Ingin Buang Harry Maguire Tapi Tolak Tawaran West Ham! Maunya Erik Ten Hag Apa Sih?

spot_img

Manchester United mengambil langkah berani. Mereka menolak tawaran West Ham yang ingin membeli Harry Maguire. Klub London timur itu sedang cari bala bantuan musim panas ini. Sebab West Ham baru saja melepas Declan Rice ke Arsenal dengan nilai 105 juta pounds.

Pelatih West Ham, David Moyes ingin mendatangkan Maguire. Setidaknya ia percaya Maguire bisa menambah kekuatan lini pertahanan skuadnya. Tapi Tawaran West Ham yang senilai 20 juta pounds ditolak mentah-mentah oleh Man United.

Setelah menerima penolakan ini, West Ham kabarnya ragu untuk mengajukan tawaran lain. Dikutip dari the athletic, selain karena Maguire yang tampak tidak ingin pergi, juga gajinya yang tinggi sebenarnya sangat memberatkan West Ham.

United memang mengharapkan bisa menjual Maguire di harga 40 juta pounds. Tapi itu tidak masuk akal. Musim kemarin Maguire hanya bermain di 16 pertandingan liga. Total, ia hanya memainkan 31 pertandingan di musim 2022/23. Harga 20 juta pounds adalah harga yang sangat wajar untuk Maguire. Kecuali Ten Hag memang punya rencana lain untuk bek Inggris itu.

Kehebatan Harry Maguire Bikin Man United Terlena

Manchester United membeli Maguire dari Leicester seharga 80 juta pounds di tahun 2019. Itu menjadikannya bek tengah termahal di dunia. Ia juga mendapatkan gaji yang tak sedikit. Yaitu sebesar 200 ribu pounds per pekan. Sebagai perbandingan, Rashford yang merupakan pemain Inggris dengan gaji tertinggi di Premier League mendapat 375 ribu pounds per minggu.

Gaji Maguire Itu adalah jumlah yang sangat tinggi untuk seorang pemain cadangan. Tapi ia tidak pernah mencerminkan bahwa United pantas membayarnya dengan gaji segitu. Setidaknya jika dilihat dari performa musim kemarin. Maguire bahkan bukan pilihan kedua. Ia pilihan keempat atau kelima. Ten Hag bahkan sempat lebih memilih memainkan Luke Shaw sebagai bek tengah.

Maguire telah jatuh sangat jauh dari ekspektasi. Jika menarik ingatan ke belakang, Maguire pernah jadi bek yang sangat tangguh. Banyak klub yang menginginkan jasanya. Dan itu mengapa United rela menebus harga selangit untuk menebusnya.

Masa-masa kejayaan Maguire adalah di tahun 2018. Saat itu ia bersinar di Piala Dunia setelah jadi andalan Gareth Southgate memimpin pertahanan timnas Inggris. Meskipun kalah di perebutan juara ketiga lawan Belgia, Maguire tampil mengesankan. Ia bahkan dapat penghargaan Adidas Golden Boot untuk performanya itu.

Setelah turnamen di Rusia tersebut, otomatis Maguire jadi pemain paling diminati. Pep Guardiola sempat memproyeksikan Maguire sebagai pengganti Vincent Kompany. Man City pun melayangkan tawaran 70 juta pounds kepada Leicester City.

Leicester menolak, tapi City tidak ingin menawar lebih dari harga tersebut. Disinilah United bergerak. Ole Gunnar Solskjaer sangat membutuhkan bek tengah saat itu. Ia juga lebih menyukai Maguire daripada incaran lain seperti Nathan Ake atau Kalidou Koulibaly. Dan melihat Leicester menolak tawaran Man City, membuat United berani menebus harga 80 juta tersebut.

Kejatuhan Maguire Sampai Akhirnya Dicopot Dari Ban Kapten

Saat pertama kali datang, semua tampak aman-aman saja. Di laga debutnya melawan Chelsea, Maguire bahkan dinobatkan sebagai man of the match. Dan untuk beberapa saat ia memimpin pertahanan setan merah dengan baik.

Tapi saat itu Manchester United sedang berada dalam masa kegelapan. Solskjaer dipecat, digantikan sementara oleh Michael Carrick. Kemudian datang pelatih baru, Ralf Rangnick yang juga gagal di Old Trafford. Sampai akhirnya Ten Hag pun datang.

Ada beberapa anggapan kalau Maguire adalah pemain yang bagus di lingkungan yang bobrok. Bahwa sebenarnya Maguire bisa tampil lebih konsisten jika ia bermain di Manchester City dengan kendali Pep yang lebih stabil.

Terlepas dari anggapan itu, Ten Hag juga bukannya tidak pernah memberikan kesempatan untuk Maguire. Ia sebenarnya memainkan Maguire sebagai pilihan utama di awal musim 2022/23. Ten hag membuatnya berpasangan dengan Lisandro Martinez. Tapi Maguire menyia nyiakan kesempatan itu. Ia tampil buruk sehingga United kalah memalukan lawan Brighton dan Brentford di laga pembuka musim.

Sejak saat itu Maguire hanya menjadi starter di lima pertandingan United. Itupun saat setan merah menghadapi tim-tim yang sedang kesusahan. Seperti West Ham, Bournemouth, Leeds, Everton, dan Nottingham Forest. Ten Hag masih belum percaya Maguire untuk jadi starter di laga-laga lawan big six. Atau saat lawan Newcastle yang sedang bangkit.

Maguire kembali dapat kesempatan untuk membuktikan diri setelah Raphael Varane mengalami cedera. Tapi seperti yang sudah dikira, ia kembali menyia-nyiakan kesempatan itu. Maguire tampil buruk saat MU kalah 3-0 lawan Sevilla. Kemudian kena skors untuk semifinal Piala FA.

Rentetan hasil buruk ini membuat Ten Hag semakin tidak percaya dengan Maguire. Ten Hag menilai Victor Lindelof dan Luke Shaw jadi kandidat yang lebih pantas. Maguire pun semakin tergantikan. Sampai akhirnya, Manchester United mengumumkan mereka mencopot ban kapten dari Maguire.

Man United Harus Jual Maguire?

Fakta yang terlihat adalah Maguire sudah mengalami penurunan performa, juga ia terbukti tergantikan di skuad. Lalu mengapa Manchester United menolak tawaran West Ham dan ingin harga yang lebih? Dan apa rencana Ten Hag untuk Maguire sebenarnya?

Wajar memang. Jika melihat harga beli Maguire, MU tentu tidak ingin terlalu rugi banyak. Itu sebabnya mereka menolak tawaran manapun dibawah 40 juta pounds. Namun, seharusnya United bisa melihat prioritas lain. Yaitu masalah pada peraturan FFP jika ingin mendatangkan pemain baru.

Sejauh ini ada dua pemain incaran yang sudah sangat dekat mencapai kesepakatan. Yaitu Rusmus Hojlund dari Atalanta dan Sofyan Amrabat dari Fiorentina. Dilansir dari the sun, United sudah menyiapkan dana 50 juta pounds untuk mendatangkan Hojlund. Juga dana 40 juta pounds untuk datangkan sang gelandang Fiorentina.

Menjual Maguire bisa menambah pundi-pundi pendapatan United. Dan setidaknya Manchester United bisa terbebas dari beban gaji Maguire yang besar. Jika United memaksakan untuk mempertahankan Maguire, selain mereka tidak punya tambahan uang, pengeluaran United juga bisa semakin berat. Ini akan bermasalah pada peraturan FFP.

Rencana United Untuk Maguire

Ten Hag pernah berkata kalau ia masih ingin mempertahankan Maguire. Ia masih membutuhkan Maguire sebagai pelapis. Ten Hag melihat Maguire masih ingin berlatih dan menunjukan usaha yang maksimal

“Dia tidak suka situasi ini. Tapi dia berlatih dengan seluruh kemampuannya. Ia mengeluarkan 100% usaha di tempat latihan. Dia mempertahankan etos kerjanya itu. Dan saya juga senang ia masih bisa diandalkan saat kami membutuhkannya” Ucapnya dikutip dari Manchester United News.

Dilansir dari Mirror, Erik Ten Hag masih ingin mempertahankan susunan 4 bek tengah di skuadnya. Ini ia sampaikan pada tanggal 22 juli kemarin. Menurutnya, Maguire masih jadi bagian penting untuk United.

“Dia adalah pemain yang penting. Kami butuh empat bek tengah. Itu jumlah minimal. Anda bisa melihat banyaknya pertandingan yang kami jalani musim kemarin. Saya sangat bersyukur masih punya Maguire”

Terlepas dari puji-puji Ten Hag itu, kemungkinan besar Man United akan menjual Maguire. Setan merah hanya menunggu tawaran yang sesuai dengan harga yang mereka patok. Melansir dari laman Manchester Evening News, kini tengah ada beberapa klub Serie A yang mengawasi Maguire.

Mereka adalah Juventus, AC Milan, dan Inter Milan. AS Roma dan Napoli juga kabarnya berminat datangkan Maguire. Tapi masih belum diketahui berapa harga yang berani mereka tawarkan. Sangat diragukan klub-klub Serie A itu bersedia membayar 40 juta pounds.

Melangkah ke Serie juga sebenarnya bukan ide yang terlalu gila untuk Maguire. Kita bisa melihat beberapa bek Inggris yang bisa kembali ke performa baiknya saat pindah ke Serie A. Seperti contohnya Chris Smalling di AS Roma. Juga ada Fikayo Tomori di AC Milan. Pindah ke Serie A mungkin bisa jadi jalan Maguire menjadi bek top lagi.

Sumber referensi: FIFA, Athletic, Goal, MEN, Mirror

Gabung sekarang juga, Member Kami Batasi!

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ORIGINAL MERCHANDISE STARTING ELEVEN

Obral!

Glory Glory Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Glory Glory Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Magnificent 7 Manchester United v.2

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp125,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Siuuuu...

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000
Obral!

Cristiano Ronaldo Back Home Manchester United

Rentang harga: Rp109,000 hingga Rp120,000

Artikel Terbaru