]
🇵🇹 Luís Castro (👔)
🇵🇹 Cristiano Ronaldo
🇭🇷 Marcelo Brozovic
🇨🇮 Séko Fofana
🇧🇷 Alex Telles
🇸🇳 Sadio Mané
🇵🇹 Otávio 🆕️
🇪🇸 Aymeric Laporte 🆕️
… 👀 pic.twitter.com/JLBQkYiScF
Nah dengan skuad racikan pelatih asal Portugal, Luis Castro, Al-Nassr berpotensi merebut gelar pertamanya bersama CR7 yakni Liga Champions Arab. Al-Nassr memulainya di fase Grup C bersama Al-Shabab, Zamalek klub dari Mesir, dan Union Monastirienne klub dari Tunisia. Namun hasilnya, Al-Nassr hanya jadi runner-up grup di bawah Al-Shabab.
Di babak perempatfinal, Al-Nassr bertemu juara Grup D, Raja Casablanca klub dari Maroko. Satu gol dari CR7 mampu membawa Al-Nassr menang 3-1 dan lolos ke semifinal bertemu wakil dari Iraq, Al-Shorta. Tuah CR7 pun kembali terbukti. Gol semata wayangnya mampu membawa Al-Nassr menang 1-0, dan lolos ke partai final melawan sesama wakil dari Arab Saudi, Al-Hilal.
Adu kuat para pemain baru kedua klub pun tak terhindarkan. Di Al-Hilal juga berjejer bintang baru seperti Koulibaly, Ruben Neves, Milinkovic Savic, Malcolm, maupun Michel.
Namun kekuatan bintang Al-Hilal tersebut luntur seketika tersengat oleh performa ciamik CR7. Brace-nya ke gawang Al-Hilal menyudahi laga tersebut dengan skor 2-1. Trofi pertama CR7 di luar Eropa pun sukses diraih.
🐪 CRISTIANO RONALDO
— Football For Fun (@footballforfun8) August 23, 2023
🏆 Arab Club Champions Cup ✅
⏳ Saudi Pro League
⏳ AFC Champions League (Group Stage)
⏳ King's Cup of Saudi Arabia (Round of 32 Teams)
Who said he "retired" 😏
📸ESPN#CristianoRonaldo #Ronaldo #football #footballnews#footballforfun#AlNassr pic.twitter.com/SLvJqx5S9u
Messi Pilih Jalan Berbeda
Kisah manis CR7 tersebut ternyata tak membuat salah satu GOAT lainnya Lionel Messi meniru jejaknya. Messi tak memilih hijrah ke Liga Arab Saudi, melainkan ke negeri Paman Sam. La Pulga memilih jalan berbeda dengan bergabung ke klub milik David Beckham, Inter Miami.
Lionel Messi: I’m happy with the decision i made to Join Inter Miami
— Thechoco_tribe (@Debbybruno3) August 17, 2023
We are happy too because you won’t stop feeding us 😅😅 pic.twitter.com/ClursQZdaX
Jalan berbeda Messi ini patut jadi sorotan. Pasalnya, MLS tentu jauh kompetitif ketimbang Liga Arab Saudi. Artinya liga ini bakal jadi batu sandungan bagi La Pulga. Apalagi klub yang dipilih Messi, Inter Miami adalah klub medioker belaka. Prestasinya pun tak banyak.
Artinya, benar-benar butuh effort lebih agar Messi benar-benar bisa mendongkrak tim ini. Ia pun awalnya sendirian. Namun barulah kemudian rekan-rekannya seperti Alba maupun Busquets menyusul untuk membantunya.
Lionel Messi with Sergio Busquets and Jordi Alba with Inter Miami. pic.twitter.com/7oZucoxRMl
— Roy Nemer (@RoyNemer) August 14, 2023
Inter Miami Sebelum Kedatangan Messi
Inter Miami ini musim lalu hanya finish di papan 12 MLS bersama pelatih Phil Neville. Tapi di awal musim 2023/24 ini, Phil Neville sudah dipecat dan digantikan mantan pelatih Messi di Barca, Gerardo Tata Martino.
Bienvenido Tata 🏠⚽
— Inter Miami CF (@InterMiamiCF) June 28, 2023
El Club ha nombrado a Gerardo Martino como director técnico.
El técnico ganador de la MLS Cup y del premio al Entrenador del Año de la MLS, con experiencia con las selecciones de Argentina y México, FC Barcelona y más, se une al Club mientras se encuentra… pic.twitter.com/RVFTjlQnYw
Namun keadaan Inter Miami saat itu masih compang-camping. Mereka adalah juru kunci di MLS. Mereka tak pernah menang 11 kali beruntun sebelum Messi datang. Di jeda paruh musim MLS Agustus 2023, Inter Miami berharap tuah Messi segera datang. Pasalnya mereka akan menghadapi turnamen Piala Liga.
Perjalanan Meraih Piala Liga MLS
Inilah awal perjalanan baru sekaligus pembuktian Inter Miami sebelum paruh kedua MLS nanti dimulai. Piala Liga MLS juga tepat buat debut Tata Martino, Messi, Alba, maupun Busquets.
Mengawali di babak grup bersama Cruz Azul klub dari Meksiko dan Atlanta United, Messi terbukti bisa kok mendongkrak tim ini. Menjadi juara grup dengan tak terkalahkan jadi bukti. Plus sumbangan tiga golnya di fase grup membuat Inter Miami masuk babak 32 besar melawan Orlando City. Messi kembali jadi malaikat. Ia mencetak brace guna melangkahkan klubnya ke babak 16 besar dengan kemenangan 3-1 atas Orlando City.
✅ Round of 32
— Leagues Cup (@LeaguesCup) August 9, 2023
✅ Round of 16
🔜 Quarterfinals pic.twitter.com/5mphS4X2LR
Di 16 besar, brace pun kembali dicetak La Pulga kala melawan Dallas FC. Namun sayang laga tersebut harus diselesaikan lewat adu penalti. Untung saja Inter Miami lolos dengan kemenangan 3-5. Di perempat final melawan Charlotte FC, Messi kembali cetak gol untuk melengkapi kemenangan telak 4-0.
Nah di semifinal, klub besar MLS, Philadelphia Union sudah menanti. Tak disangka mereka pun diterkam Messi cs dengan skor telak 1-4. Messi juga turut andil dengan satu golnya.
Di final, Inter Miami bertemu klub Nashville SC. Peluang mendapatkan trofi bagi La Pulga pun terbuka lebar. Tapi perjuangan keras Messi di laga ini dengan satu golnya harus diselesaikan dengan babak tos-tosan. Messi pun kembali beruntung. Inter Miami secara heroik sukses meraih kemenangan 9-10 dan berhak atas meraih trofi Piala Liga 2023.
Inter Miami holds up their first ever League Cup trophy 🏆
— Bleacher Report (@BleacherReport) August 20, 2023
The Messi Effect. 🐐
(via @MLS)pic.twitter.com/N8Md7JapbY
Statistik Messi Mirip Ronaldo
Messi pun tersenyum. Ini adalah gelar pertamanya setelah keluar dari Eropa. Pencapaian ini juga mirip dengan pencapaian CR7. Dua GOAT yang sama-sama terbukti mendongkrak timnya masing-masing untuk memperoleh gelar.
👏 Felicidades capitán 👏
— Inter Miami CF (@InterMiamiCF) August 20, 2023
First trophy with the Club ✅
44th career trophy ✅
Most trophies won in fútbol history ✅ pic.twitter.com/CO6u9peHxA
Dari segi rekornya pun mereka hampir mirip. CR7 dan Messi sama-sama menjadi top skor di kompetisi tersebut. CR7 dengan 6 gol di Liga Champions Arab, sedangkan Messi 10 gol di Piala Liga Amerika. Mereka juga sama-sama menjadi Man of The Match di kedua final tersebut.
Cristiano Ronaldo record 🇵🇹❤️
— Rita's Son Sly💪 (@lixpin) August 14, 2023
🏆 WON the tournament
🥇WON the Golden Boot
🥇First Al Nassr player to be Top Scorer in the club's HISTORY
🥇First & ONLY Al Nassr player to ever score in the Arab Club Champions Cup final
🥇Most headed goals in football HISTORY
🐐💛🇵🇹
Mami pic.twitter.com/9H2hLulltO
Namun sayang ada yang berbeda dari keduanya. Yakni soal penghargan pemain terbaik di turnamen tersebut. Di Piala Liga Amerika 2023, Messi dianugerahi pemain terbaik turnamen. Sedangkan di Liga Champions Arab 2023, yang jadi pemain terbaik adalah pemain Al-Hilal Sergey Milinkovic-Savic.
Sebuah cerita manis di antara dua GOAT yang memilih jalan berbeda. CR7 dan La Pulga kini tersenyum dengan caranya masing-masing. Namun kini kerja keras tetap masih menunggu mereka kedepannya. trofi mana lagi yang akan mereka raih?
Sumber Referensi : si.com, eurosport, arabnews, sportsmanor, marca, theathletic


