Pergerakan Transfer Newcastle United, Kaya Tapi Gak Sembarangan Beli Pemain

spot_img

Newcastle United musim ini akan menatap Liga Champions untuk pertama kalinya setelah penantiannya yang panjang selama 20 tahun. Persiapan pun sudah dilakukan. Termasuk pergerakan transfernya.

Namun unik, ketika melihat klub kaya baru ini tak begitu mencolok dalam membeli pemain di tiap musimnya. Nah, apakah musim ini mereka akan berubah? Mengingat mereka akan menatap Liga Champions.

Transfer Newcastle Terlihat Hati-Hati

Sejak diambil alih PIF, transfer Newcastle dianggap banyak orang akan seperti PSG atau City yang disuntikan nominal tak terhingga untuk membeli para bintang. Namun tidak halnya yang dilakukan The Magpies. Meskipun kekayaan pemiliknya melebihi pemilik PSG maupun City, mereka tetap bertindak hati-hati dalam membeli pemain.

Kenapa hati-hati? Menurut Fourfourtwo, Newcastle sejak diambil alih PIF di 2021 lalu telah mengeluarkan uang terlalu banyak untuk membeli pemain. Sedangkan dari segi pemasukannya, The Magpies ini cenderung sedikit. Baik itu pemasukan dari kompetisi maupun sponsor.

Jadi itulah yang menyebabkan Newcastle tak bisa langsung menggelontorkan terlalu banyak uang untuk transfer. Tidak seperti City dan PSG yang sama-sama langsung disuntikan dana dengan nilai besar dari sponsor macam Etihad Airways maupun Qatar Airways.

Arah Transfer Newcastle

Kehati-hatian itu juga berhubungan dengan arah transfer Newcastle. Newcastle ini punya kepercayaan berlebih kepada direktur olahraga mereka, Dan Ashworth dan pelatih mereka, Eddie Howe. PIF sebagai pemilik telah mempercayakan dana Newcastle untuk transfer kepada mereka.

Kolaborasi antara Ashworth dan Howe lah yang membuat Newcastle bisa seperti ini. Bukan berlimpah pemain berlabel bintang, tetapi pemain yang sangat dibutuhkan di skuad mereka. Howe tentu tahu nama-nama yang dibutuhkannya untuk dibeli. Jadi akan lebih mudah melakukan kebijakan transfer.

Maka dari itu, sering kali transfer yang dibuat Newcastle tepat dengan apa yang dibutuhkan tim. Sejak diambil alih PIF, uang itu sudah dibelikan banyak pemain oleh Ashworth dan Howe seperti Nick Pope, Kieran Trippier, Dan Burn, Steve Botman, Matt Target, Joe Willock, Bruno Guimaraes, Alexander Isak, maupun Anthony Gordon. Melihat beberapa pemain tadi, sebagian besar mereka langsung jadi pilar penting di Newcastle.

Anggaran Transfer Newcastle

Lalu bagaimana dengan musim ini? Anggaran belanja Newcastle sebenarnya terbatas seperti apa yang dikatakan Howe. Tapi publik St James Park tetap menuntut klub untuk bergerak lebih agresif di bursa transfer musim ini demi bisa bersaing di Liga Champions.

Dilansir Fourfourtwo, tangan Newcastle ibarat diikat oleh ancaman FFP dalam bergerak di bursa transfer. Bagaimana tidak? Mereka telah mengeluarkan lebih dari 260 juta pounds untuk transfer di dua musim terakhir. Sedangkan pemasukkannya tak lebih dari 105 juta pounds.

Muncul pertanyaan, kenapa sih PIF yang punya banyak uang tidak langsung menjadikan Newcastle seperti City atau PSG? Kini PIF malah sibuk membangun proyek baru di negerinya sendiri dengan mendatangkan beberapa bintang mahal.

Transfer Newcastle Musim Ini

Newcastle kini dibiarkan melakukan transfer seperti sebelum-sebelumnya. Artinya musim ini publik Newcastle jangan berharap lebih bintang mahal datang ke St James Park. Menurut Fourfourtwo, bahkan awalnya musim ini Newcastle hanya punya uang 50 juta pounds saja untuk beli pemain.

Namun kemudian, ada tambahan dana segar dari kesepakatan sponsor baru yang terpampang di jersey mereka, yakni perusahaan Arab, Sela. Nilainya lumayan, yakni sekitar 25 juta pounds.

Ditambah lagi berkat finish di empat besar Liga Inggris musim lalu dan akan ikut serta di babak grup Liga Champions. Hal itu membuat anggaran transfer Newcastle makin meningkat musim ini di angka lebih dari 120 juta pounds. Belum lagi kalau ditambah dengan penjualan pemain seperti Allan Saint Maximin ke Al-Ahli dan Chris Wood ke Nottingham Forest.

Nah, uang tadi kini kembali dibelanjakan oleh Howe dan Ashworth secerdas mungkin. Mereka kini sudah mendapatkan Sandro Tonali dengan harga 55 juta pounds, Harvey Barnes dengan harga 33 juta pounds, dan Tino Livramento dengan harga 40 juta pounds. Total sudah hampir 128 juta pounds yang dikeluarkan The Magpies untuk belanja musim ini.

Melihat beberapa pemain baru tadi, bukanlah tipe pemain bintang dengan nama besar. Tapi para rekrutan baru itu adalah bagian dari evaluasi mendalam dari Howe di beberapa posisi pada musim lalu. Namun apakah dengan pembelian seperti itu Newcastle siap bersaing di Liga Champions?

Tantangan Skuad Newcastle

Tantangan skuad Newcastle musim ini adalah tampil di beberapa kompetisi dengan jadwal yang padat. Di sinilah kunci kedalaman skuat menjadi penting bagi konsistensi tim. Apalagi Newcastle ini dituntut untuk tetap mempertahankan performanya seperti musim lalu.

Di lini per lini, Newcastle sampai saat ini cenderung ada gap. Artinya, ada sedikit ketimpangan antara skuad inti dengan skuad cadangan. Lihat saja di posisi bek, kalau Fabian Schar dan Steve Botman cedera, hanya ada pemain seperti Jamaal Lascelles maupun Paul Dummett.

Untung saja kini Howe sadar. Ia mulai fokus membuat kedalaman skuad yang sepadan di beberapa posisi. Seperti bek kanan, Trippier yang terus dimainkan sebagai kunci, kini ada Livramento yang siap jadi rotasi.

Bruno Guimaraes juga tak harus setiap pekan bermain karena sudah ada Tonali. Di lini sayap serang pun kini ada Barnes yang bisa setiap saat bergantian dengan Almiron, Gordon, Jacob Murphy, Elliot Anderson, maupun Alexander Isak.

Tak Terkalahkan Di Pramusim

Dengan transfer cerdas Ashworth dan Howe musim ini, setidaknya sudah perlahan teruji di laga pramusim. Mereka tak terkalahkan selama laga pra musim. Toon Army menang lima kali bahkan sempat membantai Villarreal 4-0 dan finalis Conference League musim lalu, Fiorentina 2-0. Mereka juga menang atas Gateshead, Rangers, dan Brighton. Sedangkan melawan Aston Villa dan Chelsea, mereka hanya bermain imbang.

Menatap Liga Inggris yang akan menjamu Aston Villa di kandang sendiri pada pekan pertama, pasukan Howe harusnya pede dengan rentetan hasil positif tadi. Para rekrutan barunya pun sudah nyetel.

Harvey Barnes sudah cetak dua gol. Sedangkan Tonali sudah memberi banyak perubahan di lini tengah. Muncul juga pemain muda seperti Elliot Anderson yang memukau di pramusim dengan tiga golnya.

4-3-3 Eddie Howe

Meski dengan transfer yang tak begitu mencolok, tetapi kesolidan skuad Newcastle tetap terjaga. Format 4-3-3 andalan Eddie Howe akan kembali dicoba musim depan. Di kiper masih ada Nick Pope dan akan dilapisi oleh Martin Dubravka.

Empat bek masih tak tergantikan Kieran Trippier, Fabian Schar, Steve Botman, bersama Dan Burn. Di tengah ada Bruno Guimaraes, Tonali, dan Joelinton. Di depan akan ada trio Harvey Barnes, Alexander Isak, dan Miguel Almiron. Sedangkan Anthony Gordon, Elliot Anderson dan Callum Wilson juga mengantre sebagai trio pengganti.

Melihat bukti di pramusim, The Magpies dengan serdadu barunya ini harusnya siap menatap musim baru yang penuh tantangan. Sekali lagi, kecerdasan transfer Newcastle yang gak sembarangan membeli pemain akan dibuktikan. Akankah Newcastle kembali berjaya?

Sumber Referensi : fourfourtwo, transfermarkt, themag, shieldsgazette

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru